
Seorang pria yang sedang tidur dengan nyenyak merasa terganggu akibat tepukan beberapa kali di pundaknya.
''Eeuh.'' dia melenguh juga masih sangat mengantuk.
''Bangun sudah siang.'' ucap seorang wanita terdengar olehnya.
''Hoamm sudah siang ya.'' katanya sembari menguap lebar.
''Iya ini udah siang kamu bisa terlambat masuk kerja.'' ucap Risma
''Haduh iya aku lupa sekarang ini aku kan sudah kerja.'' kata Daniel dan langsung duduk kemudian menatap pada Risma.
''Maaf ya aku telat bangun.''
''Iya gak apa-apa, tapi kamu kenapa sepertinya masih ngantuk banget ya? Apa tidurmu semalam tidak nyenyak atau kamu susah tidur?'' tanya Risma.
''Ouh itu, em bukan kaya gitu kok.'' Daniel menjawab dengan sekenanya.
''Yasudah cepat lah mandi Aku tunggu di ruang makan ya nanti kita sarapan bersama tapi jangan lama, lihat jam sudah siang.'' ucap Risma mengingatkan seraya menunjuk jam di dinding.
''Hm baiklah aku mengerti.'' balasnya sambil beranjak menuju kamar mandi.
Kenapa pagi ini ada drama telat bangun itu karena ternyata Daniel semalaman tidak bisa tidur dengan nyenyak. Dia merasa kesakitan tubuhnya akibat tidur di tempat yang agak lepek jauh seperti tempat tinggalnya dulu. Jadi karena itulah Daniel bangun kesiangan sebab kurangnya tidur.
__ADS_1
Selesai mandi, Daniel menghampiri Risma juga mertuanya namun tidak ada Reva mungkin sudah berangkat sekolah.
''Maaf Bu, Aku baru bergabung.'' ucapnya sembari duduk di samping Risma.
''Tidak apa-apa Nak Daniel, oh ya apa tidurmu semalam tidak nyenyak Nak?'' tiba-tiba tanya Bu Maya.
''Nyenyak kok Bu.'' balasnya mengambil roti dari tangan Risma.
''Iya syukurlah kalau nyenyak mah, hanya ibu takut saja kamu tidak nyenyak dan tidak nyaman tidur di luar setiap hari pasti tidurmu sangat tidak enak ya.'' ujarnya Bu Maya seolah tahu penderitaan Daniel semalam.
Daniel tertegun mendengarnya apakah mertuanya ini tahu bahwa dia semalam susah tidur ya? Pikirnya Daniel.
''Tidak Bu, aku benar nyaman tidur diluar kok gak masalah Bu.'' jawab Daniel tidak enak saja bila dia menjawab jujur walaupun memang benar yang dikatakan Bu Maya.
''Tidur dikamar yang mana ya, Bu?'' Daniel bertanya.
''Itu di kamar Istrimu, sebenarnya itu harusnya menjadi kamar mu juga loh Nak, cuma mungkin Risma masih belum siap untuk itu tapi Ris, kamu juga coba pikirkan suamimu itu jangan terlalu egois.'' nasihat nya Bu Maya pada Risma.
''I-iya Bu aku juga mengerti hanya saja aku masih takut Bu.'' ujar Risma lirih.
''Sudah Bu tidak masalah, mungkin Risma butuh waktu untuk menerima saya sepenuhnya saya sangat paham bagaimana perasaannya.'' Daniel menimpali.
''Yasudah Ibu serahkan pada kalian berdua yang menjalani hanya saja Ibu berikan saran pada kalian agar hubungan kalian lebih ada kemajuan.'' ucap Bu Maya.
__ADS_1
''Tolong berikan aku waktu.'' pinta Risma sungguh-sungguh.
''Iya sudah tidak apa-apa jangan terlalu dipikirkan ok, aku siap menunggumu membuka hati.'' ucap Daniel.
''Iya makasih.'' ucapnya tulus sembari tersenyum.
''Hm sama-sama.'' sahut Daniel.
***
Hubungan pernikahan Risma dan Daniel sudah tiga bulan ini, dan sebentar lagi kehamilan Risma akan memasuki ke tujuh bulan. Tidak lama lagi mereka akan mengadakan pesta Tujuh bulanan si jabang bayi.
Risma masih bekerja karena kehamilannya ini tidak membuat dia kesusahan bergerak juga karena keadaan perutnya tidak terlalu besar padahal sudah berusia tujuh bulan.
Itu karena Risma memiliki tubuh yang tinggi sehingga kehamilannya tidak kelihatan sudah memasuki tujuh bulan.
Juga hubungan mereka sudah mulai membaik tidak lagi canggung dan semakin dekat saja saling menghargai saling percaya.
Walaupun mereka masih belum melakukan hubungan layaknya suami istri didalam kamar tapi mereka mulai membuka diri bahwa mereka memilih ikatan sehingga tidak ada dari mereka yang bermain-main dengan lawan jenis lainnya.
Tapi tanpa Risma dan Daniel ketahui bahwa ada seorang pria yang diam-diam menyukai Risma, apalagi selalu melihat tubuh Risma yang montok akibat hamilnya itu membuat Pria tadi suka pada Risma, ditambah Risma memiliki kepribadian yang tangguh dan mandiri sehingga membuat si pria semakin suka dan mendamba.
Siapakah dia ?!
__ADS_1