
Setelah Dokter Lian pergi,Arion terus menatap wajah Elmira yang terlihat agak pucat.
Diam-diam dia menyalahkan dirinya sendiri karena membiarkan Elmira membuat tugas sendirian,Arion mengira penyebab pingsannya Elmira gara-gara begadang membuat tugas.
"Diantara kalian siapa yang mau ke kantin untuk membelikan Elmira makan siang?ini uangnya"Ujar Arion sambil menyodorkan uang kearah ketiga sahabatnya.
"Biar aku aja "Jawab Brady sambil menyambar uang ditangan Arion,kemudian berlalu pergi.
"Aku ikut "Seru Dafa sambil berlari menyusul Brady.
Tinggalah Arion dan Felix yang berada diruangan tersebut menunggu Elmira sadar.Keduanya fokus menatap gadis yang masih setia memejamkan matanya dengan nafas yang teratur.
"Rion,sebaiknya kamu jujur aja sama aku"Ujar Felix tiba-tiba.
Arion menatap Felix sambil menekuk alisnya.
"Jujur tentang apa?"Tanya Arion tidak mengerti.
"Kamu mulai ada rasa sama Elmira "
"Ck,jangan sembarangan kamu ngomong,aku cuma sedikit khawatir,mungkin dia kayak gini gara-gara ngerjain tugasnya semaleman penuh"Ucap Arion,walau yang dia rasakan sedikit berbeda dengan yang diucapkannya.
"Kalau begitu boleh dong aku deketin dia,secara kamu gak tertarik sama dia "Kata Felix sambil menaik turunkan alisnya.
"Terserah "Ucap Arion singkat dan juga ketus.
Sedangkan Felix hanya tersenyum simpul melihat sahabatnya yang berlagak jual mahal.
Tidak lama kemudian,Elmira tampak bergerak sambil memegangi kepalanya yang masih sedikit pusing.
Dengan sigap Arion mendekati Elmira.
"Kamu udah sadar?ada yang sakit?apa masih pusing?"Tanya Arion bertubi-tubi.
Sedangakan Felix hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Arion.
Udah segitu khawatirnya masih aja gak mau ngaku kalau suka sama tuh cewek.Gumamnya dalam hati.
"Aku dimana ?apa yang terjadi?"Tanya Elmira sambil berusaha bangun.
Dengan segera Arion membantu Elmira duduk dan menumpuk bantal dibelakang punggung gadis tersebut.
"Kamu lagi ada di UKS,tadi kamu itu sempat pingsan dikantin "Jawab Arion menerangkan.
"Terus kenapa aku bisa ada disini?Tanya Elmira penasaran.
Arion tidak segera menjawab,dia tampak ragu-ragu mengatakan kalau dirinyalah yang menggendong dan membawanya ke UKS.
"Tadi Arion yang menggendongmu kesini "Ujar Felix sambil berjalan mendekati ranjang pasien.
"Benarkah?kalau begitu terimakasih,maaf,kamu pasti keberatan menggendongku sampai kesini "Kata Elmira merasa malu sekaligus bersalah pada Arion.
"Ohh,,itu,,,"
Ucapan Arion terpotong karena Felix kembali menyela.
__ADS_1
"Iya,pinggang Arion sampai encok katanya karena kamu terlalu berat "Ujar Felix sambil menahan tawa.
"Felixx,,,"Arion mendelik dan menggeram kesal kearah sahabatnya yang bermulut lemes,sepertinya Felix mau menjatuhkan harga dirinya dihadapan seorang gadis.
"Sekali lagi aku minta maaf karena sudah merepotkan kalian "Ucap Elmira sambil membungkukkan sedikit badannya.
"Gak apa-apa,kamu santai aja "Jawab Arion.
Kemudian Brady dan Dafa pun datang,sambil membawa sebuah kotak styrofoam dan juga teh anget manis dalam gelas plastik.
"Hay,kamu udah sadar?gimana udah baikan?"Tanya Brady sambil mendekati Elmira.
Elmira pun sedikit kikuk karena dirinya dikelilingi oleh empat pria tampan yang menjadi idola kampus.
"Iya udah mendingan,dan sebaiknya aku segera pergi dari sini karena sebentar lagi ada mata kuliah yang harus aku ikuti "Jawab Elmira dan berniat turun dari tempat tidur.
"Eeittss,,,jangan dulu,kamu harus makan siang dulu,nih udah kita beliin kok "Ujar Brady sambil menahan bahu Elmira.
Melihat hal tersebut Arion hanya mendengus kesal,ingin sekali dia memukul tangan Brady yang udah lancang memegang bahu Elmira.
Gadis itu menatap Brady dengan terpengarah.
"Tapi aku gak ada uang buat ganti makanannya"Ucap Elmira ragu.
"Kamu tenang aja,kamu gak perlu ganti uangnya,lagian ini uangnya Arion kok "Ujar Dafa menjelaskan.
Elmira pun menoleh kearah Arion.
"Terimakasih Rion,maaf aku sangat merepotkanmu "Ucap Elmira merasa tidak enak,apalagi sealama ini Arion itu bersikap ketus pada dirinya,dan hari ini tiba-tiba saja pria tersebut melakukan banyak hal pada dirinya.Elmira sebenarnya bingung melihat sikap keempat pria tersebut yang bisa dibilang sangat perhatian pada dirinya.
Lalu Brady pun menyodorkan styrofoam yang berisi satu porsi nasi goreng,Elmira pun menerima dengan canggung.
