
Risma memarkirkan motornya di tempat parkir kemudian dia berjalan menuju tempat toko kue dan Risma mulai bertanya pada pemiliknya.
''Permisi, maaf mengganggu saya mau tanya apa disini ada lowongan pekerjaan tidak ya?'' ucap Risma
Si pemilik toko pun menghampiri, ''Apa kamu sebelumnya pernah punya pengalaman membuat kue?'' tanya pemilik toko itu
Risma bingung juga karena selama ini dia tidak pernah membuat kue lalu apakah dia bisa diterima?
''Itu anu Bu, saya tidak punya pengalaman tapi saya akan berusaha Bu, disini kalau ibu berkenan menerima saya.'' ucap Risma tanpa berbohong.
''Oh begitu tapi maaf kalau tidak punya pengalaman sama sekali kami tidak bisa menerima nya sekali lagi mohon maaf.'' ucap si pemilik toko
''Tapi Bu saya lagi butuh sekali pekerjaan ini saya bisa melakukan apapun Bu,'' ucap Risma
''Iya saya mengerti tapi saya juga sedang butuh yang sudah bisa membuat kue nya, jadi saya tidak bisa menerima kamu maafkan saya.'' kukuh pemiliknya
''Baiklah Bu, maaf saya mengganggu.''
''Iya.''
Risma kembali ke motornya dengan tidak diterima dari toko tersebut, tapi wanita itu tidak mudah menyerah maka dia akan mencari ke tempat lain.
Sambil mengendarai motornya Risma mencari barangkali ada yang bertuliskan buka lowongan , lalu tiba-tiba dia menghentikan motornya secara mendadak dan senyum langsung terbit dari bibirnya.
''Di Restoran ini ada lowongan pekerjaan, sebaiknya Aku coba tanyakan kesana.'' ucapnya bersemangat
Risma membelokkan motor ke tempat Restauran itu.
''Permisi apa benar disini sedang membutuhkan pelayan baru?'' tanya Risma pada salah satu pelayan Restauran itu.
''Oh iya benar, memang disini lagi butuh pegawai baru apa kamu mau melamar?'' tanya si pelayan wanita
__ADS_1
''Iya benar Mbak saya emang lagi butuh pekerjaan saya mau melamar disini.''
''Yasudah kamu tinggal kesana itu adalah ruangan untuk para pelamar.'' wanita itu menunjuk dan menyuruh Risma ke suatu ruangan yang katanya tempat untuk orang melamar disini.
''Baik makasih mbak.''
''Hm sama-sama.''
Dengan perasaan yang cukup senang Risma berjalan menuju ruangan tersebut.
Tok Tok
Ia mulai mengetuk pintu.
''Masuk.'' ucap seorang pria dari dalam
Risma pun membuka pintu dan masuk ''Permisi.''
''Iya ada yang bisa di bantu?'' ucap Pria itu menatap Risma
''Oh silahkan duduk dulu.''
Risma menurut dan duduk saling berhadapan.
''Jadi kamu mau melamar pekerjaan disini, pekerjaan sebelumnya apa ya Mbak ? Dan Mbak nya pernah punya pengalaman kerja ?'' tanya pengurus Restauran itu.
''Kemarin saya bekerja menjadi guru disekolah xx mas.'' jawab Risma jujur
''Lalu pernah dimana lagi mbak ?'' pria itu masih santai bertanya
''Em anu mas, belum pernah bekerja dimana-mana lagi itu adalah pengalaman pertama saya bekerja.'' ucap Risma apa adanya.
__ADS_1
''Jadi tidak pernah bekerja di lain tempat begitu ? Dan apa kamu siap bekerja disini bisa sampai malam loh, tidak seperti menjadi guru kadang cuma sampai sore saja kan?'' pria itu memastikan lagi niat Risma dan menjelaskan bagaimana pekerjaan disini.
''Em insyaallah saya siap kok Pak, saya memang membutuhkan pekerjaan ini sangat butuh jadi tidak masalah kalau memang pekerjaan nya cukup berat juga.'' jawab Risma
Pria yang mengurus Restauran merasa terenyuh dengan kegigihan Risma pada akhirnya Risma pun di terima juga kerja di Restauran tersebut.
''Baiklah kamu saya terima bekerja disini.'' ucap yang mengurus pelamar itu.
''Bapak serius kan menerima saya disini ?'' tanya Risma untuk memastikan
''Iya dan mulai hari ini bisa langsung bekerja kok, oh ya silahkan ini di isi formulirnya sesuai identitas kamu.'' Pria tersebut memberikan secarik kertas kepada Risma.
''Alhamdulillah terima kasih banyak pak.''
''Sama-sama.'' pria itu balas tersenyum.
Risma sudah mengisi formulir nya dia memasukkan namanya juga alamat dan tanggal lahir nya, kemudian setelah itu ia mulai bekerja dengan melayani pengunjung Restauran itu.
Salah satu pelayan senior pun mengajarkan Risma, dimana membuatkan minuman ataupun cara melayani ya memang terlihat seperti biasa dimana orang-orang melayani pembeli.
Risma sudah menyelesaikan tugasnya melayani para pengunjung karena tidak ada lagi maka dia pun ikut duduk dengan pelayan lain yang tidak jauh dari pintu masuk agar bisa tahu saat ada pengunjung datang.
Tak lama ada seorang pria tampan gagah masuk ke Restauran itu, Risma pun langsung berdiri dan akan melayaninya tapi tiba-tiba tangannya di cekal teman kerjanya.
''Mau kemana kamu?'' tanya Novi namanya
''Loh itu kan ada pengunjung datang Nov.'' ucap Risma menunjuk pada Pria lewat ekor matanya.
''Tidak perlu, itu bukan pengunjung yang mau makan.'' ujar Novi
''Eh bukan ya, terus itu siapa?'' tanya Risma bingung
__ADS_1
''Itu adalah Tuan Loius, pemilik Restauran ini tahu sudah kamu duduk lagi saja.'' ucap Novi memberitahu Risma bahwa Pria tersebut ternyata pemilik tempatnya bekerja.
''Oh itu pemiliknya.'' gumam Risma dan duduk kembali.