
"Woy, malah ngelamun. Nanti susah loh dapat jodohnya." bentak temannya entah datang dari mana Paris teman lamanya tak pernah bertemu. Dan, sekarang datang ke ruangan Arka tanpa mengabari yang lebih parahnya tak mengetuk pintu ruangannya.
"Apaan sih lo, hah. Masuk ketuk pintu dulu woy." ucap Arka marah karena temannya yang tak ada akhlak itu seenaknya masuk kedalam ruangannya.
"Apa lo bilang gak ketuk pintu dulu, bro. Lu budeg ya. Gue sampe lumutan berdiri di depan pintu itu." elak Paris tak terima jika dirinya nyelonong masuk ke dalam ruangan temannya ini.
"Apa iya?" tanya Arka.
"Loli Lo, lagi ngapain sih. Ngelamunin siapa sih?" tanya Paris yang kepo dengan kehidupan temannya yang sudah lama tak berjumpa dengannya.
"Itu bukan urusan Lo, mau ngapain lu datang ke sini?" tanya Arka penuh selidik jika kedatangannya temannya itu ada udang di balik batu pasti ada maunya jika datang menghampirinya ke kantor ini.
"Hehehe, tau aja lu kalau gue ada maunya." jawab Paris sebenarnya ingin meminta bantuan pada temannya yang baik hati.
"Sudah ku tebak lihat muka lu kucek seperti itu." balas Arka kembali fokus pada layar laptopnya yang ia abaikan.
"Ka." panggil Paris takut jika kedatangannya kali ini Arka tak mau mewujudkan apa yang ia inginkan.
"Hem," jawab Arka fokus pada layar.
"Gue butuh uang, KA. Istri gue lagi mau lahiran sedangkan gaji gue pake bayar hutang nyokap gue." kata Paris, ia memang hanya berani meminjam atau pun meminta pada Arka temannya yang selalu pengertian.
__ADS_1
"Emang tujuan lu kemari selain pinjem itu emang ada lagi?" tanya Arka yang selalu baik hati jika temannya ini meminta bantuan terhadapnya.
"Hehehe, lu mah teman gue yang pengertian. KA." balas Paris menyengir tanpa ada salah sedikit pun. Ia tak segan untuk meminta bantuan padanya.
"Gue bukan teman lu tapi kacung di saat lu butuh saja kan." sindir Arka, Paris memang temannya jika sedang kesusahan atau pun butuh sesuatu selalu datang pada Arka.
Arka dan Paris pun berbincang sebentar melepas rindu sebagai teman lama tak berjumpa. Paris seorang laki-laki yang beruntung karena bersama dengan pasangannya sampai sekarang sedang menunggu buah hatinya melahirkan. Tapi tidak dengan Arka tak beruntung soal percintaan dengan wanita yang ia cintai sekarang.
"Terus Luna gimana sekarang?" tanya Paris mendengar cerita Arka jika wanita yang di cintai sudah bahagia dengan pasangannya.
"Dia sudah bahagia dengan pasangannya dan sekarang sudah punya anak." jawab Arka membayangkannya saja Arka merasa sedih karena tak beruntung seperti temannya.
"Sabar, KA. Namanya juga jodoh. Mungkin jodoh mu masih di simpen sama yang di atas." ucap Paris menasehati Arka. Ia begitu menyayangkan percintaan temannya begitu tulus pada gadis Tomboy yang cantik itu.
"Emang gue gak bisa cari pacar sendiri, gue gak mau pacaran langsung nikah aja. Jika jodoh gue di kasih sekarang." elak Arka, ia tak ingin menjalin hubungan dengan wanita tapi ia ingin menghalalkan segera takut di ambil oleh seseorang yang tak terduga olehnya.
"Wih, mantap banget nih. Gue tunggu undangannya ya bro." sahut Paris begitu bangga dengan tindakan Arka tak main-main lagi soal hubungan yang membuat ia trauma.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tungguin saja sama Lo, nanti juga datang undangannya..