Takdir Yang Kejam

Takdir Yang Kejam
EMPAT PULUH LIMA


__ADS_3

Hari ini Elmira berencana untuk kembali ke kota, karena besok kegiatan belajar mengajar sudah kembali di mulai. Selain itu dia sudah merasa cukup liburan selama dua hari dirumahnya.


Selama dirumah berkali-kali Elmira mendesak ayahnya agar memberitahukan alasan yang sebenarnya, kenapa dia harus menjauhi Arion padahal dia adalah pria yang baik.


Elmira adalah gadis yang cerdas, dia bisa merasakan jika Ayahnya tengah menyembunyikan sesuatu.


Dan Hart pun tetap dengan konsisten menjawab bahwa status sosial mereka berbeda jauh.


Sebelum Elmira pergi Hart kembali mengingatkan putrinya bahwa dia harus menjauhi Arion.


" Nak, Ayah Ingatkan sekali lagi, kamu harus menjauhi Arion serta orang-orang yang berhubungan dengan AXA Group ." Hart menatap serius kearah putrinya "Ayah tidak ingin kamu terluka, jadi Ayah harap kamu menuruti apa yang Ayah katakan".Lanjutnya.


Elmira pun akhirnya mengiyakan perkataan ayahnya.


" Baik Ayah, aku akan menuruti perkataan ayah aku akan menjauhi Arion." Ucap Elmira, walaupun dalam hatinya dia merasa tidak yakin dengan apa yang dikatakannya.


Hart bisa melihat keraguan di dalam hati putrinya, dan hal itu membuatnya tidak tenang. Tapi tidak mungkin juga dia melarang Elmira kembali ke kota, dia tidak ingin jika putrinya itu sampai putus kuliah.


"Ya udah kalau gitu, aku pergi dulu ya Yah."Ujar Elmira sambil berusaha untuk tersenyum.


"Hati-hati, jaga dirimu baik-baik."


Hart pun memandangi punggung putrinya sampai kemudian menghilang dari jangkauan matanya.


"Hhh,,,aku jadi merasa cemas." Gumam Hart sambil masuk kedalam rumahnya yang kembali terasa sepi.


***


Pukul empat sore Elmira telah sampai didepan kostnya, baru saja dia masuk tiba-tiba pemilik kost muncul dari dalam rumah utama.


"Kamu sudah balik?." Tanya Ajeng pemilik kost tersebut.


"Sudah Bu, ini saya baru sampai."Jawab Elmira sambil tersenyum.


"Dua hari lalu ada pria tampan yang mencarimu, siapa dia? apa dia pacarmu?." Tanya Ajeng penuh selidik.


Sejenak Elmira tertegun.


Apa Arion mencariku?.Gumamnya dalam hati.


"Ohh,,dia teman satu kampus saya, palingan dia mau bikin tugas makanya nyari saya." Jawab Elmira beralasan.


"Oww,,, saya kira dia pacar kamu." Setelah berkata seperti itu Ajeng kembali masuk kedalam rumah.


Dan Elmira melanjutkan langkahnya menuju kamar, dia ingin beristirahat sejenak sebelum berangkat kerja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kegiatan belajar mengajar di kampus Light Stars kembali normal setelah ujian tengah semester dan pemilihan putra-putri kampus diadakan.


Kompetisi tersebut dimenangkan oleh Arion dan Shire, sehingga otomatis mereka berdua menjadi pasangan duta kampus Light Stars.


Hal tersebut membuat Arion tidak nyaman, padahal di babak final dirinya tidak berusaha maksimal tapi tetap saja dia yang menang.


Sedangkan Shire yang dipasangkan dengan pria yang dicintainya merasa sangat senang, karena kedepannya mereka akan sering bersama-sama melakukan kegiatan.


Hari masih pagi, terlihat Elmira memasuki area kampus seorang diri.

__ADS_1


Sambil memegang tali tas selempang didepan dada dia berjalan santai menuju gedung fakultasnya.


Saat dia melewati beberapa mahasiswi tampak mereka sedang membahas sesuatu, dan Elmira pun bisa mendengar pembicaraan mereka.


"Sekarang Shire benar-benar bisa mendapatkan Arion ya, aku yakin kemenangan mereka pasti ada campur tangan orangtuanya"


"Apalagi Arion, aku lihat penampilannya gak maksimal pas final tapi malah dia yang menang"


"Jadi berita yang diinternet itu benar, kalau mereka udah bertunangan?"


"Ya udah jelas benarlah"


"Tapi mereka berdua emang pasangan yang cocok"


Mendadak Elmira merasa dadanya sesak saat mendengar pembicaraan mereka semua. Dia tahu jika sekarang Arion dan Shire pasti akan sering melakukan kegiatan bersama, karena mereka telah menjadi duta kampus.


Elmira duduk disebuah bangku didekat pohon cemara, dia menunduk untuk membenarkan tali sepatunya yang lepas.


Saat dia mengangkat wajahnya dan pandangannya menatap kedepan, hatinya semakin sakit saat melihat Arion dan Shire yang sedang berjalan beriringan.


Shire tampak bahagia, dia terlihat seperti sedang mengatakan sesuatu sambil tertawa. Sedangkan disebelahnya Arion memasang wajah datar.


