Takdir Yang Tidak Kuduga

Takdir Yang Tidak Kuduga
HAMIL


__ADS_3

Tak terasa konser sudah dimulai, dari tadi alvin sama sekali tidak menemukan keberadaan nazwah.


dia mencoba menelfon beberapa kali tidak diangkat dan telfon rumah juga tidak ada yg menjawab.


Rasa gelisah sekaligus khawatir menyelimutinya.


Namun tak selang waktu lama, handphone nya berdering. Langsung saja dia mengangkatnya tanpa melihat nama sang penelfon.


"halo..." ucap alvin.


"halo den, ini kang Cecep..." ucap orang itu.


"ohh... kang Cecep... ada apa menelfon saya.." ucap alvin.


"ini den... Non nazwah masuk rumah sakit" ucap kang Cecep.


degg... jantung alvin seperti berhenti berdetak, mendengar penuturan dari kang Cecep.


"Rumah sakit mana kang..." tanya alvin.


"Kingdom hospital den,.." jawab kak Cecep.


Alvin langsung mematikan telfonnya dan bergegas pergi ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit, dia langsung bertanya kepada resepsionis dimana kamar rawat nazwah.


Setelah mengetahui nya alvin langsung berlari menuju kamar. Dan mendapati nazwah yg terbaring di tempat tidur rumah sakit.


"nazwahh..." ucap alvin lalu berlari kearah nazwah.


Nazwah tersenyum simpul melihat kedatangan alvin.


"kamu kenapa sayang..." tanya alvin khawatir.


nazwah tersenyum lalu memberikan sebuah kertas hasil USG.


Alvin langsung melihat isi kertas itu, dan matanya langsung membulat sempurna melihat isinya yg memberi tahukan bahwa nazwah positif hamil.


"Alhamdulillah..." ucap alvin bersyukur.


"baru 1 minggu.." ucap nazwah.


alvin tersenyum bahagia lalu memeluk istrinya itu.


Akhirnya ia akan menjadi seorang ayah.


~ Nazwah POV


Aku merasa sangat bahagia namun ada sedikit kesedihan yg terbesit di hatiku.


"kak... konsernya udah mulai yaa... pasti bentar lagi udah mau habis..." ucapku murung.


kak Alvin menatapku penuh keheranan.


yaa... pastilah dia heran, orang lagi bahagia karena mau punya anak ehh... aku masih mikirin soal konser.


"Astaghfirullah..." ucap kak alvin.


"mending nggak usah mikirin soal konser deh, sekarang nazwah harus mikirin anak kita, dan kesehatan kamu..." ucap kak alvin tegas.


"yahh... tapi aku mau ke konser itu..." rengekku.


"nggak boleh, kita pulang kerumah aja sekarang... kamu harus istirahat.." ucap kak alvin.


aku hanya pasrah, karena jika aku mendebatkannya lagi aku hanya akan capek. Kak Alvin akan punya banyak cara agar aku kehabisan kata'.


Dengan pasrah aku mengikuti semua keinginan kak Alvin. mulai dari istirahat, nggak boleh banyak kerja dan harus makan sayur.

__ADS_1


padahal aku sangat tidak suka sayur😭.


Tapi semua kupaksa kan demi si baby.


Sekarang aku sedang istirahat dikamar selepas pulang dari rumah sakit tadi.


Sedangkan kak Alvin kembali ke kantor, karena tadi dia meninggalkan acara tanpa kabar.


Aku membuka handphone ku, ada banyak sekali berita mengenai konser itu. Aku mendesah sedih, karena untuk kedua kalinya aku melewatkan konser idolaku itu.


Aku mencoba untuk memejamkan mata dan setelah sekian lama mencoba akupun tertidur setelah sholat zuhur terlebih dahulu tadi.


Sudah puas tidur, aku bangun dan mendapatkan jam sudah menunjukkan pukul setengah 6.


Dengan cepat aku berlari ke kamar mandi, untuk mandi.


Dan aku juga belum sholat ashar.


Sekitar pukul 06.15 kak Alvin pulang, Dia terlihat begitu capek.


Yaa.. tentunya karena harus mengurus acara hari ini.


Aku yang tadinya sedang menonton tv setelah melihat kedatangan kak Alvin langsung menghampiri nya.


"kok baru pulang kak..." rengekku.


"maaf... tadi ada sedikit masalah dikantor.." jawab kak Alvin.


Lalu berjalan menuju kamar, meninggalkan aku yg masih terdiam.


