
Kekuatan [70/100]
Kelincahan [70/100]
Level [10]
Kekuatan Jurus [90/100]
Kekuatan jurus pedang [70/100]
Energi [50/100]
Poin [19.800]
Gunakan poin untuk menambahkan energi
Memuat…
loading…
Mulai…
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
__ADS_1
90%…
100%…
Selesai
Poin Anda di potong 200 poin
Sisa poin Anda [19.600]
Kekuatan [100/100]
Kelincahan [100/100]
Level [9]
Kekuatan Jurus [100/100]
Kekuatan jurus pedang [100/100]
"Ayo kita sudah istirahat," ajak Naga emas kekenyangan.
"Aku rasa di tempat lain juga pasti akan melakukan persembahan jantung merah darah itu, setidaknya aku bisa membantu Xier Shu membasmi kelautan jahat itu," ucap Feng Lias.
"Tapi kamu bilang besok kita akan berperang melawannya," ujar naga emas melipat kakinya.
"Aku rasa mereka harus punya persiapan dulu jika nanti tiba-tiba ada sesuatu di luar perkiraan mereka, mereka sangat licik, kita habisi dulu akar mereka agar pondasi mereka tidak kuat lagi," ucap Feng Lias.
"Di mana kita akan mencarinya?" tanya naga emas.
"Di sini adalah sekte lain, mari kita ke sekte tempat latihan ku, aku rasa mereka pasti akan melakukannya di sana juga," ucap Feng Lias.
"Ya sudah ayo," jawab naga emas yang terbang lebih dahulu.
"Hey naga busuk, kamu main pergi aja, tunggu aku!" teriak Feng Lias menarik-narik ekor naga emas.
"Hey! Berhenti menarik ekorku! kau ingin ku lempar lagi?" tanya naga itu kesal.
__ADS_1
"Jika aku merasa sakit, kau juga akan merasa sakit, apa kau lupa kita sudah bersumpah darah, cepat turun," perintah Feng Lias.
Naga emas itu dengan terpaksa menurunkan tubuhnya meski dengan wajah manyun. Feng Lias naik di punggung naga emas sambil mengacungkan pedangnya.
"Mari berangkat!" teriak Feng Lias.
Naga emas terbang ke udara, Feng Lias melihat dari kejauhan untuk memantau jika ada yang ingin menanam jantung merah darah di sekitar sekte.
"Berhenti! Aku melihat sesuatu di sana, sepertinya mereka melakukan sesuatu dan itu ada 6 orang," ucap Feng Lias.
Naga emas itu turun dengan cepat sambil berputar-putar.
"Kau sengaja ya?" tanya Feng Lias.
Naga emas itu langsung menyerodok para pria yang sedang menyalurkan energinya ke jantung darah itu sehingga energi mereka terputus.
Feng Lias dengan secepat kilat turun dari punggung naga emas lalu mengambil jantung merah darah itu lalu menggenggamnya dengan erat dan memecahkannya.
Naga emas itu kembali menelan ke enam orang itu.
"Berhenti makan atau kau akan kekenyangan dan besok kau tidak bisa bergerak," ucap Feng Lias.
"Perutku masih muat yang lain, sebelah kiri dan kanan ku belum terisi," jawab Naga emas.
"Terserah, tapi awas saja jika kamu besok jika tidak bekerja dengan baik, akan ku belah perutmu untuk mengeluarkan makanan dari perut mu itu," ancam Feng Lias.
Mereka kembali terbang dan mencari orang yang akan menanamkan jantung merah darah sekitar sekte.
Xier Shu tiba-tiba terbangun, ia merasakan tubuh yang sedikit berubah.
"Perasaan apa ini? Kenapa aku merasa ada perubahan pada tubuhku, aku merasa sedikit demi sedikit kutukan itu menghilang, apa aku akan kembali seperti dulu? Tapi siapa yang sudah membantuku membunuh jantung merah darah itu?" tanya Xier Shu berdiri di dekat jendela dan membuka jendelanya melihat ke arah langit.
Bersambung
jangan lupa like vote komen dan hadiah
terima kasih
__ADS_1