Takdir Yang Tidak Kuduga

Takdir Yang Tidak Kuduga
NGINAP DI RUMAH MAMA


__ADS_3

pagi ini kak Alvin sudah bersiap karena waktu penerbangan nya pagi hari.


Aku berniat mengantar kak Alvin sampai bandara karena memang hari ini aku tidak kuliah.


Setelah sampai di bandara, kak Alvin memasuki pesawat karena sudah akan lepas landas.


Aku menatap kepergian kak Alvin, dengan berat hati aku kembali kerumah.


Aku sudah mempersiapkan perlengkapan ku untuk menginap beberapa hari di rumah mama.


Aku rencana nya 2 hari nginap dirumah mama dan 1 hari nginap di rumah bunda.


yaa biar adil gituu...


Aku diantar oleh kang Cecep ke rumah mama. sesampainya disana aku langsung disambut hangat oleh mama.


setelah berbincang' aku permisi ke kamar, aku menggunakan kamar kak Alvin. Aku baru pertama ke kamar kak Alvin, tapi nggak tau deh. Aku kan nggak ingat yg sebelumnya.


Aku memasuki kamar bercat biru itu, aroma kak alvin sangat lekat disana. wangi maskulin yang sangat membuatku candu.


Ada beberapa foto-foto masa kecil kak Alvin yg terpajang di dinding. Dan ada beberapa medali tergantung disana dan beberapa piala yg tersusun rapi didalam lemari


aku mengelilingi setiap inci kamar, tanpa ada yg terlewatkan sedikit pun.


Aku membaringkan tubuhku diatas tempat tidur kak Alvin. Aku memandangi langit-langit kamar dan ada gambar bintang disana.


aku tersenyum simpul.


Huff... bosen. gue ngapain yaa biar mvvak bosen gini..." gumamku.


Aku keluar dari kamar, dan mendapati mama yg hendak pergi.


"ma...mau kemana" tanyaku.


"mama mau ke supermarket, bahan makanan udah pada mau habis" jawab mama.


"nazwah ikut ya ma... bosen nggak ngapa-ngapain" Ucapku.


"boleh dongg.." jawab mama.


aku langsung berlari menuju kamar untuk bersiap siap.


~Skip supermarket


Kami mengelilingi supermarket untuk mencari beberapa bahan makanan yg diperlukan.


Setelah semua sudah lengkap, aku dan mama menuju kasir untuk membayar.


"Mampir kesini dulu yuk" ajak mama menuju sebuah toko baju.


aku hanya mengangguk patuh lalu mengikuti mama masuk kedalam toko.


"nazwah pilih aja yg mana nazwah suka...mama mau kesana dulu" ucap mama lalu pergi ke arah pekerja toko.


Aku melihat lihat baju yg menurut ku bagus, hingga mataku tertuju pada sebuah long dress warna silver yg begitu indah.


"Cantik... mba kami ambil yg ini..." ucap mama kepada pelayan toko.


Aku tidak tau sejak kapan mama datang.


"hmm...nggak usah ma..." tolakku


"udahh...sekali kali baiarin ajaa..." jawab mama.


setelah tadi mama membayar biaya nya yg berhasil membuatku menganga.


bagaimana tidak, harga long dress itu sebesar 45 juta.


*jiwa kemiskinan meronta ๐Ÿ˜ต


Setelah dari toko baju, mama pergi ke toko sepatu. Lagi' mama membeli kan ku sepatu high heels yg senada dengan long dress tadi. harga sepatu itu juga membuat buku kuduk ku berdiri.


sepatunya seharga 25 juta.


Jeng..jeng.........


"Bun... pulang yuk.." ajak ku.


aku nggak mau klw lama' disini, bisa' aku pingsan.


"ohh...iya cantik..." ucap mama.


Aku senyum sumringah.

__ADS_1


Sesampainya dirumah, aku langsung pamit ke bunda untuk istirahat dikamar.


Aku membaringkan tubuhku di atas tempat tidur dan memikirkan kak Alvin yg belum menelfonku sejak tadi.


"ahkk...kok kak Alvin belum kasih kabar sihh..." gumamku.


"harusnya kan udah nyampe... oh yaa...aku lupa nanya kak Alvin mau kemana.... ahkk... bodoh banget sihh akuu..." gerutuku.


Siangnya, mama datang memanggil ku untuk makan siang. Tadi aku ketiduran jadi nggak ingat waktu.


setelah sholat zuhur, aku menghampiri mama yg sudah stay di ruang makan.


"ayo cantik... makan dulu..." ucap mama.


aku tersenyum manis kearah mama. lalu kududukkan diriku dikursi yg berhadapan dengan mama.


Papa memang lagi diluar kota jadi mama sendirian dirumah.


kami makan dengan hikmat. hingga pertanyaan mama berhasil membuatku tersedak.


"nazwah gimana soal baby nyaa..." tanya mama.


"ukhuk...ukhukkk..." aku batuk dengn sigap mama langsung memberikan air.


aku meneguk air tersebut lalu menetralkan keadaan.


"kamu nggak papa kan cantik..." tanya mama.


