
Lizty tidak berani lagi muncul di hadapan Rendra. Dia pun memutuskan kontrak kerja sama di perusahaan Rendra, karena tidak berani lagi bertatapan dengan Rendra. Dia dan ibu nya kembali ke apartemen mereka.
Hikmah dari semua ujian rumah tangganya membuat Syahila semakin dewasa dan semakin mencintai suaminya, ketakutannya di tinggal Rendra hanya membuat hatinya tidak tenang, rasa takut yang berlebih membuat akal sehat tidak berfungsi.
Kehidupan rumah tangga Syahila dan Rendra semakin bahagia. Bisnis Rendra pun semakin berkembang.
" Aku tidak menginginkan apapun lagi Tuhan, cukup Syahila ku dan anakku di sampingku," Kata Rendra mengencangkan pelukannya pada Syahila.
"Terimakasih atas semuanya mas," lirih Syahila.
"Terimakasih juga sayang ..., namun jika Tuhan memberikan kebahagiaan lain aku sangat bersedia menerimanya," Seru Rendra.
"Apa mas mau tambah istri?" Wajah Syahila masam.
"Istri cukup kamu sayang, yah ... kali aja dapat bonus lainnya, adik buat Reyhan mungkin," Seru Rendra.
Syahila tersenyum dan menenggelamkan wajahnya dalam pelukan Rendra.
__ADS_1
________
Hubungan Denny dan Lizty semakin dekat, setiap hari acara gosip selalu mengabarkan kedekatan keduanya, karena Lizty artis dan Denny pengusaha terkaya di kota ini.
Karier Lizty semakin bersinar, karena hubungan asmaranya dengan pengusaha terkaya di kota ini. Denny juga dapat ke untungan, bisnisnya semakin berkembang, kedekatannya dengan Lizty sangat menguntungkan bagi usahanya.
Denny dan Lizty pun menikah, Lizty dan Ambar tinggal di rumah mewah pemberian Denny, kesombongan Ambar semakin menjadi-jadi, karena kareir Lizty semakin bersinar, dan memiliki menantu terkaya di kota ini.
Namun mempunyai istri cantik, seksi artis pula, tidak merubah sedikit pun kebiasaan buruk Denny, dia tetap datang ke tempat langganannya untuk bercinta liar dengan wanita yang dia inginkan.
Wanita cantik di kantornya saja tak luput jadi mangsa Denny, jika mereka tergiur dengan uang yang Denny berikan. Bukan cuma uang, tapi mobil bahkan jabatan Denny berikan jika dia menginginkan wanita itu.
Lizty hanya mengira Denny sosok yang sangat pengertian karena tidak pernah menuntut banyak hal padanya.
***
Effan tengah menanti kelahiran anak pertamanya dengan Monica. Effan fokus dengan kehidupannya, karena Rendra benar-benar bahagia bersama Syahila.
__ADS_1
Effan akan bertugas ke luar negri, karena dia di beri Rendra saty perusahaannya yang berkebang di negri itu. Effan dan Monica pun akan menetap di luar negri jika bayi mereka sudah bisa dibawa bepergian jauh.
Usia bayi Effan dan Monica 3 bulan, mereka pun bersiap pergi ke luar negri, dan akan menetap di sana. Rendra dan Syahila mengantar Effan dan Monica ke bandara.
"Fan, maafkan aku, hanya ini yang mampu aku beri untukmu, ini tidak sebanding dengan pengabdianmu selama ini," Kata Rendra.
"Ini terlalu berlebihan pak, menjadi pegawaimu saja aku sudah bahagia, kenapa anda memberiku perusahaan," Kata Effan.
"Jalankan perusahaanmu dengan baik Fan, untuk anak dan istrimu, bahagiakan mereka," Seru Rendra.
"Pasti pak. Nona, bahagiakan selalu bos ku, dia orang yang sangat baik," Kata Effan memandang Syahila.
"Apa aku pernah menyakiti bos mu duluan?" Tanya Syahila.
"Oh, maaf, aku lupa, bos ... jangan melakukan kebodohan lagi, karena aku tidak ada di sampingmu lagi," Kata Effan.
Mereka semua berpelukan sebelum berpisah, Effan dan Monica pun pergi dari kota ini, bersama bayi mereka.
__ADS_1
*******
Siap-siap hati untuk maki-maki Author, yang siap nahan emosi, silakan lanjut 😆😆😆😆😆