"Dihabiskan ya "Ujar Dafa sambil meletakkan gelas berisi teh anget diatas meja sebelah ranjang.
Elmira pun hanya mengangguk namun dia tidak kunjung membuka styrofoam tersebut.Masalahnya mereka berempat berdiri seperti mengelilingi Elmira,tentu saja hal tersebut membuat gadis itu merasa malu jika dia makan seorang diri dihadapan mereka semua.
"Kok gak dimakan?gak suka sama makanannya?"Tanya Arion ketus,kumat lagi sifatnya yang menyebalkan.
"Bu,,bukan gitu,,"jawab Elmira tergagap.
Felix yang tanggap jika gadis tersebut merasa malu kalau makan seorang diri dihadapan mereka, akhirnya mengajak ketiga sahabatnya untuk keluar dari ruangan tersebut.
"Guys,biarkan dia disini makan sendirian,kita tunggu aja dia diluar "Ujarnya kemudian langsung berlalu keluar ruangan,ketiga sahabatnya pun langsung paham lalu menyusul Felix yang sudah berada diluar.
Setelah keempat pria itu pergi barulah Elmira mulai makan dengan lahap,hari ini dia benar-benar merasa bersyukur.
Sedangkan diluar ruangan,keempat pria itu duduk dibangku yang ada didepan UKS.
"Aku jadi penasaran dengan kehidupan yang dijalani sama Elmira"Ujar Brady tiba-tiba.
"Ho'o,aku juga,tadi dia sempat bilang kalau dirinya berhemat,apakah hidupnya sesulit itu sampai mau jajan dikantin aja harus mikir?"Entah pada siapa Dafa bertanya.
"Bisa jadi hidupnya emang benar-benar sulit,lagian dia juga sekolah disini gara-gara dapet beasiswa "Felix berkomentar.
Sedangkan Arion hanya diam sambil menatap lurus kedepan,tidak ada yang tahu apa yang dipikirkan oleh anak konglomerat tersebut.
__ADS_1
Saat mereka sedang asyik membicarakan Elmira,tiba-tiba Shire dan gengnya datang nyamperin mereka berempat.
"Rion,kok kamu masih disini?"Tanya Shire lembut.
Sedangkan Arion yang malas berurusan dengan gadis tersebut hanya melengos.
"Kita lagi nungguin Elmira,kamu sendiri ngapain kesini?"Felix mewakili Arion untuk menjawab.
"Heh,aku itu nanya sama Arion,bukan nanya sama kamu "Ucap Shire sambil mendelik kesal kearah Felix.
Pria itupun langsung mengangkat bahu tak acuh,udah syukur juga dia mau jawab daripada dikacangin sama Arion.
"Mendingan kamu pergi deh,merusak pemandangan aja "Usir Arion datar.
"Iiihhh,,,Arionn,,,akukan masih pengen ngobrol sama kamu"Ucap Shire sambil menghentakkan kakinya dengan gaya manja.
Fani dan Anggia pun dengan setia berdiri dibelakang Shire,namun sesekali Fani mencuri pandang kearah Dafa tapi pria tersebut tidak menyadari hal itu.
"Tapi aku yang males ngomong sama cewek manja kayak kamu "Ucap Arion dengan nada tinggi,dia benar-benar muak melihat sikap Shire yang gak ada malu-malunya itu.
"Rion,kamu kok tega banget sama aku,emang apa sih salahku sama kamu?bahkan kamu lebih memilih untuk dekat sama gadis gembel itu dibandingkan aku,aku itu jauh lebih baik dari dia Rion,dia itu cuma mau manfaatin dan cari perhatian kamu aja.Aku berniat baik loh Rion buat ngingetin kamu "Ucap Shire dengan nada lirih,bahkan wajahnya pun dibuat sesedih mungkin berharap Arion luluh pada dirinya.
Mendengar Elmira dikatakan gadis gembel membuat keempat pria tampan itu menggeram marah.
Arion langsung berdiri dan maju selangkah mendekati Shire dengan tatapan tajam.
"Jangan sekali-sekali kamu bilang Elmira itu gadis gembel,asal kamu tahu aja, dia jauh lebih baik daripada kamu "Desis Arion,hal itu membuat Shire mendadak ciut.
Setelah berkata seperti itu Arion langsung beranjak pergi masuk keruang UKS,ketiga sahabatnya lalu mengikuti sambil menatap tajam kearah Shire dan gengnya.
"Ck,emang apasih bagusnya gadis itu sampai mereka berempat begitu membelanya?awas aja kamu Elmira,aku tidak akan membiarkan kamu dekat-dekat dengan mereka"Desis Shire sambil menahan rasa amarahnya.
Anggia dan Fani pun sama-sama menghibur ketua geng mereka.
"Sabar Re,aku juga gak rela kalau gembel itu dekat-dekat dengan mereka berempat,aku pasti bantu kamu buat ngasi pelajaran ke dia "Ujar Anggia sambil mengusap-usap punggung Shire.
"Benar yang dikatakan oleh Anggia,kita balas gadis itu agar dia sadar dimana posisinya"Sambung Fani.
Shire pun menganggukkan kepalanya,kemudian mengajak Anggia untuk kembali ke fakultasnya,sedangkan Fani memisahkan diri untuk pergi ke fakultas hukum.
TO BE CONTINUE,,,,,
Terimakasih sudah mampir 🙏
Jangan lupa :
\=》Like
\=》Comment
\=》Favorit
\=》Vote
\=》Gift
__ADS_1
🌹🌹🌹💙💙🌹🌹🌹