
Risma benar-benar tidak tahu apa yang sudah dia perbuat pada burung Daniel, yang telah meremasnya kuat.
Juga Daniel malah merasa apakah Risma sengaja melakukan ini? Untuk berbalas dendam akibat perbuatannya dulu hingga menghamili Risma.
''Mungkin benar dia mau balas dendam.'' monolog nya
Selama dia hari ini Risma tidak berangkat kerja karena masih di berikan cuti oleh Louis, cuti menikah.
Sebenarnya wanita itu di berikan cuti untuk satu Minggu, namun dia akan sangat bosan akhirnya Risma pun memutuskan untuk bekerja hari ini.
''Kamu mau kemana? Sudah siap-siap gitu?'' tanya Daniel berada di ambang pintu kamar Risma.
Risma melirik ke Daniel lewat kaca di depannya kemudian menjawab, ''Aku akan pergi bekerja lagi.''
''Kenapa cepat sekali kamu bekerja lagi?'' kata Daniel.
''Iya karena aku rasa bosan saja hanya diam di rumah.'' kata Risma
''Apa karena ada aku disini kamu jadi merasa bosan?'' tuduhnya
''Tidak lah, bukan karena kamu. Memang beneran Aku bakal bosan kalau seharian disini saja tanpa melakukan aktivitas lain.'' jelas Risma dan tak membenarkan apa yang dipikirkan Daniel
''Gitu ya,'' kemudian Daniel jadi berpikir dia juga harus kembali bekerja masa dia kalah sama perempuan.
''Ayo biar ku antarkan kamu kesana.'' tiba-tiba Daniel menawarkan.
__ADS_1
''Tidak perlu aku bi---''
''Sstt, jangan menolak! Sudah ayo!'' paksa Daniel
''Ya baiklah, kalau kamu maksa.''
Risma pun pergi di antarkan oleh Daniel ke restauran milik sahabatnya.
''Aku bukan maksa kamu untuk ikut, tapi aku hanya gak mau anak dalam kandungan mu itu kenapa-kenapa dan juga ku lakukan ini agar kalian aman.'' kata Daniel
''Tunggu deh, sejak kapan ya kamu jadi baik gini? Perasaan kemarin itu kamu masih jahat dan gak perduli.'' tanya Risma
''Oh apakah kau keberatan dan tidak suka bila aku jadi baik hah, dan kau mau aku kasar lagi gitu?'' balas Daniel mungkin tersungging.
''Tidak, bukan seperti itu. Kenapa kamu marah sih aku senang kok kamu jadi pria yang baik cuma agak heran.'' kata Risma
''Aku masuk dulu ya,'' pamitnya ketika sudah sampai di depan restoran.
''Iya jaga dirimu baik-baik, nanti aku jemput lagi.'' ucap Daniel
''Eh iya, kamu mau kembali ke rumah?'' sebelum Pria itu pergi Risma bertanya dulu padanya.
''Tidak, aku akan pergi dulu ke suatu tempat.'' jawabnya
''Mau kemana?'' Risma jadi ingin tahu dia akan kemana.
__ADS_1
''Ada urusan yang harus aku lakukan dulu, nanti ku ceritakan saat di rumah.''
''Ouh yaudah, hati-hati dan semoga lancar urusan mu itu.''
''Ya, thanks Bu Guru.''
''Huum,''
Daniel pun berlalu pergi sementara Risma dia masuk kedalam, dan langsung di sambut pertanyaan oleh teman baiknya yaitu Titaa. Maaf kalau salah othor lupa 😄
''Hei Ris, darimana aja kamu dua hari ini gak masuk, kau tau gak kau itu membuatku khawatir." tanya Tita sambil mengomel.
''Eh Ta, maaf ya aku gak kasih kabar padamu. Kemarin aku lagi ada urusan dikit jadi gak masuk kerja dulu.'' balas Risma tidak mengatakan yang sebenarnya, dia masih belum mau menceritakan kehidupan pribadinya.
''Ah gitu, tapi kamu kan bisa cerita kalau ada masalah atau apa gitu sama aku, Risma.'' ujarnya Tita
''Hmm Tita, ini bukan masalah besar hanya ada urusan dikit saja kok.''
''Yasudah tapi semua sudah beres kan? Urusan mu itu?''
''Udah, dan semua lancar .''
''Syukurlah Ris, kini aku merasa lega.''
''Makasih ya udah mengingat ku,'' ucap Risma sembari tersenyum
__ADS_1
''Sama-sama, itu pasti dong Risma kita kan sahabat.'' balas Tita.
Maaf ya Tita, aku belum bisa Cerita masalah hidupku ini padamu, walaupun kamu adalah orang baik aku tahu itu. batin Risma