
"Mbak, Mas, Aku udah siap." tiba-tiba ucap Reva menghampiri Kakaknya yang sudah bersiap dengan pakaian yang diberikan oleh Daniel sebelumnya untuk pergi ke pesta pernikahan Dhika nanti.
Mata Risma langsung terbelalak melihat adiknya memakai baju gaun itu dan juga ternyata ikut. Kemudian Risma melirik kearah Daniel meminta penjelasan tentang semua ini.
"Sayang tadi dia ingin ikut, yasudah Aku ajak lah dia, tidak ada salahnya kan?" dengan entengnya Daniel berkata seperti itu.
"Dari mana dia tau kita akan pergi mas?" tanya Risma dengan tatapan menyelidik.
"Ouh itu, Aku ijin sama ibu mu mau pergi eh si Reva dengar dan maksa minta ikut, ya Aku gak bisa nolak. Lagian kasian sayang dia katanya bosan di rumah." ujar Daniel tentu itu hanya alasan saja.
"Kamu benar mau ikut Dek?" kali ini Risma bertanya pada Reva
Reva pun segera menganggukkan kepalanya "Iya bener Mbak aku mau ikut, boleh ya Mbak." mohon nya.
"Tapi Rev, disana tuh pasti banyak orang dewasa di banding anak seumuran kamu Mbak merasa khawatir Rev." ujar Risma.
"Sayang kamu jangan khawatir kan itu, kata siapa disana hanya orang dewasa saja, akan banyak yang membawa anak-anak dan mungkin seumuran recall juga ada." Daniel menyahut sambil mendekap bahu Risma agar Istrinya tidak cemas.
"Ya tapi tetap saja aku takut, mas." ulangnya
"Kan ada aku juga kamu yang jaga dia," balas Daniel
"Iya sih, tapi aku juga kan harus jaga kamu dengan benar-benar." kata Risma
"Aku udah bisa jaga diri kok sayang." kata Daniel
"Ah tidak kata siapa kamu bisa jaga diri, Aku tau kelakuan kalian dan aku harus benar-benar jaga kamu agar tidak mabuk." ucap Risma
"Mbak, Mas, jadi kita jadi pergi gak nih?" Reva memotong perdebatan kecil pasangan itu.
"Kapan Mbak bilang kamu boleh ikut." ucap Risma
"Mbak ihh, aku udah cantik gini masih gak dibolehin." Reva pun cemberut
"Udah yuk pergi keburu malam nih." ajak Daniel
__ADS_1
"Ok, let's go!" sahut Reva yang berjalan di depan
"Heh belum juga di beri izin." kata Risma melihat tingkah adiknya
"Sayang sudah ya, kasihan dia." Daniel membujuk
"Aku jadi curiga padamu Mas." ucapnya dengan mata mendelik
"Curiga apa sih, aku gak lakukan apa-apa." Daniel segera mengelak
"Pokoknya awas saja ya, kalau kamu merencanakan sesuatu." kata Risma memberikan sedikit ancaman.
"Hm tidak kok, rencana apa."
Mereka pun berpamitan pada Bu Maya dan berjalan menuju mobil kemudian pergi ke hotel dimana acara pernikahan akan dilangsungkan.
Tidak lama kemudian tiba juga mereka di hotel yang mewah dan bernuansa penuh dengan bunga putih.
"Wahh mewah sekali ini tempatnya, Mbak kenapa dulu kamu gak minta pas nikah seperti ini Mbak? Aku yakin deh mas Daniel mampu kayak gini juga kan?" Reva menyeletuk sambil melihat-lihat dekorasi ini.
"Bagi Mbak semua ini gak penting Rev," kata Risma
"Masih bocil kamu udah bahas itu, Mbak gak terlalu mementingkan semua ini karena bagi Mbak itu yang terpenting adalah bagaimana suami Mbak nya, ya Mbak hanya ingin dia sayang dan tulus udah gitu aja." jelasnya.
"Yaa itu sih kudu mbak, cuma menurut ku pesta juga ya harus." ucap Reva
"Mungkin untuk orang atau pasangan yang saling cinta itu harus, tapi kan nasib Mbak beda dari yang lain Rev, jadi Mbak hanya menginginkan ketulusan nya saja." ujar Risma sambil melirik pada Daniel.
"Hm, aku setuju dengan yang kamu katakan sayang, tapi apa kamu sudah merasa aku tulus padamu kan?" sahut Daniel
"Menurut mu, kamu sendiri udah tulus belum ?" Risma balik bertanya
"Kan kamu yang merasakan nya." balas Daniel
"Alhamdulillah sudah, tapi aku minta kamu jangan berubah." pinta Risma
__ADS_1
"Tidak akan sayang, kamu bisa pegang janji ku." balas Daniel dengan serius
"Iya Mas, semoga ya."
"Hm." mereka pun berpelukan.
"Mas!" tiba-tiba Risma memekik
"Ya kenapa, kamu buat mas jantungan." Daniel kaget
"Mas, si Reva mana?" tanyanya sambil celingukan.
'Duh!' Daniel menepuk jidatnya apa ini ulah seseorang.
"Aku ... juga gak tau sayang," jawab Daniel
"Rev?"
"Dimana kamu?"
"Mas, cari dia mas, aku takut dia nyasar atau di bawa orang jahat ayo Mas!" Risma panik
"Sayang sayang, kamu tenang dulu Ok! Jangan panik dan khawatir, aku cari dia, tapi kamu gimana?" Daniel kini yang mencemaskan istrinya.
"Aku tunggu disini, aku bisa jaga diri mas, tapi ayo cepat cari Reva mas, aku takut." ucapnya sambil duduk namun tidak bisa tenang.
"Ok ok aku cari, tapi kamu janji jangan pergi kemana-mana ok!"
"Hm mas, cari sampai ketemu ya!"
"Iya sayang, kamu tunggu disini." Daniel pun segera pergi untuk mencari Reva.
Saat mencari kesana sini dan benar saja dugaannya Reva bersama seseorang yang dia kenal.
'Ah sialan.' umpatnya jelas karena Daniel capek sampai hos hosan mencari adik iparnya taunya lagi duduk bersama Loius.
__ADS_1
Daniel pun menghampiri dua orang itu.
"Lu, bisa nahan diri gak sih, bikin bini gue jantungan aja Lo." umpatnya sambil menepuk dengan keras pundak Loius.