
Seseorang membuka pintu ruangan dimana Daniel sedang di rawat.
Daniel juga Risma langsung menolehkan kepalanya ke arah pintu, tapi ada dua pasang mata yang terkejut saling bertemu.
''Kamu, bagaimana ada disini ?'' tanya Pria yang baru datang pada Risma.
''Aku ... Bapak sendiri kenapa kesini?'' tanya balik Risma
''Saya sahabatnya Daniel, makanya saya ada disini lalu kamu?''
''Em, itu Pak, aku ... '' Risma kesusahan menjawabnya
''Niel, apa ini?'' kini Loius bertanya kepada Daniel
''Dia adalah istriku.'' Daniel menyeletuk dan mengejutkan semuanya.
''Apa?'' pekik Risma
''Apa?'' begitu juga Louis kaget
''Lo jangan bercanda, Daniel.'' peringat Louis menatap tajam pada Daniel.
''Gue gak bercanda, dan gue emang mengatakan yang sebenarnya.'' ujar Daniel sangat datar dan merasa tidak ada salah dengan yang ia ucapkan.
''Jangan ngaku-ngaku.'' desis Risma menatap jengah pada pria itu, tapi Daniel masih menunjukkan wajah datarnya.
''Niel, sekarang katakan kenapa bisa Lo jadi seperti ini apa yang terjadi?'' Loius mulai serius
Lalu Daniel menceritakan yang ia ingat, ''Kita semalam ikut pesta kan, dan gue disana sampai pagi lalu gue berniat pulang subuh tadi ke rumah Istri gue, tapi sayang gue gak bisa mengerem dan akhirnya gue nabrak tuh pohon.'' jelas Daniel sambil melirik pada Risma ketika menyebut kan wanita itu istrinya lagi.
Risma langsung membelalakkan matanya tak percaya dengan bualan Pria ini.
''Berhenti menyebutku ini Istrimu, kita tidak sedekat itu Dan kita juga tidak saling mengenal jadi stop bicara omong kosong.'' ucap Risma dengan suara keras
''Dan apa kalian saling kenal?'' lanjutnya menatap Louis, Daniel bergantian.
''Sayang, kamu kenapa dari tadi marah-marah hm? Suamimu sedang sakit ini. Tentu kita saling kenal bahkan di malam panas kita dulu, Louis ada di tempat itu juga sayang.'' ucap Daniel sungguh menyebalkan dan tak tahu malu.
Risma sangat muak melihat wajah itu, ingin rasanya dia menampar bibir nya yang sudah mengatakan kebohongan.
''J-jadi kalian ini saling kenal dan sedekat itu.'' Risma berdecak tak percaya.
__ADS_1
''Benar Risma, saya dengan nya bersahabat.'' Louis membenarkan.
''Aku benar-benar tidak percaya ini.'' gumam Risma seraya geleng-geleng kepala.
''Tapi Niel, guee masih belum mengerti apa maksud Lo itu Daniel, Istri apa? Kapan Lo kawin Daniel? Gue rasa Lo ini jadi ngaco.
''Gue gak ngaco, gue masih waras dan ingat dengan sekuat ini.'' sahut Daniel
'' apa efek dari menabrakkan mobil Lo ke pohon itu membuat ingatan Lo rusak Niel?'' bahkan Louis keheranan dengan sikap Daniel dan ucapannya itu, tiba-tiba saja mengatakan sudah menikah dengan wanita yang bekerja menjadi pelayan di restoran nya.
''Gue serius Loius, gue gak sedang bicara omong kosong. Apa Lo ingat tentang dia yang sedang hamil?'' ucap Daniel pada Louis seraya menunjuk Risma.
''Ya, gue ingat. Risma memang sedang hamil, lalu?'' ucap Louis
''Dan itu adalah anak gue, dia sedang mengandung benih gue. Apa Lo ingat juga tentang dia yang sudah punya suami?'' ujar Daniel semakin berani mengaku-ngaku.
Risma menatapnya tak percaya, wajah wanita itu sudah memerah menahan amarahnya.
''Hm, gue juga ingat Risma ini memang sudah menikah dan punya suami, tapi apa hubungannya dengan Lo? Daniel, jangan bilang kalau Lo adalah ... ?''
''Tepat sekali Bro, gue ini adalah suaminya Risma. Dia itu Istri gue.'' ucap Daniel semakin keterlaluan.
''Cukup!'' Risma berteriak keras hingga suaranya memenuhi ruangan itu.
''Gue masih bingung, bagaimana bisa Lo dan dia ... '' sahut Louis
''Gini saja biar gue jelaskan sama Lo, dia ini adalah guru nya si Yuizi itu benar. Dan wanita ini adalah wanita yang malam itu datang ke rumah kakek Doni, juga wanita ini lah orang yang sudah menggoda gue malam itu, ternyata dia hamil anak gue, dan kita sudah menikah secara diam-diam sebulan yang lalu.'' Daniel menceritakan kebohongan lagi.
