
Saat Arion ingin memutar kunci kontak mobil,dia melihat jika Elmira belum memasang seatbeltnya.
Lalu dia mencondongkan tubuhnya kearah gadis tersebut,melihat Arion yang mendekat membuat Elmira kaget dan berpikir yang tidak-tidak.
"Ka,,kamu mau ngapain?"Tanya Elmira saat jarak wajahnya dan Arion begitu dekat,bahkan Elmira bisa merasakan hembusan napas dari pria tampan itu.Walaupun sedikit gugup tapi Elmira merasa nyaman ketika berduaan dalam jarak yang dekat dengan Arion.
Sebaliknya Arion juga tertegun saat menatap wajah Elmira dari jarak yang dekat,entah kenapa ada debaran aneh yang dia rasakan didalam dadanya.
TIINNN,,,,TINNN,,,,,
Suara klakson terdengar dari mobil Brady,sepertinya pria itu merasa tidak sabar karena sedari tadi mobil Arion tidak bergerak.
"Ck,sialan,,,mengganggu aja tuh kadal "Umpat Arion dalam hati.
"Aku cuma mau bantu kamu pasang sabuk pengaman "
Dengan sigap Arion memasangkan seatbelt pada Elmira,sedangkan gadis itu hampir tidak berani bernapas karena jarak mereka berdua begitu dekat.
Begitu selesai Elmira langsung menghembuskan napas lega,sedangkan Arion kembali ke posisinya dan langsung menstarter mobilnya.
"Makasih "Cicit Elmira tanpa menoleh.
"Emm,,,"Arion pun hanya berdehem karena dia juga berusaha menahan debar aneh yang dia rasakan.
Kemudian mobil Arion pun bergerak meninggalkan parkiran kampus,dibelakangnya Brady dan Dafa mengikuti dengan mobilnya masing-masing.
●●●
Bugatti La Voiture milik Arion meluncur dengan mulus menuju tempat tinggal Elmira.
Sedangkan gadis tersebut duduk dengan gelisah disebelah Arion,ini adalah pertamakalinya dia naik mobil mewah bersama pria.Yang dia lakukan selama sepanjang perjalanan,hanya menatap lurus kedepan dan mencengkram erat seatbelt didepan dadanya.
"Kamu kenapa diam?"Tanya Arion sambil mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang.
"Em,,aku tidak tahu harus berbicara apa"Jawab Elmira sambil menoleh sekilas.
Arion pun seketika terdiam,dalam hati dia mencari-cari topik pembicaraan.
"Dikota ini kamu tinggal dengan siapa?"Tanya Arion memecah keheningan.
"Aku tinggal sendirian "
"Lalu orangtuamu?"
"Ayahku tinggal seorang diri dikota CX"
Arion tampak berpikir sejenak.
"Lalu ibumu?"Tanya Arion lebih lanjut,dia sudah seperti polisi sedang menginterogasi penjahat.
"Kata ayahku dia sudah meninggal sewaktu melahirkanku "Jawab Elmira sambil menunduk,raut wajahnya terlihat sedih.
Elmira benar-benar merindukan sosok wanita yang telah melahirkannya itu,tapi sayang wajahnya pun Elmira tidak ingat.
__ADS_1
Melihat gadis disebelahnya bersedih perasaan Arion pun menjadi tidak karuan,seolah-olah ada ikatan batin yang terhubung diantara mereka berdua.Jadi jika salah satu merasakan kesedihan,yang lainnya juga ikut merasakannya.
Tapi Arion menduga apa yang dia rasakan saat ini terjadi karena dia merasa kasihan dengan Elmira.
"Maaf jika aku membangkitkan kenangan burukmu,aku benar-benar tidak bermaksud "Ucap Arion merasa tidak enak.
Elmira pun menggelengkan kepalanya.
"Gak apa-apa kok,kamu santai aja "Ucapnya lembut "Tapi aku heran,kenapa kamu berubah menjadi begitu baik sama aku?padahal sebelumnya kamu bersikap ketus dan dingin"Tanyanya.
"Emm,,,apa ya,,entahlah aku juga tidak mengerti,hanya saja saat melihatmu tadi siang pingsan aku merasa bersalah padamu "Jawab Arion setelah berpikir sejenak.
"Kenapa kamu merasa begitu?"Tanya Elmira sambil mngerutkan alisnya.
"Itu,,karena aku menyuruhmu untuk mengerjakan tugas seorang diri,bisa sajakan kamu buat tugasnya begadang,terus kamunya jadi kelelahan"Jawab Arion sambil fokus menyetir.
Mendengar jawaban Arion membuat Elmira tertawa kecil.
"Loh,kok kamu malah ketawa "Protes Arion sambil menoleh sekilas,ini pertamakalinya dia melihat gadis tersebut tertawa.Wajahnya yang semula sedih kini berubah menjadi berseri.
"Habisnya kamu lucu,sok tahu lagi "Ucap Elmira sambil tersenyum.
Hilang sudah perasaan gelisah dan rasa canggung diantara mereka berdua.
"Kok aku dibilang sok tahu sih?"Tanya Arion sambil menginjak rem mobil karena lampu merah sedang menyala disebuah perempatan.