Aku membuntuti kak Alvin ke kamar, Kak Alvin langsung mandi kemudian sholat magrib.


Aku udah sholat duluan tadi.


Setelah selesai sholat kak Alvin menghampiri ku yg sedang duduk bersandar di atas tempat tidur.


Itu membuatnya nyaman lalu mulai memejamkan matanya.


kak Alvin terlihat tertidur jadi aku hendak pergi untuk membantu bi narsih menyiapkan makan malam.


Sesampainya di dapur, bi narsih terlihat sibuk jadi aku menghampiri nya dan membantunya. Tadinya bi narsih menolak namun aku tetap kekeh mau membantu.


Semua makanan sudah tersaji diatas meja jadi aku akan pergi membangun kan kak Alvin untuk makan malam.


Namun belum sempat aku masuk kedalam kamar, kak Alvin sudah terlebih dahulu keluar.


"kakak udah bangun, ayo makan dulu..." ucapku.


kak Alvin mengangguk lalu mengikuti ku dari belakang.


Kami menyantap makanan dengan hikmat tanpa ada percakapan hingga selesai.


Setelah selesai, kak Alvin pergi keruang kerjanya dan aku sibuk mengerjakan tugas ku yg sudah menumpuk di ruang keluarga.


Aku fokus dengan laptop ku hingga tanpa sadar jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.


Mungkin kak alvin tak mendapati kehadiran ku di kamar jadi dia turun ke bawah.


"nazwahh..." panggil kak Alvin.


aku langsung menoleh.


"kok belum tidur..." tanya kak alvin.


"ini... masih banyak tugas, lagian tadi nazwah udah puas tidur tadi..." jawabku.


lali kembali fokus dengan laptop ku, tanpa aba' kak Alvin menghampiri ku dan mengendong ku.

__ADS_1


sontak aku kaget dan meronta.


"kak... turunin..." Ucapku.


"nggak mau, pokoknya kamu harus istirahat, nggak boleh bantah" ucap kak alvin lalu menggendong ku sampai kekamar.


Aku terus meronta hingga kak Alvin meletakkan ku diatas tempat tidur.


Aku memasang wajah kesal plus marah.


Saat kak Alvin lengah aku hendak berlari Kembali ke ruang keluarga.


namun usahaku gagal karena ancaman kak Alvin.


"jadi nggak mau ini nihhh..." ucap kak alvin dengan Sebuah album BTS beserta tanda tangan setiap member.


mataku langsung berbinar dan dengan cepat aku merebutnya.


"wahh.... makasih kak.." ucapku girang lalu memeluk kak alvin.


" makanya harus nurut...ok" ucap kak alvin.


"ok..." jawabku.


Akhirnya aku menuruti semua permintaan kak Alvin. Aku mencoba untuk tidur namun mataku masih saja terbuka. Aku mencoba keras hingga pada pukul 11.45 aku mulai tertidur.


paginya, seperti biasa kak Alvin berangkat ke kantor dan aku berangkat kuliah. Namun hari ini aku tidak diantar kang Cecep melainkan diantar oleh kak Alvin.


Sekarang kami sedang berada di mobil menuju kampus.


"kak..." panggil ku.


"hmm.." jawab kak Alvin.


"Mereka udah pulang kak.." tanyaku.


"siapa.." tanya kak alvin balik.


"BTS.." jawabku


"belum, masih di hotel. Mereka bilang mau jalan' dulu baru besok pulang" ucap kak alvin.


"jadi mereka blm pulangg..." ucapku semangat.


"boleh ketemu nggak kak..." tanyaku.


"mau ngapain... kan tanda tangan nya udah dapet.." ucap kak alvin.


"mau foto bareng.." jawabku.


huff... Kak Alvin menarik nafas panjang.


"nggak usah yaa sayang.." ucap kak alvin.


ucapannya itu berhasil membuat ku badmood sekejap.


Aku mengalihkan pandanganku yg sebelumnya memandang kak Alvin yg sedang mengemudikan mobil menjadi menghadap jalan.


Setelah cukup lama diam.


"yaudah... nanti malam kita ke hotel... tapi cuman bentar yaa..." ucap kak alvin seketika.


"serius..." ucapku semangat dan kak Alvin mengangguk.


"yesss...." teriakku.


Akhirnya setelah sekian lama aku bakal ketemu oppa' idolaku.

__ADS_1


Aku sangat tidak sabar.😅


__ADS_2