
Sekarang aku sudah berada di rumah, yaa... walaupun berada dirumah namun aku masih seperti di rumah sakit. Karena aku nggak boleh beranjak dari tempat tidur tanpa sepengetahuan kak Alvin. kan jadi bosen...
Kak Alvin sedang sibuk dengan laptopnya di sofa kamar. Aku dikacangin...😭
Aku diam' hendak berdiri, namun dengan cepat kak Alvin bisa melihat pergerakan ku.
"nazwah bosen kak disini mulu, mah keluar
.." rengekku manja.
Kak Alvin langsung meletakkan laptopnya dan berjalan kearah ku.
"yaudah... ayo.." ucap kak alvin.
dengan semangat aku langsung berdiri, Kak Alvin memapah ku berjalan. Aku memang masih sedikit lemah.
Aku dan kak Alvin Sekarang duduk di taman belakang rumah. aku duduk perlahan di kursi dan menikmati agunan angin yang berhembus.
"tunggu sebentar yaa..." ucap kak alvin lalu pergi meninggalkanku.
Sudah lebih 15 menit kak Alvin belum kembali aku hendak menelfonnya namun ada sebuah pesan WhatsApp masuk.
Aku membuka nya dan itu dari kak alvin. Dia mengirimkan sebuah video.
Aku membuka video tersebut.
Video itu adalah sebuah video darii....
Idolaku... BTS....
**Video
"hallo... nazwah..." sapa ketujuh laki' itu bersamaan.
"Kami dari..." ucap RM.
"BTS" sambung mereka serempak.
"mengucapkan selamat atas pernikahan mu dengan pak alvin.." ucap RM.
"kami dengar, kamu salah satu army... Kami senang mengetahui nya..." sambung Jimin.
"terimakasih karena sudah menjadi bagian dari kami dan telah menjadikan kami idolamu," ucap J-Hope.
"Tapi saya sedikit kecewa, karena yang kamu sukai bukan aku melainkan v.." ucap jin pura' ngambek.
V tersenyum.
"terimakasih karena sudah menyukai ku, aku berharap kamu menyukai ku sama dengan yang lainnya.." ucap V.
"Hmm... kamu harus lebih besae menyukai suamimu dari pada kami, kami tidak mau dia cemburu.." ucap Jungkook
mereka semua tertawa.
"Bisa' dia membatalkan kontrak lagi..." canda suga.
Mereka semua kembali tertawa.
"Sekali lagi terima kasih, semoga cepat punya baby yaa..." ucap RM.
"Yang imut seperti aku..." celetuk V
__ADS_1
"dan ganteng seperti aku" sambung jin.
"sampai jumpa...." ucap mereka serentak.
Aku senyum' sendiri setelah menonton video itu. Ahkk... aku sangatlah beruntung.
Lalu kemudian kak alvin kembali mengirimkan video. Jika tadi dari BTS,yang ini video kak Alvin.
**Video
"hmm... pasti udah senyam-senyum sendiri kann...." ejek kak Alvin.
"Seperti yang tadi mereka bilang, kamu nggak boleh lebih menyukai mereka dibandingkan suami kamu sendiri....ok..."
"Dan satu lagi, mereka bilang agar cepet' punya dede bayi kan... yaudah ayo usaha lebih keras lagi..."
"Aku tunggu malam nanti..." ucap kak alvin lalu video pun habis.
Tak berapa lama kak Alvin pun datang.
"itu aku rekam sebelum hari itu, sebelum aku tahu kamu sedang hamil..." ucap kak alvin memecahkan keheningan.
aku menoleh ke sumber suara.
kak Alvin berjalan mendekati ku, lalu duduk di sebelahku.
"Video yang pertama pasti senang kan... tapi video ke dua biasa aja ya kann..." ucap kak alvin.
"n..nggak, dua' nya baguss..." jawabku.
"Hmm... Yaudah, yuk makan dulu..." ajak kak Alvin.
Makanan sudah tersaji di atas meja, Aku dan kak Alvin pun menyantap makanan dengan hikmat.
Namun disela'makan bell rumah berbunyi, Bi narsih buru'membuka pintu.
