Terjebak Cinta Anak SMA

Terjebak Cinta Anak SMA
Bab 15


__ADS_3

"Ehemm. Kalian lagi bicarakan saya." sahut Arka sudah ada di dalam kelas. Ketiganya gelagapan karena ketahuan membicarakan tentangnya membuat mereka malu dan kaget.


"Gimana ini." ucap Ayu dengan pelan, ia tak se bar-bar Sasa


Jika bertemu dengan cowok ganteng.


Amel sama halnya dengan kedua temannya itu, ia merasa panik luar biasa karena tak ingin di hukum untuk kedua kalinya.


"Bapak salah dengar kali, saya lagi membicarakan sepupu saya, Pak." jawab Sasa beralasan seperti itu, dan semoga pak Arka percaya dengan alasan yang ia berikan.


Arka menatap satu persatu dari orang ketiga yang jelas sedang membicarakannya. Arka pun membuang napasnya dengan perlahan lalu membiarkan kesalahan yang mereka berbuat bebas dari hukumannya karena dari sini ia akan bertemu dengan klien dari luar kota untuk membahas kerja samanya.


"Silahkan duduk di kursi masing-masing." titah Arka, kali ini ia biarkan tapi esok dan esoknya lagi Arka baru bertindak dengan tegas agar siswa dan siswinya di disiplin dan sopan.


.


.


.


Selesai di jam kedua semua murid berhamburan keluar ada yang ke kantin, ke perpus dan ada langsung di jemput oleh masing-masing wali muridnya. Arka yang akan bergegas keluar dari ruangan melihat ke arah kanan ada seorang gadis yang tak lain adalah Amel sedang melamun seorang diri.


Arka pun penasaran, keingintahuan langsung menghampiri Amel sedang duduk di kursi tak jauh dari taman sekolah ada di dekat samping halaman.


"Kamu sedang apa di sini? Bukannya pulang malah melamun gini, mau kelayapan lagi seperti kemarin." sahut Arka setelah ada di samping gadis itu sedang duduk seorang diri.

__ADS_1


Amel mendongakkan kepalanya keatas melihat siapa orang yang telah berkata padanya.


"Om," ucap Amel dengan pelan


Lagi lagi ia harus bertemu dengan pria rese ini lagi, hari harinya selalu sial bertemu dengannya lagi.


"Om ngapain masih di sini?" tanya Amel yang ingin tahu.


"Seharusnya aku yang bertanya pada mu, kenapa kamu masih di sini? Semua murid sudah pada pulang." tanya balik Arka, bukannya menjawab pertanyaan dari gadis itu Arka penasaran dengan jawaban yang akan gadis itu berikan.


Amel tak menjawab, ia malah celingukan ke kanan dan kiri agar tak ada satu orang pun melihatnya bersama dengan guru baru. Ia tak ingin di gosip oleh teman satu kelas atau pun di sekolah ini tentang kedekatan dengan pria ini.


"Malah diam, kamu punya mulut kan." ucap Arka dengan meninggikan suaranya. Ia melihat gadis ini dengan tatapan aneh.


"Om, kalau mau pulang ya pulang saja duluan jangan ganggu saya." suruh Amel tak menatap kearah guru barunya itu.


Amel hanya menatap kearah pria yang semakin jauh, ia malas pulang karena takut jika ia akan di marahi dan di caci maki oleh Tantenya itu belum lagi ia harus mengerjakan seluruh rumah dan memasak. Hanya di sekolah ini Amel bisa tenang dan bisa tersenyum oleh temannya yang selalu ada untuknya.


Amel pun beranjak setelah kepergian gurunya itu beberapa menit lalu, ia berjalan dengan gontai tak semangat untuk pulang ke rumah itu. Rumah peninggalan orang tuanya bagai neraka baginya.


Ia rindu dengan kedua orang tuanya dan kenangan bersama Mamah dan Papah yang lebih dulu meninggalkan karena kecelakaan menewaskan kedua orang tuanya.


Sedih, tentu saja ia sedih dan terpukul atas kejadian itu. Di saat ia butuh kasih sayang dan pelukan dari kedua orang tuanya. Tuhan lebih sayang padanya lebih dulu meninggalkannya seorang diri hanya Om saja yang ia punya seorang.


Saat di depan gerbang, Amel menunggu angkutan umum untuk sampai di rumahnya. Amel mengedarkan pandangannya tak ada angkutan umum seperti biasanya.

__ADS_1


"kemana ya, kok sepi ya." ucap Amel mengedarkan pandangannya tak ada angkutan umum yang lewat.


Ketika Amel membalikkan badannya ia terkejut dengan klakson mobil yang berbunyi tak jauh darinya.


"Ayo masuk," titah Arka membuka kaca mobilnya.


Amel membalikkan badannya dan melihat mobil itu di dalamnya ada pak Arka.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Ayo masuk ngapain bengong di situ, mau aku gendong Hem!!!...


__ADS_2