Terjerat Cinta Segitiga Kakak

Terjerat Cinta Segitiga Kakak
Percakapan di Taman


__ADS_3

"Oh ya, rumah sakit mu ini lumayan besar. Aku sempat berkeliling rumah sakit ini sebelum aku menemui mu, dan menurut informasi yang aku peroleh dari berbagai sumber berita, rumah sakit ini telah mengalami kemajuan setelah di pimpin oleh mu." Ujar Albert memberi pujian.


Meskipun rumah sakit Melodi adalah yang terbesar di negara itu, akan tetapi masih kalah jauh jika di bandingkan dengan rumah sakit milik keluarga Albert. Karena bisa di katakan, rumah sakit milik keluarga Adalard adalah rumah sakit terbesar di Eropa.


"Ah, kau terlalu berlebihan memuji ku Albert, karena bagaimanapun, aku tahu, belum ada rumah sakit yang bisa mengalahkan rumah sakit milik keluarga mu bukan?" Jawab Melodi.


Ketika mereka berdua sedang asik mengobrol, seseorang mengetuk pintu ruangan Melodi, setelah Melodi mempersilahkan masuk, seorang perawat tampak gugup dan tergesa-gesa ingin menyampaikan sebuah kabar untuk Melodi.


Melodi menyadari sikap perawat itu, ia berdiri dan bertanya, "Ada apa? seperti nya kau membawa berita penting."


"Direktur, gadis kecil yang kemarin di operasi menunjukkan reaksi, dan sepertinya kondisinya menurun sehingga membutuhkan penanganan cepat. Dokter Irene sudah ada di sana dan mencoba menanganinya, tapi Dokter Irene meminta saya mengabari Anda." Ujar perawat itu. Melodi memang berpesan kepada Dokter Irene sebagai dokter pendamping nya, untuk selalu mengabari perkembangan yang terjadi pada gadis kecil itu.


"Baiklah, aku akan segera kesana." Jawab Melodi.


Melodi hendak berpamitan kepada Albert, akan tetapi Albert malah menawarkan bantuan, "Melodi, bolehkah aku ikut, dan membantu mu menangani gadis kecil itu?"


Tanpa berpikir Melodi mengangguk tanda setuju, bagaimanapun Albert termasuk salah satu mahasiswa terbaik di kampusnya dulu, dan dengan pengalaman nya mengelola rumah sakit besar milik nya, tentu saja reputasi Albert sebagai dokter sudah tidak perlu di ragukan lagi.


Albert dan Melodi berjalan setengah berlari beriringan menuju ruangan tempat gadis kecil itu di rawat.


Albert melihat kepanikan di wajah Melodi ketika gadis itu sedang memberikan pertolongan kepada seorang gadis kecil yang kondisinya terlihat sangat lemah.


"Bertahanlah gadis kecil! Aku akan menolong mu, kau hanya perlu bertahan!" Ucap Melodi sambil menekan-nekan dada gadis kecil itu dengan kedua tangannya.

__ADS_1


Gadis kecil itu tidak memberikan reaksi, kondisinya masih sangat lemah. Melodi semakin panik dan air mata tak terasa jatuh di pipinya. Albert yang menyaksikan, bertanya dalam hatinya, "Siapa gadis kecil itu? kenapa Melodi begitu mengkhawatirkan nya?" Batin Albert.


Albert menghampiri Melodi, "Melodi, biarkan aku yang menanganinya, kau memiliki perasaan yang kuat terhadap pasien ini, sehingga kepanikan dengan mudah menyerang mu. Bukan kah itu bukan sesuatu yang baik ketika kita menangani pasien?" Albert berusaha mengambil alih gadis kecil itu dari Melodi.


"Melodi menyadari tak ada yang salah dengan perkataan Albert, dirinya memang tidak bisa mengontrol emosi dengan baik. Ia merasa ada ikatan emosi dengan gadis kecil itu. Mungkin karena pengalaman masa lalu nya, ketika dirinya mengalami hal yang serupa dengan gadis kecil itu.


Dengan tenang Albert menangani gadis kecil itu, dan pada akhirnya pertolongan Albert membuahkan hasil sehingga kondisi gadis kecil itu mulai stabil dan berhsil melewati masa kritisnya.