Dan seorang wanita paruh baya menghampiri kami di ruang makan.
Itu mama, dia terlihat begitu kesal, terpampang pada wajahnya saat datang.
"mama... ayo ikut makan..." ucapku.
"mama udah makan tadi..." jawab mama dingin.
"langsung aja, mama mau tanya... kenapa kalian nggak bilang kalau nazwah hamil.." tanya mama.
"T.. tadinya mau bilang tapi harus gimana lagi udah terlambat.." jawab kak Alvin.
Aku menunduk, semua yang terjadi kembali terbayang di benakku.
"Terlambat gimana..." tanya mama.
"Karena kecelakaan itu, nazwah keguguran.." ucap kak alvin.
"hahh... Kok kalian sembunyiin hal ini sihh..." ucap mama kesal.
"maaf ma.." ucapku yang masih menunduk.
mama datang mendekat lalu memelukku hangat.
"ini semua salah nazwah.. harusnya nazwah lebih hati' lagi, karena kecerobohan Nazwah.." ucapanku kugantung.
__ADS_1
"nggak kok sayang... ini bukan salah kamu, ini semua udah takdir dari Allah, Udah ya sayang... jangan sedih... diambil pelajarannya aja... ok.." ucap mama.
Mama melepas pelukannya dan menatapku hangat.
Aku tersenyum lembut.
"jangan sedih' lagi..." sambung mama.
aku mengangguk.
"Al... jadi harus usaha lebih keras lagi yaa..." Goda mama.
"mama..." ucap kak alvin kesal.
Aku hanya tersenyum tipis Sambil menunduk karena malu.
Sekitar pukul 14.00 mama pulang diantar kang Cecep. Karena mama datang tadi naik taxi.
Dan sekarang aku dan kak Alvin sedang bersantai di ruang keluarga. Cuman aku sihh... Kak Alvin nya sedari tadi sibuk dengan laptopnya. Aku sedikit kesal namun dapat kumengerti bahwasannya kak Alvin sangat sibuk mengurus dua gedung itu.
Entah setan dari mana yang merasuki ku, Aku lama-kelaman menjadi tambah kesal. Jadinya aku mengganggu kak Alvin dengan bergeliat manja di tangan kekarnya.
Kak Alvin masih sibuk dengan laptopnya.
Aku mencari cara lain, dengan mencium lehernya lembut.
Tiba' kak Alvin menghentikan kegiatannya lalu menatapku.
"Kamu kenapa sih sayang..." tanyanya.
Aku tak menjawab, Tanganku terulur mengambil laptop yg ada di pangkuannya itu dan meletakkan nya di atas meja.
lalu aku duduk diatas pangkuannya berhadapan dengannya.
"Nazwah bosennn..." ucapku manja.
"Ohhh..." jawab kak Alvin.
lalu memeluk tubuhku yg sedang berada dipangkuan nya
Aku melingkarkan tangan ku dilehernya. Dan menenggelamkan wajahku di dada bidangnya.
Tanpa sadar aku mulai tertidur, aku suka posisi seperti ini. Menurut ku sangat nyaman dan hangat.
~ Author POV
Melihat nazwah sudah tertidur, alvin menggendong nazwah menuju kamar.
Belum sempat alvin meletakkan nazwah diatas tempat tidur, nazwah sudah terbangun.
Nazwah tersenyum manis kearah alvin, Alvin yang melihat nazwah terbangun langsung meletakkan tubuh istrinya itu. Saat ia hendak berdiri, tiba'nazwah menarik tangannya hingga wajah mereka sangat dekat.
Tanpa aba' nazwah langsung mencium bibir suaminya itu sekilas.
Alvin yang melihat tingkah nazwah itu merasa aneh, pasalnya semenjak mereka menikah baru pertama ini nazwah bersikap seperti ini.
Melihat alvin yang hanya terdiam, nazwah kembali mengecup bibir suaminya itu.
"Mau menggoda ku yaa... baiklah.." ucap alvin lalu mengecup bibir istrinya itu yang lama kelamaan menjadi sebuah *******.
Dan kelanjutan hanya mereka yang tahu,ok...😂😁😅
__ADS_1