System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 78


__ADS_3

"Hormat kepada sekte cemerlang dan selamat datang," ucap Hyundai dan wakil sekte.


"Apa semuanya sudah berkumpul?" tanya perwakilan sekte cemerlang.


"Semuanya sudah ada di sini, silakan Anda pilih," ucap Wakil sekte.


Tiba-tiba saja Kepala sekte datang. "Leng Chu, apa maksudmu? Kau mengatakan jika akan baik-baik saja, tapi tidak menyangka kau malah menyerahkan murid-murid ini?" tanya kepala sekte sangat marah.


"Maaf kepala sekte, aku lakukan ini demi kebaikan sekte kita juga, jika tidak begini maka sekte kita akan hilang untuk selama-lamanya," jawab Wakil sekte.


"Aku tau akan jadi seperti ini, makanya aku tidak pergi, aku sudah tak tahan lagi, aku akan melindungi murid-murid ini," ucap Kepala sekte yakin.


"Kepala sekte, jika hanya kau saja yang melindungi tempat ini sama saja kau membunuh diri sendiri, kita hanya mengikuti perintah dari mereka maka sekte ini akan baik-baik saja," ucap Wakil sekte.


"Jadi kalian tidak ingin membantu ku? Baiklah jika begitu, aku sendiri pun tidak apa-apa, dari pada sekte ini, nyawa mereka lebih berharga," ucap kepala sekte.

__ADS_1


"Ha-ha-ha, kau sangat lucu kepala sekte, jika kau mati maka sekte ini akan menjadi sekte kami, kau mau mati atau hidup itu sama saja bagi kami," ucap Shiho tertawa.


"Kurang ajar! Sekte jahat mu jika bukan aku yang menghancurkannya maka akan ada penguasa dunia yang menghancurkan mu dan tunggu saja tiba waktu kehancuran sekte gelap mu ini," ucap Kepala sekte geram, ia menggenggam erat tangannya dengan mata berkaca-kaca.


"Apa! jadi sekte cemerlang adalah sekte gelap, ternyata kita di bohongi oleh mereka selama ini," ucap salah satu murid.


"Patas saja kakak ku tidak pernah pulang lagi, ternyata dia sudah menjadi persembahan oleh sekte gelap itu," ucap murid yang lain.


"Mari kita lari!" teriak salah satu murid yang berlari terlebih dahulu. Para murid berhamburan berlari keluar dari sekte tersebut.


Para murid ketakutan dan mereka berhenti berlari. Namun tak sedikit dari mereka tetap memilih berlari untuk menyelamatkan diri.


"Aku lebih baik lari dari pada menjadi inang jantung merah darah terkutuk itu," ucap murid itu.


Mereka yang berlari langsung di bunuh dan mati dengan bersimbah darah. Mereka yang melihat itu ketakutan dan memilih diam dan ketakutan.

__ADS_1


"Tidak akan ku maafkan!" terima kepala sekte geram, ia segera menyerang Shiho dengan segenap kekuatannya.


"Sangat konyol, kau sangat ingin mati maka akan ku kabulkan," ucap Shiho mengangkat tangannya, dari tangannya keluar jantung merah darah 100 jantung merah darah yang berputar-putar mengelilinginya.


"Pergilah!" teriak Shiho. Jantung merah darah itu bersatu dan menjadi besar.


Kekuatan kepala sekte dan kekuatan jantung merah itu beradu, perlahan-lahan kekuatan kepala sekte terkikis oleh kekuatan 100 jantung merah darah itu.


"Kau ingin mengalahkan 100 jantung merah darah itu sendirian? Ha-ha-ha, dasar naif," ucap Shiho tertawa.


"Meskipun aku mati, setidaknya aku sudah berjuang untuk sekte dan murid ku," ucap Kepala sekte dengan suara berat karena ia sudah tak sanggup menahan kekuatannya


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2