'Ayah benar, pada akhirnya aku pasti akan tersakiti' Gumam Elmira dalam hati sambil menatap nanar kearah Arion yang semakin jauh.


Elmira masih duduk terpaku disana sambil menunggu jam kuliahnya tiba.


Tiba-tiba ada orang yang menghampirinya, dia adalah salah satu orang yang pernah membully Elmira.


"Hay El, boleh aku duduk disini?." Tanya Fani sambil tersenyum ramah.


Tidak terlihat lagi raut wajah sinisnya yang dulu sering dia tunjukkan pada Elmira.


Gadis itupun duduk disebelah Elmira dengan santainya.


"Saat ini kamu pasti merasa sedihkan?." Tanya Fani tanpa menoleh.


Elmira tidak menjawab, dia hanya menatap Fani dengan pandangan bertanya-tanya.


Kenapa dia jadi baik sama aku? bukannya dia teman dekat Shire?. Seperti itulah pertanyaan yang ada dibenak Elmira.


"Udah, kamu gak usah menatapku seperti itu. Aku berniat berubah menjadi pribadi yang baik dan keputusanku itu membuat persahabatanku dengan Shire terputus." Ujar Fani menjawab kebingungan orang yang duduk disebelahnya itu.


"Tapi kenapa kamu tiba-tiba berubah? pasti ada penyebabnya." Elmira ingin tahu alasannya.


Mendengar pertanyaan Elmira membuat Fani tersenyum kecil.


"Aku berubah karena mencintai seseorang." Jawab Fani dengan santai.


Fani tetap pada niatnya walaupun perubahan itu tidak membuat pria yang dicintainya membalas perasaannya, selain itu Ibunya juga dipecat dari pekerjaannya sebagai pelayan dikediaman Shire. Tapi hal itu justru membuat perasaannya menjadi lega.


"Aku turut senang mendengarnya, semoga perubahan kamu tulus dan berlangsung selamanya." Ujar Elmira sambil tersenyum.


"Makasih, aku kesini juga mau minta maaf, karena selama ini aku banyak salah sama kamu." Ujar Fani dengan sungguh-sungguh.


"Aku udah maafin kamu jauh sebelum kamu minta maaf." Balas Elmira sambil tersenyum.


Kini Fani benar-benar merasa lega.

__ADS_1


Sejenak mereka berdua ngobrol sambil tertawa, hal tersebut memantik rasa penasaran bagi sebagian orang yang kebetulan lewat didekat mereka berdua.


Tidak lama kemudian Elmira pun meninggalkan Fani karena jam kuliahnya sudah mau dimulai.


"Fan, aku ke kelas dulu ya."


"Iya El, aku juga mau pergi."


Mereka pun menuju fakultas masing-masing.


Elmira hendak masuk kedalam gedung dan disaat bersamaan terdengar seseorang memanggilnya.


"Elmiraa,,,."


Gadis itu pun menoleh kesumber suara dan tampak Arion yang sedang berjalan kearahnya bersama Felix.


Elmira berusaha menyunggingkan senyumnya.


"Hai Rion, aku denger kamu sekarang udah jadi duta kampus, selamat ya." Ujar Elmira mencoba untuk terlihat biasanya saja.


Arion menatap lekat kearah Elmira, lalu tanpa aba-aba dia langsung memeluk kekasihnya tersebut.


Gadis itu tidak membalas pelukan Arion, dia hanya diam mematung sambil menahan air matanya yang ingin mendesak keluar.


Felix yang melihat adegan tersebut memilih untuk masuk duluan menuju kelasnya.


"Rion,,, jangan kayak gini, ntar dilihat sama dosen kan jadi malu." Elmira mendorong perlahan tubuh pria yang memeluknya.


"Kamu kemana aja selama dua hari ini?." Arion menatap penuh kerinduan kearah Elmira.


"Aku pulang ke desa nengok ayahku."Jawab Elmira "Udah yuk kita masuk ke dalam kelas." Tanpa menunggu jawaban dari Arion gadis itu melangkah pergi.


Mau tidak mau Arion dengan segera menyusulnya, lalu berjalan disebelah Elmira sambil sesekali menatap gadis tersebut dengan tatapan heran.


Arion merasa jika ada yang berubah dalam diri kekasihnya.


'Mungkin dia masih marah karena aku belum menjelaskan masalah berita diinternet itu' Batin Arion sambil terus melangkah masuk kedalam kelas.


Elmira duduk dengan tenang menunggu dosen datang, walaupun perasaan didalam hatinya sedang kacau.


Arion yang duduk disebelah Elmira juga diam karena pria itu merasa bersalah pada kekasihnya tersebut.


Tidak lama kemudian dosen pengajar pun datang, suasana kelas menjadi sunyi selama dua jam kedepan dan hanya terdengar suara dosen yang sedang menerangkan materi.


TO BE CONTINUE,,,


Terimakasih sudah mampir 🙏


Jangan lupa :


\=》Like


\=》Comment


\=》Favorit


\=》Vote

__ADS_1


\=》Gift


🌹🌹🌹💙💙🌹🌹🌹


__ADS_2