Takdir Yang Tidak Kuduga

Takdir Yang Tidak Kuduga
TATAPAN YANG MENJADI AWAL DARI SEMUANYA


__ADS_3

~ Tatapan matamu berisi teka-teki yang sangat sulit untuk kupecahkan ~


Akhirnya, bell yang ditunggu-tunggu oleh semua siswa berbunyi. apa lagi kalau bukan bell istirahat. bu iin menutup pelajaran dengn ucapan salam lalu keluar dari kelas yang langsung dibuntuti oleh para siswa-siswi yang hendak ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah demo dari tadi.


"Naz, kantin yuk..."ajak zihan. "boleh...tapi gue nggak beli yaa...soalnya tadi pagi bunda udah nyiapin bekal"ucapku yang langsung dijawab anggukan kepala dari zihan.


sekarang aku sedang duduk disalah satu kursi yang ada dikantin sambil menunggu zihan datang membeli makanan. mataku tak sengaja menangkap satu pasang mata yang sedang memperhatikanku. merasa tertangkap basah orang tersebutpun mengalihkan pandangannya kearah lain. zihan datang mendapatiku yang memperlihatkan sesuatu.


"naz... liatin apa, serius amat" ucap zihan yg berhasil mengalihkan perhatianku.


"ohh...nggak ada kok"ucapku sesantai mungkin agar zihan percaya kalau tidak


ceritanya pasti makin panjang :v


sekarang kami sedang berada dikelas, menyantap makanan kami sambil sesekali bercanda ria. hingga seseorang melewati pintu sambil menatap kearah kami, itu berhasil mengalihkan perhatianku dari celotehan zahra. kejadian tadi dikantin kembali terngiang di otakku.


"siapa sihh diaa..."banakku.


"naz...lo mikirin apa sihh... dari tadi bengong mulu" ucap zihan.


"gue nggak mikirin apa-apa kok" ucapku.


"ahh...lo mah gitu, bilangnya nggak mikirin apa-apa tapi dari tadi ngelamun mulu" sambung zihan.

__ADS_1


" bener kok, gue hanya mikirin soal....tugas tadi apa salah yaa..." ucapku berbohong.


"ohhh...itu...tenang aja pasti bener 100%, lo kan pinter..." ucap zihan cengengesan.


"biasa aja kali" ucapku sambil kembali memakan nasi goreng yang diberikan bunda tadi pagi.


~skip pulang sekolah


"bener lo nggak mau ikut"


tanya zihan kembali soalnya dia mengajakku pulang bareng. Tapi aku tetap kekeh untuk pulang naik angkot aja.


"iyaa.. bener, udah ahhh ..sana pasti papamu udah nungguin lo" ucapku mengusir.


Terkadang aku sangat iri dengan zihan yang selalu dianter dan dijemput oleh keluarganya. tapi aku sadar kalau ayahku pasti juga sangat menginginkannya tapi situasi tidak mengijinkan. dimana ayahku harus mencari rezeki untuk kami sekeluarga.


Oh..iya aku belum kasih tau pekerjaan orang tuaku. ayahku adalah seorang satpam bank dan bundaku seorang ibu rumah tangga namun terkadang bunda sering menerima pesanan kue dari tetangga.


sekarang aku sedang duduk di halte menunggu angkutan umum. hingga beberapa menit kemudian sebuah angkot berhenti, langsung saja aku naik. didalamnya hanya ada 4 orang penumpang ditambah aku.


Angkot mulai melaju di jalanan, hingga tanpa tahu penyebabnya angkot melaju kencang,semua penumpang panik terutama aku.


"pak ini ada apa yaa...kok ngebut banget" ucap salah satu penumpang panik.

__ADS_1


"nggak tau nih neng, tiba-tiba rem nya nggak berfungsi" ucap supir angkot.


Degg... jantung ku seakan berhenti berdetak mendengar penuturan sang supir angkot. semua penumpang tambah panik yang kebanyakan penumpang adalah siswi sekolah.


"coba hubungin polisi" saran seorang penumpang yang disetujui penumpang lainnya.


sekarang bayang-bayang keluarga ku berkeliaran di otakku.


"Ya allah, apa ini akhir dari semuanya" benakku.


"Pak...awaasss" teriak seorang penumpak.


BUMMKKSS.... angkot menambrak pohon yang ada dipinggir jalan. Berhubung jalanan sangat sepi sekali,sehingga tidak ada orang yang mengetahui kejadian tersebut.


Dengan masih setengah sadar beberapa penumpang keluar dari angkot. sedangkan bapak supir angkot sudah berlumuran darah dan tak sadarkan diri.


Dengan lingkung aku mencoba berjalan menjauh dari angkot yang bisa kapan saja meledak. dan betul saja, setelah beberapa menit kemudian angkot meledak beserta supir angkot dan ada satu orang penumpang yang masih ada di dekat angkot.


Air mataku perlahan menetes menyaksikan kejadian yang begitu tragis itu. hingga tak lama penglihatanku mulai buram, badanku lemas dan bergetar. tubuhku jatuh diatas panasnya aspal jalan siang ini. Aku tak sadarkan diri, entah apa yang akan terjadi padaku selanjutnya aku tidak tahu. hanya sang maha kuasa yang tahu.


giamana...gaje yaaa....?


minta saran dan kritik dong☺️

__ADS_1


__ADS_2