Terikat Bersama Paman Muridku

Terikat Bersama Paman Muridku
Suara Daniel di toilet


__ADS_3

Semua pelayan menunduk hormat pada Louis yang merupakan pemilik Restauran ini, begitu juga dengan Risma yang mengikuti semua temannya ia juga ikut menunduk.


Risma tidak ingat siapa pria yang barusan lewat itu, padahal waktu itu mungkin dia pernah melihat wajahnya namun dia kurang jelas memperhatikan wajah Loius waktu itu sehingga dia lupa lagi dengan Louis yang merupakan temannya Daniel.


''Kamu lihat tadi pemilik Restauran ini.'' ucap Novi setengah berbisik pada Risma


''Hm aku melihatnya kenapa memangnya ?'' tanya Risma


''Dia tampan sekali bukan, dia juga orang kaya lihat saja Restauran mewah ini itu adalah miliknya.'' ucap Novi


''Iya sih memang tampan, tapi apa benar ini milik dia? Maksudku asli atas nama dia atau hanya di wariskan ORAng tuanya ?'' ujar Risma meragukan


''Ssttt jangan keras-keras kamu ngomong kaya gitu Risma, ini memang asli miliknya awas kamu bicara begitu lagi nanti ada yang mengadu dan Pak Loius tersinggung.'' tegur Novi


Risma refleks menutup mulutnya dengan rapat ia takut juga bila di hari pertama ia bekerja justru malah bisa-bisa di berhentikan tentu Risma tidak mau itu terjadi.


Louis datang ke ruangan Wisnu uang merupakan HRD di tempat itu sekaligus asisten Loius yang mengurus Restauran nya.


''Selamat datang Bos.'' ucap Wisnu langsung berdiri menyapa Loius


''Iya, bagaimana Restauran Pak semua aman ?'' tanya Loius oh ya Wisnu ini umurnya di atas Louis.

__ADS_1


''Aman Bos , tidak ada masalah keuangan juga semakin meningkat dan juga para pelayan semua aman, eh tapi hari ini ada pegawai baru melamar kesini Pak bos dan saya menerimanya karena dia sedang membutuhkan pekerjaan ini.'' jelas Wisnu


''Lakilaki atau perempuan Pak Wis?'' tanya Loius


''Perempuan Pak bos, sebelumnya sih dia hanya pernah bekerja menjadi guru katanya dan tidak punya pengalaman apa-apa lagi, tapi Pak bos saya lihat sepertinya Wanita itu orang yang gigih dia tidak memikirkan pekerjaan yang berat asal dia di terima pekerjaan ini katanya sudah sangat senang.'' ucap Pak Wisnu


''Saya mau lihat formulir nya perempuan itu.'' pinta Louis


''Sebentar, ah ini formulir nya Pak bos.'' Wisnu menyodorkan kertas.


Louis menerima dan mulai membaca isi formulir wanita itu.


'Tunggu dulu, sekolah ini seperti sekolah nya si Yuizi iya kan, apa WANita itu mantan guru disana?' tebak Louis dalam hati


'Aku coba tanya sama di Daniel saja barangkali dia tahu , ya ku tanyakan saja nanti.' lanjut Loius


**


Tidak terasa sudah dua bulan ini Risma bekerja di Restauran itu, memang semakin lama pekerjaan ini membuat Risma terasa melelahkan tapi wanita itu tidak pernah mengeluhkan nya dan selalu bersyukur karena dia masih punya penghasilan.


Saat Risma ke toilet dia tidak jadi keluar dari toilet ketika mendengar suara dua orang seperti beda jenis kelamin itu.

__ADS_1


''Pokoknya aku tidak mau putus.'' ucap si wanita


''Putus? Hahaha, memang sejak kapan kita ada hubungan ? Sejak kapan kau menjadi kekasih ku wanita sialan, kau itu hanya wajah pemuas ku saja jadi jangan pernah mengaku menjadi kekasih ku, dan ya bukankah kau tahu posisi mu kalau sudah selesai kita tidak ada apa-apa lagi setelah kau puaskan aku kau tidak ada hak bertemu dengan ku lagi, jadi minggir dari hadapan ku.'' pekik seorang pria


''Tidak sayang, aku gak mau aku mencintaimu aku menginginkan mu kita jangan Selasa ku mohon.'' pinta si wanita dengan memohon.


Kenapa ada wanita yang seperti itu, memohon pada pria, dia tidak punya malu sekali. batin Risma


Bukan niat Risma untuk menguping tapi dia malu sendiri bila keluar saat ada orang yang sedang bertengkar.


''Sial sekali darimana si Dika dapatkan wanita murahan Seperti ini, memalukan dan menjijikkan sekali.'' umpat si pria


Entah kenapa aku seperti tidak asing dengan suara orang ini. batin Risma


''Singkirkan tangan kotor mu dariku, dan jangan lagi mendatangiku Wanita murahan cihh.'' umpat si pria lalu mendorong wanita itu hingga tersungkur di lantai


''Daniel, kamu tidak bisa lepas dari ku Daniel!'' teriak si wanita tapi Daniel tidak perduli dan pergi begitu saja.


''Daniel? Nama itu ... Seperti nama ... Oh cckkk, pantas aku seperti tidak asing dan memang ternyata dia adalah Pria pengecut, kejam itu.'' ujar Risma ingat pada seseorang yang dia benci.


''Tapi sedang apa dia disini bersama seorang wanita ? Ah itu bukan urusan mu Risma, terserah dia saja.'' Risma mencoba untuk tidak memikirkan itu.

__ADS_1


__ADS_2