Takdir Yang Kejam

Takdir Yang Kejam
LIMA PULUH SEMBILAN


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, setelah kejadian hubungan sebenarnya antara Arion dan saudara kembarnya yaitu Elmira terungkap terjadi kekacauan di keluarga Roger.


Semua berawal ketika Arion telah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi duapuluh tahun yang lalu.


"Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi? jadi tolong jelaskan sekarang juga!." Kata Arion kala itu Roger baru pulang dari rumah sakit tempat Ayahnya di rawat.


Merasa bahwa tidak ada gunanya lagi menyembunyikan hal tersebut, membuat Roger memutuskan untuk memberitahu semuanya pada sang putra tanpa ada yang ditutupi lagi.


*


Duapuluh tahu yang lalu.....


Beberapa bulan sebelum Tari melahirkan, Gibson tengah berbicara serius dengan Roger.


"Jadi apa yang dokter katakan padamu?."


"Dokter bilang kalau anak kembar yang dikandung oleh istriku itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Pa." jawab Roger.


Tampak sedikit raut kecewa di wajah Gibson, karena sebenarnya dia berharap jika kedua cucunya itu berjenis kelamin laki-laki.


"Sayang sekali salah satunya perempuan dan Papa tidak menginginkan hal itu." Gibson menghela napas pelan.


"Maksud Papa apa?." Tanya Roger kebingungan.


"Maksud Papa adalah singkirkan anak perempuan itu, karena Papa hanya mau cucu laki-laki saja." jawab Gibson dengan tegas.


Roger terlihat kaget.


"Tapi kenapa Pa?." tanyanya.


"Alasannya cuma satu, Papa tidak menginginkan adanya cucu perempuan dirumah ini." jawab Gibson singkat.


Roger terdiam mencerna perkataan Ayahnya.


"Jangan coba-coba kamu membantah atau kamu samasekali tidak bisa mewarisi AXA Group, dan jadilah gelandangan karena masih ada orang lain yang mampu untuk memimpin perusahaan." Gibson melancarkan ancamannya.


Entah apa yang dipikirkan oleh pria tersebut, sampai bayi yang tak berdosa bahkan masih berada didalam kandungan kehadirannya tidak diinginkan.


"Lalu apa yang akan Papa lakukan padanya?." tanya Roger.


"Itu biar Papa yang mengurusnya, kamu tinggal cari alasan untuk meyakinkan istrimu itu." jawab Gibson sekaligus mengakhiri pembicaraan tersebut.


Roger yang tidak ingin kehilangan AXA Group akhirnya memilih untuk mengikuti keinginan Ayahnya, lagi pula jika dia hanya mempunyai seorang putra maka dia bisa lebih fokus untuk mendidiknya.


Malam itu ketika Tari melahirkan bayi kembarnya dengan normal, wanita tersebut sempat tidak sadarkan diri karena mengalami pendarahan.


Dan pada saat itulah asisten Gibson yang bernama Hart ditugaskan untuk membawa bayi perempuan tersebut pergi jauh. Hart yang hanya sebagai asisten tidak bisa membantah perintah dari bosnya tersebut, walau hati kecilnya menolak untuk melakukannya.

__ADS_1


Tanpa disadari oleh Hart bahwa mobil yang dikemudikannya telah dipasangi bom, hal itu dilakukan oleh orang suruhan Gibson.


Tapi beruntungnya Hart bisa lolos dari ledakan mobil tersebut, kemudian memutuskan untuk merawat bayi mungil tersebut dan memberinya nama Elmira Giavani.


*


"Jadi ini bukanlah sepenuhnya salah Papa, Kakek kamulah yang merencanakan semua ini Rion." ujar Roger tanpa terlihat menyesal samasekali, bahkan dia melempar kesalahan sepenuhnya pada sang Ayah.


Arion yang sudah sedari dulu menahan rasa geram dengan sikap Papanya selama ini bertambah marah. Apalagi melihat sikap Roger yang masih arogan seperti dulu, bahkan setelah mengetahui fakta bahwa Elmira adalah putri kandungnya pria itu tidak peduli samasekali dengan gadis tersebut.


Brakkk,,,,,


Saking geramnya Arion menggebrak meja lalu bangkit berdiri.


"Anda memang benar-benar keterlaluan, tega membuang anak kandung sendiri hanya karena takut tidak mewarisi perusahaan. Bahkan aku pun tidak percaya bisa punya seorang ayah seperti Anda." ujar Arion sambil menunjuk-nunjuk Roger yang masih duduk di hadapannya.


"Jaga sikapmu Rion! jika Papa tidak mewarisi AXA Group bagaimana kamu bisa hidup enak selama ini? seharusnya kamu bersyukur karena Papa lebih mempedulikan dirimu." balas Roger yang emosinya jadi terpancing, dia menganggap bahwa apa yang dilakukannya itu memang benar.


Arion berdecih kesal, rasanya ingin sekali dia menghajar pria yang dipanggil papa tersebut.