"hmm...nggak papa kok ma" jawabku.


"hmm...masih dalam proses ma" sambungku.


mama tersenyum bahagia.


"mama udah nggak sabar, mau nimang cucu" ucap mama dan aku hanya tersenyum kikuk.


Sudah dua hari aku menginap di rumah mama, dan papa juga udah pulang dari luar kota. Aku pamit untuk pergi ke rumah bunda, dan mama hanya mengiyakan keputusan ku.


"kalau gitu nazwah pamit ya ma pa" pamit ku.


"iya..cantik. hati-hati yaa..." ucap mama dan aku hanya mengangguk.


aku naik taxi, tadinya mama udah ngelarang namun aku tetap kekeh untuk pergi sendiri saja.


Akhirnya aku sudah sampai didepan rumah bunda.


Aku langsung mencium punggung tangan milik ayah.


sebelumnya aku memang tidak memberi tahu mau datang jadi ayah terlihat begitu terkejut dengan kehadiran ku.


"kok...ini... kenapa bawa koper segala..." tnya ayah bingung.


"bunnn....ini nazwah dateng..." teriak ayah.


bunda berlari menghampiri kami yg masih didepan pintu.


"ahh...sayangg... ayoo...masukk" ucap bunda.


aku tersenyum lalu masuk kedalam rumah.


"kalian bertengkar.." tanya ayah yang sekarang kami sudah duduk di ruang keluarga.


"nggak kok yah... kak Alvin cuman lagi pergi ke luar negeri, jadi dari pada sendirian dirumah aku mending kesini.." jelasku.


ayah dan bunda pun hanya ber oh ria


"ohh... kirain ada masalah.." ucap ayah.


"nggak kok yah.." jawabku.


"yaudah kamu kekamar aja dulu..." ucap bunda lembut.


aku hanya mengangguk mengiyakan.


Aku masuk kedalam kamar yg telah menjadi temanku dari dulu.


Aku merebahkan tubuhku diatas tempat tidur lamaku.


sebuah ide muncul di kepalaku.


aku buru'mencari Album foto milikku.


dan aku menemukan nya didalam laci meja belajarku.

__ADS_1


aku melihat ada beberapa fotoku dan teman' ku saat hari kelulusan.


Tapi ada satu yg tidak kukenali, seorang siswi yang berfoto bersamaku dan zihan.


"ini siapa yaa..." tanpa menunggu lama aku langsung memfoto nya lalu mengirim nga ke zihan.


[ F O T O ]


@zihan ini foto siapa yaa...


dengan cepat zihan langsung membalasnya.


Yaa...foto kita lahh masa lo lupa, ahh...masih ada yaa...๐Ÿ˜šโค๏ธ


yang satu lagi siapa zii... gue lupaa๐Ÿ˜…


itu kisya, temen kita... masa loh lupa..


udah tua gue..๐Ÿ˜…. tolong jelasin dongsss..๐Ÿ˜


๐Ÿ˜‘ kisya temen sekelas kita waktu kls XII, anak pindah


ohhh.... terus sekarang dia dimana ??


๐Ÿ˜ญDia udah meninggal kan nazzz....๐Ÿ˜ญ


ahh...massaaa.... kapannn??


Sehari setelah acara lulus lukisan ๐Ÿ˜ข


innalillahi๐Ÿ˜ข...


massa sih lo nggak ingatt....


Sebenarnya... gue amnesia kecil zii...


hahhhhhh.... yg bener loo...


iyaa... gue lupa ingatan tapi sejauh ini cuman kak Alvin yg tau๐Ÿ˜ฅ


gara' apa...


nggak tau... gue cuman ingat masa' SMA waktu masih kls x dan sebelumnya. setelah nya gue lupa semua.


ahh... gue turut bahagia... ehh...berduka๐Ÿ˜…


๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘ sahabat laknatt


๐Ÿ˜…๐Ÿ˜š sorry say....


lo bisa bantu gue kan buat ngingat semua sedikit demi sedikit.


siap bos q....๐Ÿ˜‰


Aku mematikan handphone ku. dan pergi mandi.


setelah selesai mandi aku menemui bunda yg sedang asyik didapur.


"masak apa bun..." tanyaku.


"ini... masak makanan buat makan siang nanti.." jawab Bunda.


"ya iyalah masak makanan bun... masa masak batu.. kan nggak mungkin" ucapku.


aku dan bunda pun tertawa.


hingga tawaan kami terhenti karena suara salam dari seseorang.


"assalamualaikum..." teriak seseorang yg memasuki rumah.


"waalaikum salam" jawabku dan bunda kompak.


"eittss... ada tamu nihhh" ucap Gibran.


yaa...itu gibran...


tapi kok dia udan pulang sekolah yaa...


"cepet amat pulang sekolah nyaa... kamu bolos yaaa..." selidikku.


"n..nggak... tadi ada rapat guru disekolah makanya siswa dipulangkan" jawab Gibran.


"yang benerrr...." ucapku lagi.

__ADS_1


"bener...nggak percayaan amat sama orang" ucapnya lalu pergi ke kamarnya.


"dasar...." gumamku.


__ADS_2