Terikat Bersama Paman Muridku

Terikat Bersama Paman Muridku
Tikus kecil


__ADS_3

Risma masih duduk di sana seorang diri wanita itu sama sekali tidak menghiraukan tatapan dari orang-orang yang mungkin menatap aneh, karena Risma masih berada disana cukup lama dan seorang diri pula.


'Ya Tuhan, mengapa hatiku sesak sekali. Aku sangat terluka oleh perbuatan dan perkataan Pria itu.'


'Tuhan ... Ku mohon bantu Aku untuk menerima kenyataan pahit ini, walaupun Aku tidak akan bisa semudah itu melupakan kejadian mengerikan itu.' ucap Risma dalam hati.


Saat ia menunduk sambil menutup kedua matanya tiba-tiba ia dikejutkan dengan gebrakan meja.


''Ya Tuhan.'' pekik Risma kemudian menatap pelakunya.


''Kau lagi?'' ucap Risma dingin


''Heh wanita keparat, apa kau budeg hah? Bukankah sudah saya katakan dan menyuruhmu untuk mengatakan kalau kau ini yang bersalah, tapi lihatlah dirimu tadi justru tidak menuruti ku, apa kau sudah merasa hebat hah?'' ucap pria sambil menekan bahu Risma dengan kuat.

__ADS_1


''Lapaskan! Berani sekali Anda menyentuh ku.'' pekik Risma


''Halah jangan so jual mahal kau, lagian sudah tidak akan ada yang sudi lagi menyentuh wanita kotor seperti mu ini, heh wanita sialan kau sudah bermain-main dengan ku, maka aku tidak akan melepaskan mu begitu saja dengan mudah aku akan membuat mu sengsara bagai di neraka.'' bentak Daniel


Risma langsung berkaca-kaca matanya saat mendengar kata-kata yang Daniel ucapkan kepadanya bahwa dia kini menjadi wanita kotor.


''Cukup! Cukup kau menghinaku!'' Risma berteriak histeris


''Dan jangan kamu pikir Aku takut dengan ancaman mu itu, sama sekali Aku tidak takut.'' lanjutnya


''Ya memang Aku adalah orang kampung dan miskin, tapi Aku tidak bajingan seperti mu! Aku tidak punya pikiran picik seperti kamu! Aku masih punya hati tidak sepertimu yang kejam dan tidak waras.'' Risma membalas Daniel


Manager kafe tiba-tiba datang dan melerai mereka.

__ADS_1


''Ada apa ini? Kenapa pada ribut di sini?'' manager berteriak marah


''Kau diam saja, apa kau tidak tahu aku ini siapa? Aku adalah Daniel Radcliffe.'' balas Daniel


''Ouh Tuan Daniel, maafkan saya tapi Anda sudah mengganggu kenyamanan pengunjung lain.'' ucap manager menyesal


''Itu urusan mu, kenapa kau memerintah kepada ku hah? Atau kau mau kafe jelek mu ini saya runtuh kan ?'' ancam Daniel


''T-tidak Tuan, jangan Tuan jangan lakukan itu!'' manager sekarang ketakutan dan kalah.


Dia ini bukan hanya kejam tapi juga sombong sekali, memanfaatkan namanya untuk menginjak ORAng lain. Sungguh tidak pantas untuk patuhi sebenarnya orang seperti dia ini, seharusnya pria ini sadar kalau dia juga sama seorang manusia biasa sama dengan yang lain, tapi memang sepertinya dia ini tidak punya hati makanya dia sombong. Risma bicara dalam hati.


''Makanya jangan ikut campur.'' kata Daniel

__ADS_1


''Kamu itu di kasih tahu oleh yang punya tempat tapi lebih galak kamu, walaupun kamu memiliki kekuasaan tapi tidak seharusnya kamu berbicara kaya gitu kepada manager kafe ini.'' Risma menegurnya.


''Mungkin kau belum tahu Aku ini siapa? Di kota ini tidak ada yang tak mengenal ku. Dan juga tidak ada yang berani melawan ku, hanya tikus kecil seperti dirimu ini lah yang baru pertama kali menolak keinginan ku.'' ucap Daniel pada Risma dengan mengatai Risma ini hanya seekor tikus kecil.


__ADS_2