
Setelah selesai minum obat lalu sholat magrib, kak alvin tertidur pulas ditempat tidur.
Sekarang aku sedang duduk di sofa yg ada didekat tempat tidur. Memperhatikan kak alvin yg begitu tenang memejamkan matanya.
Karena tidak ada kerjaan, kucoba membuka handphone ku untuk mencari tahu tentang diriku dimasa sekarang ini.
Kubuka galeri foto, terdapat beberapa fotoku yang mengenakan gaun pengantin. Dan ada juga foto bersama keluargaku dan ada satu keluarga lagi yg tidak kukenal tapi firasatku itu adalah keluarga kak alvin.
Kupandangi foto ayah dan bunda yg masih sama seperti dulu. Masih terlihat tampan dan cantik walaupun rambutnya mulai berwarna putih.
Dan adikku Gibran, dia telah tumbuh menjadi remaja yg tampan. Sungguh aku tidak pernah membayangkan nya.
Dari galeri aku beralir ke media sosial. Kubuka akunku, kulihat postinganku kebanyakan foto keluargaku dan fotoku dengan sahabatku yg tidak kuketahui betul siapa mereka.
Aku mulai menstalking setiap akun dari orang yg berfoto denganku itu.
Mereka semua kuliah di universitas X, di jurusan seni. Dan sepertinya aku juga kuliah disitu dan dengan jurusan yg sama.
sebuah ide muncul di kepalaku. Aku mulai menserching nama orang tersebut. siapa lagi klw bukan kak alvin.
aku sangat penasaran dia itu orangnya seperti apa. dan keluarganya gimana.
Setelah mengetik nama Alvin Nugraha Al-zafari. beberapa info muncul di layar browser.
"Wahhh.... dia benar' seorang CEO" gumamku.
setelah melihat beberapa berita tentang kak alvin.
Ada Sebuah Hotel dan pusat perbelanjaan terkenal di kota juga masih bagian dari Al-zafari group.
Hotel tersebut merupakan hotel bintang lima dan salah satu hotel terkenal di Asia tenggara
Dan disana juga ada beberapa berita tentang pernikahnya denganku yg menjadi berita terhangat dalam sepekan ini.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan. dan aku belum sholat isya.
__ADS_1
Aku membangunkan kak alvin dan dia dengan cepat beranjak dari tempat tidur untuk mengambil air wudhu.
terlihat dia sudah mulai membaik.
"ahhk... syukurlah dia udah sembuhh" ucapku lega.
Setelah selesai sholat, Aku membaringkan tubuhku yg begitu lelah seharian ini di tempat tidur.
Sedangkan kak alvin tadi pamit keruang kerja nya. Baru aja sembuh udah mau kerja aja.
Aku pun terlelap dalam tidurku. Hari pertama sudah kulalui, tapi aku masih belum tau dengan hari' berikutnya.
paginya...Saat aku membuka mata hal pertama yg kulihat adalah wajah damai dari kak alvin yang terlelap. Sebenarnya aku sempat kaget, tapi perlahan aku mulai menjauhkan rasa itu, tohh...dia suami aku😉.
Kuperhatikan setiap lekuk wajahnya yg terlihat tampan itu. Tanpa sadar dia sudah membuka mata., merasa tertangkap basah aku dengan cepat menutup mataku.
"kenapa berhenti....tadi berani sekarang kok jadi malu gituu" ucapnya dengan nada menggoda.
aku tidak menggubrisnya sama sekali, aku lebih memilih untuk cepat' kabur ke kamar mandi.
"mau kemana...." tanya kak alvin.
"mau mandi lahh...mau kemana lagii" ucapku lalu melepaskan tangannya.
"lucu" bisik kak alvin namun aku masih bisa mendengarnya dengan baik.
setelah selesai mandi, aku sudah tidak melihat kak alvin dikamar. mungkin dia sedang mandi di kamar mandi bawah atau di ruang kerjanya.
Tak beberapa lama kemudian, kak alvin masuk kedalam kamar. Posisiku sekarang sedang berada si depan meja rias, menyisir rambutku.
kulihat kak alvin belum mandi. aku penasaran dia habis dari mana.
"kakak habis dari mana" tanyaku pada kak alvin yg hendak masuk ke kamar mandi.
"dari dapur" ucapnya lalu masuk kedalam kamar mandi.
__ADS_1
aku hanya ber oh ria.
setelah selesai, aku turun lantai satu menuju dapur. tadinya mau bikin sarapan tapi nggak jadi karena sarapan untuk pagi ini sudah terhidang rapi di meja makan.
"pasti kak alvin yg masak" benakku.
mungkin dia takut kalau aku masak lagi. pasti dia trauma dengan masakanku. dan oh..yaa soal memasak kemarin.. Aku pernah bilang nggak bisa masak kann... yang kemarin itu aku lihat resep dan cara'nya dari internet.
kak alvin turun dari lantai dua, ia sepertinya akan berangkat ke kantor. karena sekarang ini dia sudah rapi dengan dibalut kemeja putih plus jas biru Dongker dan celana senada. Dan tidak lupa dasi yg melingkar di kerah kemejanya. sungguh sempurna sekali...
Aku terpaku sejenak melihat penampilannya.
namun ku alihkan karena nanti dia ke GR an lagi.
kak Alvin mendudukkan dirinya tepat berhadapan denganku lalu kami mulai menyantap sarapan ug dibuat oleh kak Alvin pagi tadi.
setelah selesai, kak alvin pamit berangkat dan aku mengantarnya sampai ke pintu.
sekarang aku dirumah sendirian, berhubung zihan kemarin akan mengajakku shoping hari ini jadi aku lebih baik bersiap-siap.
Saat hendak mencuci piring kotor bekas sarapan tadi. Aku mendapati sebuah berkas yg tergeletak di atas meja makan.
buru' aku mengambil handphone lalu menghubungi kak alvin.
"assalamualaikum kak..." ucapku via telepon.
"waalaikum salam...iya ada apa naz" Jawab kak Alvin dari seberang sana.
"ini kak ..ada berkas yg ketinggalan diatas meja makan" ucapku.
"ohhh...itu berkas kamu" jawabnya.
"udah dulu yaa...kakak lagi nyerir inii... assalamualaikum" ucapnya lalu mematikan sambungan.
"waalaikum salam" jawabku.
__ADS_1
langsung saja kubuka berkas itu dann isinya adalahhh......