"Cihh, asal anda tahu saja, lebih baik aku hidup sederhana tapi aku bisa menjalani hidup sesuai dengan keinginanku, daripada hidup penuh bergelimang harta tapi mentalku merasa tertekan." ujar Arion sengit.


Namun Roger malah menatap putranya itu dengan angkuh.


"Kita lihat saja, berapa lama keangkuhan anda itu bertahan." setelah berkata seperti itu Arion pun langsung beranjak pergi meninggalkan Roger seorang diri.


Tari yang mengetahui Arion pergi dari rumah tanpa pamit pun tidak bisa berbuat banyak, dia hanya berharap bahwa putranya akan baik-baik saja di luar sana.


Sedangkan Roger juga tidak mau ambil pusing dengan kepergian Arion, dia hanya fokus merawat ayahnya yang masih terbaring dirumah sakit dan kian hari kondisinya semakin menurun.


Selain itu Roger juga yakin Arion tidak akan betah tinggal di luar mansion, jadi cepat atau lambat putranya itu pasti akan pulang kembali.


Begitu melihat Arion pergi meninggalkan mansion perasaan Elmira campur aduk, apalagi sejak kejadian tersebut mereka tidak ada bicara apapun, bahkan cendrung saling menghindar satu sama lain.


Elmira yang kondisinya masih belum pulih dirawat oleh seorang pelayan atas suruhan Tari, pelayan itulah yang selalu menyiapkan segala keperluan untuk gadis tersebut.


Berapa jam setelah kepergian Arion dari mansion, publik pun dikejutkan oleh berita yang beredar di internet.


Berita yang bertajuk 'Pemimpin AXA Group yang tega menelantarkan putrinya sendiri ' tersebut membuat gempar masyarakat di negeri tersebut.


Berita tersebut juga menampilkan wajah Elmira beserta bukti yang tidak terbantahkan, dan hal tersebut membuat mahasiswa kampus


Light Stars dibuat tercengang. Satu pun tidak ada yang menduga, kalau gadis yang selama ini mereka bully dan di pandang sebelah mata adalah saudara kandung sekaligus kembaran dari seorang Arion Prakasa.


Roger dibuat murka dengan berita tersebut, apalagi setelah sekretarisnya memberi laporan bahwa saham AXA Group terus menurun sejak berita tersebut beredar. Banyak dari investor yang mengecam tindakan Roger di masa lalu, sehingga mereka memutuskan untuk menarik saham mereka dari perusahaan tersebut.


"Dasar anak tidak berguna! susah payah aku membangun AXA Group hingga seperti ini tapi dia menghancurkannya begitu saja ," maki Roger yang kini sedang berada di ruang kerjanya.

__ADS_1


...****************...


Seminggu sudah Arion keluar dari mansion, dan selama itu pula dia numpang di coffee shop milik temannya yang bernama Ezra.


Disana dia ikut bantu-bantu dan tidak jarang pula dia bermain live musik jika ada tamu yang memintanya untuk bernyanyi.


Semua itu dia lakukan untuk mengusir kerinduannya pada Elmira. Dia sendiri juga bingung bagaimana harus bersikap pada gadis tersebut, selain itu dia juga merasa malu pada dirinya sendiri karena telah jatuh cinta pada saudaranya sendiri walaupun itu tanpa di sengaja.


"Rion, kamu gak ada niat buat pulang ke mansion?," tanya Ezra, saat ini keadaan coffee shop sedang sepi.


"Kenapa? kamu sudah tidak mau menerimaku lagi disini?." Arion balik bertanya.


"Bukan begitu Rion, tapi kamu harus menghadapi apa yang sedang terjadi saat ini. Setidaknya jangan kabur seperti ini, selesaikan semuanya dulu setelah itu barulah ambil keputusan apa kamu tetap ingin tinggal di mansion atau memilih untuk mandiri," ucap Ezra panjang lebar.


Mendengar perkataan temannya tersebut Arion nampak terdiam, dia merasa apa yang dikatakan oleh Ezra benar adanya namun saat ini dia masih butuh waktu buat sendiri.


Di saat suasana hening menyelimuti mereka berdua, tiba-tiba datanglah ketiga sahabat Arion yang baru pulang dari kampus.


"Kalian baru pulang?" tanya Arion pada ketiganya.


"Iya, kamu mau sampai kapan bolos kuliah" tanya Brady sambil duduk di kursi berhadapan langsung dengan Arion, dia pun menaruh tas ranselnya diatas meja.


"Ntahlah, aku masih ingin menenangkan diri," jawab Arion sambil mengendikkan bahunya acuh tak acuh.


Ketiga sahabatnya hanya bisa saling pandang, mereka juga sudah tahu apa yang di alami oleh Arion.


Mereka juga tidak menyangka jika Arion dan Elmira adalah saudara kembar, mereka juga tidak menyadari hal tersebut karena wajah keduanya tidak mirip.


Itu karena Arion dan Elmira bukan kembar identik.


TO BE CONTINUE,,,


Terimakasih sudah mampir 🙏


Jangan lupa :


\=》Like


\=》Comment


\=》Favorit


\=》Vote


\=》Gift


🌹🌹🌹💙💙🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2