Takdir Yang Tidak Kuduga

Takdir Yang Tidak Kuduga
BERKUNJUNG KE KANTOR


__ADS_3

paginya aku terbangun dengan wajah berseri. aku bahagia melihat hal yg pertama kulihat saat membuka mata.


Sebuah wajah bantal milik kak Alvin yg baru bangun tidur. Dia sangat imut, ingin sekali aku mencubit kedua pipinya itu.


Kak alvin tersadar sedari tadi aku menatapnya.


"Good morning my wife" ucapnya lembut.


"Good morning kak" jawabku.


"hmm..." gumam kak alvin dengan wajah yg dibuat cemberut, jujur dia terlihat sangat lucu.


"Hmm....Good morning yg husband" ucapku malu'.


Kak Alvin langsung sumringah mendengar ucapan ku.


"udahh ahh... senyum' nyaa kakak buruan mandi terus sholat" cerewet ku.


"iyaa...iyaaa..." ucap kak Alvin.


Kak Alvin beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Aku hendak turun dari tempat tidur namun ada sesuatu yg mengganjal di hati ku.


"ohh...yaaa....bukannya semalem pas pingsan aku lagi mandi ya... Jd yg gantiin baju aku siapaa..." benakku.


"ahhh....Kak alvinn......" teriakku dalam hatii.


"Buru'aku beranjak dari tempat tidur lalu keluar dari kamar.


Aku sekarang sedang sibuk dengan bumbu dan alat masak didapur.


Hari ini aku hendak memasak nasi goreng.


Yaa..hanya itu yg paling simpel.


Tak beberapa lama kemudian kak Alvin turun dari kamar menuju ruang makan. Dan baru saja aku selesai memasak dan hendak menyajikan makanan.


Kak Alvin sudah rapi dengan kemeja Merah maron, celana dan jas berwarna biru Dongker.


Kak Alvin duduk berhadapan denganku lalu ia melemparkan senyuman kearahku dan langsung saja aku membalas nya.


"wahh... keliatannya enak banget" puji kak alvin melihat nasi goreng yg sudah tertata diatas piring.


"hehe...semoga rasanya enak" ucapku.


kal alvin langsung menyuapkan sesendok nasi goreng itu kedalam mulutnya.


"hmm...enakk" ucap kak alvin.


Aku langsung tersenyum bahagia, mendengar ucapan kak alvin dan langsung saja akupun memakan nasi goreng buatanku itu

__ADS_1


"hmm...rasanya lumayan jugaa" benakku.


Kak Alvin sudah berangkat ke kantor dan aku sudah siap'untuk berangkat kuliah.


~skip Kampus


Akhirnya kelas hari ini selesai dengan baik, tidak ada halangan dan rintangan.


Aku hendak pulang naik taxi namun handphone ku berdering dan itu panggilan dari kak alvin.


"Assalamualaikum nazz...Kamu sekarang dimana" tanya kak alvin.


"Waalaikum salam kak...Aku masih dikampus" jawabku.


"Ohh...yaudah sekarang buruan kamu datang ke parkiran kampus" ucap kak alvin lalu langsung mematikan telfon.


Aku berjalan sedikit tergesa-gesa menuju parkiran. Dan kudapati kak Alvin yg berdiri disebelah mobil sambil melambaikan tangan kepadaku.


Aku membalas lambaian tangannya sambil tersenyum. Aku berjalan menghampiri nya namun bisa kulihat disekitar, ada banyak orang yg memperhatikan kak Alvin.


Mereka secara terang-terangan memuji kak Alvin.


"wahh... ganteng bangett... itu udh ada yg punya apa blm, klw blm biar gue ambil" celetuk seorang mahasiswi yg sedang duduk dikursi parkiran.


"iyaa... ganteng bangett...." ucap teman disebelah nya.


Tiba' aku merasa kesal dan marah mendengar orang' itu, bagaimana bisa mereka mengatakan hal seperti itu.


"Ohh...yaa... kenapa aku jadi posesif gini yaa...apa mungkin aku cemburu yaa..." gumamku dalam hati.


"Ada apa sayangg.." ucap kak alvin seketika.


mataku melebar mendengar penuturan nya itu.


"Whaatttt.....Sayaangggg" Teriakku dalam hati.


*ingat lohh dalam hatiiiii....😂


Langsung saja aku kembali ke kondisi awal, aku kembali menjadi nazwah yg lugu dan imut 🤭


"lahh kok dilepas" tanya kak alvin bingung.


" nggak papa..."jawabku.


Aku langsung meninggalkan kak alvin yg masih berdiri diluar. Setelah duduk dikursi sebelah kemudi.


Kak Alvin pun ikut masuk, lalu menghadap kearahku bukannya menyalakan mobil.


"Kok jadi berubah giniii" ucap kak Alvin dengan nada manja.


"Nggak papa, aku tadii....hanya tess kakak ajaa" elakku.

__ADS_1


"nggak udah pake tes' segala kali" ucap kak alvin lalu mulai melajukan mobil meninggalkan parkiran kampus.


"Kak kita mau kemana.." tanyaku heran karena mobil melaju bukan kearah rumah.


"udah ikut ajaa..." ucap kak alvin datar.


"dihhh...udh balik jadi tembok" benakku.


Kami sampai didepan sebuah gedung yg amat besar, Mobil kak alvin berhenti pas dipintu utama.


Kami langsung disambut oleh satpam.


Kak alvin keluar dari mobil dan aku mengikutinya. Terlihat kak Alvin memberikan kunci mobil kepada satpam dan langsung diterima dengan sopan oleh satpam tersebut.


Aku mengekori kak alvin memasuki gedung.


Namun tiba' kak alvin berhenti sehingga menyebabkan aku menubruk punggungnya.


Aku menatap kak alvin heran. Kak Alvin tiba' menarik tanganku lalu melingkarkannya dilengan nya.


Aku hanya menurut.


Semua orang terlihat menyambut dengan sopan.


Aku dan kak Alvin memasuki lift menuju lantai 12.


Setelah lift terbuka, kak Alvin menarik tanganku memasuki sebuah ruangan yg kuyakini adalah ruangan kak Alvin.


Saat kami sudah berada didalam ruangan, mataku langsung disuguhkan dengan sebuah foto besar yg terpasang didinding. Foto itu adalah foto pernikahan kami.


Aku sedikit terharu, dan bahagia.


Aku menghampiri kak Alvin yg sudah duduk disofa. Dia terlihat begitu capek, pasti seharian dia sibuk bangett.


Aku berjalan kearahnya lalu duduk disebelahnya. tanganku mengelus lembut lengan kekar milik kak alvin.


Dia tersenyum melihat tingkah ku.


Dia membaringkan tubuhnya dan kepalanya ia letakkan di pangkuan ku.


Aku mengelus lembut rambutnya yg wangi maskulin itu.


Wangi itu sungguh membuatku candu.


Kak Alvin memejamkan matanya dan mulai tertidur. Aku memperhatikan wajah tampannya yg dengan tenang memejamkan mata.


"Kak...kurasa aku mulai mencintai mu" ucapku dalam hati.


Lalu aku mencium keningnya. Tanpa kusadari ternyata itu membuat sang empu bangun.


Dengan wajahku yg masih dekat dengan wajah kak Alvin. buru' aku menjauh kan wajahku. namun kak alvin menarik wajahku dengan lembut .

__ADS_1


Dan cupp... Sebuah ciuman yg dalam berhasil mendarat mulus dibibir mungilku.Dan laam kelamaan menjadi sebuah lumatan


Dan yang terjadi selanjutnya hanya mereka yang tahu🤭


__ADS_2