''Aku bilang berhenti omong kosong, Pak kau percaya padaku bukan. Aku tidak seperti itu Aku juga bukan Istri Pria ini, aku tidak kenal dengan nya.'' ucap Risma berharap Louis mempercayainya.
''Risma, saya ingin bertanya satu hal kepadamu.'' ujar Loius
''Apa Pak, andalan ingin bertanya apa?'' ujar Risma segera
''Bukankah kau ini adalah Guru di sekolah itu, dan apa kau juga wanita yang malam itu di tiduri oleh Daniel? Jawab saya Risma!'' itu yang ingin Louis tanyakan pada Risma.
''Itu ... Itu memang benar, Aku adalah Guru nya Yuizi disana. Tapi aku bukan seorang wanita penggoda seperti pria ini tuduhkan padaku.'' Risma berusaha membela dirinya sebisa mungkin.
''Sorry Risma, apa kejadian malam itu benar itu adalah kamu?'' kembali tanya Louis kini wajahnya semakin ia tunjukkan serius.
Risma menutup matanya sejenak untuk menghalau rasa geram dalam benaknya, mungkin ini lah saatnya dia jujur pada pria ini atau bahkan pada dunia.
__ADS_1
''Ya! Itu adalah Aku.'' jawabnya lantang
''Kamu serius Risma?'' Loius kaget
''Ya! Aku tidak berbohong, memang itu adalah Aku yang bo-doh datang ke rumah itu lalu bertemu dengan bajingan ini.'' ucap Risma.
''Kau!'' pekik Daniel tak terima dengan ucapan Risma
''Daniel, Jaga sikapmu! Dia ini perempuan.'' tegur Loius
''Lalu apa kau hamil anaknya juga?''
Risma masih bergeming.
''Bicara saja, saya akan membantumu.'' bujuk Loius
''Itu ... Sebenarnya ... Aku ... Ini ... Ini memang anak dia.'' ungkap Risma mengejutkan Daniel, yang tadinya hanya mengaku-ngaku untuk melancarkan rencananya. Tapi hal tak terduga pun justru terungkap, wanita justru mengatakan kenyataannya dengan mengatakan bahwa anak itu memang anaknya.
''Kau serius?'' tanya Daniel, wajahnya terlihat pucat
''Aku mengatakan yang sebenarnya.'' ucap Risma
Daniel diam sejenak dia benar-benar masih shock tapi detik kemudian ia tersenyum miring dan kembali memiliki rencana.
''Sudah gue katakan sebelumnya bukan, kalau memang ini adalah anaknya gue, jadi sekarang Lo percaya kan Louis soal Risma.'' Daniel bicara pada Loius.
Untuk sekarang mungkin sebaiknya Loius percaya saja kepada temannya ini, walaupun dia masih ragu.
Polisi pun datang dan menanyakan apa yang terjadi sebelumnya dan bagaimana bisa Daniel menabrak pohon itu.
Daniel memberikan pernyataan kepada polisi bahwa dia sedang banyak pikiran makanya dia mabuk dan menabraknya pohon itu, juga Daniel lagi-lagi menyebutkan bahwa Risma adalah istrinya mereka sedang tidak baik-baik saja, alias sedang ada masalah makanya Daniel mabuk lalu saat pulang ke rumah Risma sayangnya dia menabrakkan mobilnya ke pohon.
Polisi membebaskan Daniel karena Loius membawa seorang pengacara dan sudah membayar denda akan perbuatan Daniel ini, itu semua atas permintaan Daniel yang memohon pada Loius untuk membebaskan nya.
''Tapi dengan satu syarat, Niel.'' ucap Louis tadi
''Apa syaratnya Loius, gue akan lakukan apapun itu asal Lo mau bantu gue.'' ucap Daniel
''Lo harus tinggal di rumah Risma bukan kah kalian sudah menikah. Dan juga gue ingin Lo menikah ulang dengannya, secara resmi. Bagaimana Lo bersedia tidak?'' itu syarat yang Loius layangkan pada Daniel.
Mau tidak mau akhirnya Daniel pun setuju dengan syarat itu, tapi ia lakukan semua ini karena semata-mata ingin kebebasan dan juga tidak mau di penjara, akhirnya Daniel menerima penawaran dari Loius dan dia pun bebas.
__ADS_1
Lalu bagaimana dengan Risma, Risma sendiri dia tidak tahu kesepakatan antara Loius dan Daniel, karena mereka berbicara hanya berdua dan tertutup.