"Kalau hanya buat tugas aja,gak mungkin aku sampai kelelahan,lagian tugas segitu masih bisa aku kerjakan dalam waktu singkat "Ucap Elmira.
"Iya deh yang otaknya pinter,terus kalau bukan karena ngerjain tugas,apa dong yang buat kamu sampai kelelahan?"Tanya Arion sambil menekan gas dan melanjutkan perjalanan.
"Nanti didepan sana belok kiri"Ujar Elmira tiba-tiba.
"Oke "Sahut Arion singkat.
Sesaat suasana hening menyelimuti mereka berdua.
"Pertanyaanku kok gak dijawab?"Tanya Arion,rupanya dia menunggu sedari tadi.
"Itu karena aku kerja sepulang kuliah,aku tidak ingin merepotkan ayahku "
Lalu Elmira pun bercerita pada Arion,dan pria itupun mendengarkan dengan seksama.
Lagi-lagi Arion merasa dadanya sesak saat membayangkan kehidupan yang dijalani oleh Elmira,berbeda dengan dirinya yang sedari kecil selalu bergelimang harta.Selama ini dia tidak pernah menemui kesulitan apapun masalah finansial,semua yang dia butuhkan selalu tersedia dengan mudah.
Tidak lama kemudian sampailah mereka di depan gang tempat Elmira tinggal.Arion menghentikan mobilnya diikuti oleh kedua sahabatnya dibelakang.
Brady dan Dafa turun dari mobil kemudian mengedarkan pandangannya,mereka berdua tidak menyangka jika Elmira tinggal dilingkungan seperti ini.
Mereka melihat banyak anak jalanan yang berkeliaran,tubuh mereka kurus dan kumal tak terawat.Anak jalanan tersebut hanya bisa menatap kehadiran mereka bertiga dengan pandangan yang sulit untuk dijelaskan.
Brady dan Dafa mendekati mobil Arion begitu melihat pemiliknya turun bersama Elmira.
"Makasih ya,kalian sudah jauh-jauh mengantarku kesini "Ucap Elmira sambil tersenyum.
__ADS_1
"Santai aja El "Balas Dafa.
"Kalau begitu aku mau masuk dulu ya "Kata Elmira hendak berbalik.
"Kamu gak ngajak kita mampir?"Tanya Arion.
"Maaf Rion,bukannya aku gak ingin ngajak kalian mampir,tapi kamar kontrakanku benar-benar sempit dan tidak muat untuk menerima tamu,sekali lagi maaf banget "Jawab Elmira sambil menangkupkan kedua tangannya,dia merasa benar-benar tidak enak pada ketiga pria tampan tersebut.
"Ya udahlah Rion,lagian kita bertiga ini laki-laki,takutnya nanti Elmira digosipkan yang enggak bener karena menerima tamu laki-laki didalam kamarnya "Ucap Brady mencoba memberi pengertian pada Arion.
Akhirnya Arion pun mengalah,kemudian mempersilahkan Elmira untuk pergi.
Setelah sekali lagi mengucapkan terimakasih,Elmira kemudian berlalu pergi masuk kedalam gang menuju kontrakannya.
Ketiga pria itu tidak langsung pergi,mereka masih setia berdiri disebelah mobil milik Arion.
"Aku jadi mikir,apa Elmira gak capek ya pulang pergi jalan kaki dengan jarak sejauh ini"Ucap Brady sambil mengedarkan pandangannya.
"Mungkin ini penyebab dia kelelahan dan berujung pingsan "Komentar Dafa.
Sedangkan Arion hanya terdiam,lalu tanpa mengatakan apapun dia melangkah masuk kedalam gang yang tadi dilalui oleh Elmira.
Melihat hal tersebut Brady dan Dafa saling pandang,kemudian tanpa berucap sepatahpun mereka mengikuti langkah Arion dari belakang.
Mereka bertiga melihat pemukiman kumuh yang lumayan luas,padahal dalam jarak beberapa meter diluar gang banyak berdiri rumah-rumah megah.Entah kenapa didalam gang ini malah banyak berdiri rumah reyot berdinding triplex dan papan lapuk ala kadarnya.
Dalam jarak beberapa meter,ketiga pria tampan itu menatap rumah susun yang kondisinya sangat memprihatinkan.
"Apa Elmira tinggal disana?"Tanya Dafa tanpa melihat kedua sahabatnya.
"Iya,dia tinggal disalah satu kamar dirumah susun itu"Jawab Arion datar.
Sesaat setelah mengatakan hal tersebut, Arion membalikkan badannya dan langsung beranjak pergi dari tempat tersebut.
Lagi-lagi kedua sahabatnya hanya mengikuti dibelakangnya.
Tanpa mengatakan apapun lagi,mereka langsung masuk kedalam mobil masing-masing dan pergi meninggalkan area tersebut.
Arion mengemudikan mobil kearah mansion sambil sesekali menepuk dadanya,bayangan Elmira tinggal ditempat kumuh tersebut terus memenuhi benaknya,hingga membuat hatinya merasa sedih hingga dadanya terasa sesak.
TO BE CONTINUE,,,,,
Terimakasih sudah mampir 🙏
Jangan lupa :
\=》Like
\=》Comment
\=》Favorit
\=》Vote
__ADS_1
\=》Gift
🌹🌹🌹💙💙🌹🌹🌹