Terjebak Bersama Sumpah Cinta

Terjebak Bersama Sumpah Cinta
Bab 77. Perkembangan Naura.


__ADS_3

Denny pulang dari bar dengan perasaan yang sangat bahagia. Dia lega bisa membantu Rendra melepas Gabby. Setelah masuk kamar ternyata Kamla belum tidur.


"Papi dari mana?" sapa Kamla terseyum menyambut Denny.


"Papi habis bantu Rendra dan Syahila agar bisa bersama, si Gabby sudah pergi dari Rendra. Papi berharap semua ini bisa menebus walau hanya secuil dari kesalahan besar yang Zhey lakukan pada mereka," lirih Denny.


"Terus bagaimana? Apa berhasil?"


"Sukses sayang, semoga mereka bisa bersama kembali," seru Denny.


Kamla tersenyum melihat wajah suaminya yang nampak sangat bahagia.


"Kita harus merayakan ini sayang, bersama Denny jonior," seru Denny membelai perut buncit Kamla.


"Aku ingin merayakan kebahagiaan ini bersama istriku tercinta," kata denny membelai-belai istrinya.


"Tapi ... seperti biasanya ya sayang ... hati-hati, sekarang aku hamil, kamu tidak boleh liar seperti awal pernikahan dulu," lirih Kamla.


"Makasih sayang ... tapi jangan merintih sayang ... aku takut ibu mengamuk di pintu itu," kata Denny.


"Kita coba, apa aku bisa membungkam mulutku."


Denny menyeringai melihat kelakuan istrinya yang menantang dirinya.


"Oh yaaa, apa aku bisa mode senyap ya..?, bukankah biasanya papi selalu memintaku untuk menjerit?" seru Kamla.

__ADS_1


"Andai di rumah ini cuma kita berdua, kalau kedengaran mama, runyam deh ... mainnya mode senyap saja ya sayang ...." lirih Denny.


"Heemm ... kita lihat nanti ...." lirih Kamla.


Denny mendalami keinginannya.


...........


Pagi-pagi, Harri datang menjemput Naura dan Lee di ruko Syahila. Naura selalu memanggil Lee dengan panggilan mama. Setelah semua selesai mobil Harri membawa Naura Lee. Sedang mobil Safa di tumpangi kedua pembantu mereka.


Kini Aleena sampai di rumah Harri, Naura selalu menempel pada Aleena, hingga sesekali Harri curi-curi pandang memandangi Lee dan Naura.


aleena menangkap pandangan hari yang memandanginya,


"Dia kuliah di luar kota," jawab Harri.


"Maaf, kamar saya di mana?" Tanya Lee.


"Kamar kamu persis di sebelah kamar Naura." jawab Harri.


"Lho kok mama tidak di kamar papa? Mama papa itu harusnya berbagi kamar," Naura protes.


Aleena senyum kaku pada Harri mendengar protes dari Naura.


'Santai ....' isyarat mulut Harri.

__ADS_1


"Papah, sini temani Naura sama mama main," pinta Naura.


Harri bergabung dengan Naura dan Lee, mereka asyik bermain bersama. Harri terbawa suasana bermain dengan Naura, tidak pernah Naura selepas ini. Harri larut dalam permainan dengan Naura dan Lee.


Aleena merasa gemetaran, jantungnya bedegup kencang. Selama ini dia tidak pernah sedekat ini dengan Harri.


Sesekali Harri melirik Aleena. Entah kenapa dia merasa nyaman dekat dengan Aleena.


Misi pertama Aleena berhasil, buatlah dia nyaman dengan kehadiranmu, dan misi kedua Aleena, buat dia tergoda namun jangan menggoda.


***


Chandra sangat bahagia, karena hari pernikahan nya dengan Gabby semakin dekat. Usahanya pun semakin berkembang.


Denny sangat bangga dengan kinerja Chandra. Yang berhasil membuat perusahaan di bawah kepemimpinan Chandra semakin maju.


...............


Rumah Harri sangat terasa jauh berbeda, dulu hanya terdengar teriakan dan tangisan Naura, sekarang hanya terdengar suara Naura yang tertawa hingga menggema di setiap ruangan.


Kehadiran Aleena sangat membantu perkembangan Naura. Aleena jatuh cinta pada Naura, karena kelucuan dan tingkah laku Naura. Dia menjaga Naura layaknya seorang ibu menjaga anaknya.


Harri melihat kasih sayang Lee buat Naura bukan sekedar kasih sayang seorang pengasuh, namun seperti kasih sayang seorang ibu. Sangat jelas terlihat Lee sangat menyayangi Naura. Lee sangat menikmati Naura yang selalu memanggilnya mama.


Harri mengabari perkembangan Naura yang semakin hari semakin jauh lebih membaik karena kehadiran Aleena. Safa merasa sangat lega mengetahui adik kecilnya itu tidak lagi mengamuk.

__ADS_1


__ADS_2