Melodi menarik nafas dalam-dalam, ia sangat bersyukur karena Albert berasil menolong gadis kecil, jika tidak, mungkin Melodi akan di hantui rasa penyesalan seumur hidupnya.


"Albert, terimakasih." Lirih Melodi.


Albert tersenyum senang, dalam hatinya merasa bahagia karena ia bisa memberikan sesuatu yang membuat gadis yang di cintainya itu bahagia.


Setelah memastikan kondisi gadis kecil dalam keadaan lebih baik, Melodi mengajak Albert mencari udara segar dengan berjalan-jalan di taman yang ada di rumah sakit. Tentu saja Albert tidak menolak, Albert akan selalu bahagia jika dirinya bisa terus berdekatan dengan Melodi.


"Sampai saat ini, aku sama sekali belum mengetahui identitas gadis kecil itu, tetapi entah kenapa aku begitu ingin dia selamat dan tetap hidup." Jawab Melodi


Jawaban Melodi membuat Albert semakin kagum dengan gadis disebelahnya, Melodi memiliki hati yang begitu lembut.


"Oh ya, dan kau, sebetulnya urusan penting apa yang membawa mu ke negara ini? apa itu tentang pekerjaan?" Giliran Melodi yang bertanya kepada Albert.


"Tidak, bukan untuk sebuah pekerjaan. Sebetulnya aku datang untuk mencari jejak adik ku yang hilang beberapa tahun silam. Ia di culik oleh seseorang yang ingin menghancurkan keluarga ku. Dan aku mendapatkan informasi, bahwa ke negara ini lah penculik itu membawa nya, meskipun informasi yang aku dapatkan belum benar-benar valid, tapi sekecil apapun jejak yang aku peroleh, aku akan berusaha untuk menemukan nya. Dan sejujurnya, gadis kecil pasien mu itu, mengingatkan ku dengan adik ku yang hilang, karena sepertinya usianya sama seperti saat kejadian adik ku menghilang." Jelas Albert.

__ADS_1


Melodi dapat melihat kesedihan di wajah Albert, matanya berkaca-kaca ketika menceritakan nya. Melodi dapat membayangkan begitu besar kasih sayang Albert kepada adik nya yang telah hilang itu.


"Ah, maaf Albert! aku tidak bermaksud membuat mu bersedih." Ucap Melodi.


Albert mengusap wajah nya kemudian berkata, "Oh, tidak..apa barusan aku terlihat bersedih atau menyedihkan di hadapan mu?" Albert menyesali telah menunjukkan ekspresi kesedihan nya di depan Melodi.


Melodi hanya tertawa menanggapi sikap lucu Albert, karena senang melihat Melodi tertawa lepas, Albert pun akhirnya ikut tertawa bersama nya.


"Baiklah Albert, hari sudah mulai sore. Aku harus pulang karena keluarga ku pasti sudah menunggu ku untuk makan malam bersama." Melodi mengakhiri percakapan mereka di taman.


"Apa kau tidak berniat untuk mengundang ku makan malam bersama keluarga mu, Melo?" Tanya Albert tanpa basa-basi.


"Eh, itu..ma-af Albert, saat ini sedang ada sedikit masalah dalam keluarga ku. Aku rasa bukan waktu yang tepat untuk mengajak mu sekarang. Semoga kedatangan mu ke negara ini tidak sia-sia, dan kau dapat menemukan adik yang selama ini kau cari." Tegas Melodi.


Albert mengetahui Melodi bukan orang yang suka berbohong, untuk itu Albert sangatlah mengerti dan memahami apa yang di jelaskan oleh Melodi.


Melodi mengantarkan Albert sampai ke mobil nya, dan tiba-tiba seorang laki-laki menyerukan nama Melodi yang tak lain adalah Hito.


"Melodi...!" Hito segera memanggil Melodi ketika dirinya melihat Melodi tengah berjalan bersama seorang pria yang masih ia ingat dan pernah ditemuinya ketika di Prancis.


*Bersambung...


***

__ADS_1


Hallo para pembaca, jangan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komentar di setiap bab ya..Dan berikan juga vote terbaik kalian, biar Author semangat dan cepat menyelesaikan cerita ini.


Baca juga karya Author yang berjudul "Menikahi Sopir Kaya", tinggal klik profil ya!


__ADS_2