
Hito dan Melodi sedang berjalan-jalan di taman. Sudah sejak lama mereka tidak menghabiskan waktu bersama seperti yang tengah mereka lakukan sekarang. Taman kota merupakan tempat Favorit Melodi, terlebih lagi ketika gadis itu sedang merasa sedih atau marah, Taman Kota selalu dijadikannya tempat untuk menyendiri.
"Kakak, apa kau ada kegiatan lain hari ini?" Tanya Melodi yang ingin menghabiskan waktu seharian bersama orang yang ia anggap Kakak kandung nya sendiri.
"Hemh, aku pikir banyak yang harus aku kerjakan hari ini, tapi jika gadis kecilku meminta ku menemaninya, sepertinya aku akan membatalkan semua kegiatan ku hari ini" Jawab Hito sambil mengelus-elus dagu runcing nya. Sebetulnya Hito memang berencana akan menghabiskan waktu nya hari ini hanya untuk menemani Melodi.
"Kakak, kau yang tebaik." Melodi memeluk Hito, karena merasa senang.
Tiba-tiba ponsel di saku celana Hito berdering, Melodi memperhatikan Hito yang sedang menjawab orang yang menelpon nya, "Aku sedang berjalan-jalan dengan Melodi di taman kota." Sahut Hito kepada orang di seberang telpon yang tak lama ia matikan.
.
.
.
.
"Kakak, ayo kita beli es krim!" Melodi menarik lengan Hito. Mereka berdua sangat menikmati hari itu, Hito sesekali memperhatikan Melodi, ia bergumam dalam hati , "Meskipun aku sudah memiliki Feli sebagai kekasih ku, tapi aku akan berusaha membuat mu selalu terlihat bahagia seperti saat ini." Janji Hito yang hanya ia simpan dalam hati nya.
.
__ADS_1
.
.
"Hito....!!" Seseorang memanggil nama Hito dari kejauhan.
"Feli?, sedang apa dia disini? apa dia sengaja menyusul ku? Tanya Hito kepada dirinya sendiri.
"Rupanya kau disini, aku mencari mu, dan apa kau Melodi?" Feli mengarahkan pandangannya kepada Melodi, memperhatikan nya dari bagian tas sampai bawah.
"Ah, kau pasti Kak Feli?, Kakak..kenapa kau tidak bilang kau mengajak Kak Feli juga? kita hanya membeli 2 es krim."
Mendengar Melodi seperti mengenalnya, Feli tersenyum lembut kepada Hito dan Melodi, kemudian berkata, "Tenyata kau menceritakan tentang aku kepada adik kecil ini?, kau sungguh manis !". Feli mengusap kepala Melodi dengan lembut.
"Kak Feli, duduklah dulu bersama Kakak disini, aku akan membelikan es krim untuk mu!" Melodi meninggalkan mereka berdua dan berlari kearah penjualan es krim.
Hito ingin menghentikan nya, tetapi gadis itu berjalan dengan sangat cepat. Akhir nya Hito memilih untuk duduk di kursi taman bersama Feli. Ada sedikit kecanggungan yang Hito rasakan, tapi Hito berfikir mungkin karena ia belum terbiasa saja dengan situasi seperti ini.
"Hito, apa aku mengganggu waktu kalian?" Tanya Feli yang dari tadi melihat Hito hanya diam saja.
"Tidak, kau tidak menganggu." Hito menjawab sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Jadi, setelah ini apa rencana mu?" Tanya Feli lagi. "Rencana apa?" Sahut Hito.
"Kita sudah lulus kuliah. apa kau akan melanjutkan pendidikan mu, atau akan langsung bekerja di perusahaan Kakek mu saja?" Feli menjelaskan maksud pertanyaan nya.
Hito membulatkan bibir nya, kemudian menjawab, " Seperti nya aku akan bekerja saja di perusahaan Kakek, mungkin bisa sambil melanjutkan pendidikan ku." Jawab Hito tanpa berfikir.
"Baguslah, aku akan melanjutkan pendidikan ku, karena Ayah menginginkan nya. Tapi kau tenang saja, kita tetap akan bertemu setiap hari, karena aku akan memilih kampus yang masih terletak di kota ini.
"Setiap hari?..uhuk..uhuk!" Hito terbatuk membayangkan dirinya harus mengatur waktu untuk bertemu Feli setiap hari.
"Kak Feli ini es krim untuk mu." Melodi baru tiba dan segera menyerahkan es krim di tangannya.
Setelah menghabiskan es krim mereka masing-masing, mereka bertiga kembali berjalan-jalan. Sepanjang perjalanan Feli menyaksikan pemandangan yang membuatnya sedikit kesal, karena Hito terlihat lebih akrab dengan Melodi. Feli sempat mendengar asal usul Melodi dari Ayah nya, untuk itu ia tak terima jika Hito terlihat lebih dekat dengan Melodi di bandingkan dengan dirinya sendiri yang merupakan kekasih Hito.
"Ehm.. Sepertinya disana sedang ada pertunjukan, ayo kita lihat!" Feli menunjuk ke suatu arah, kemudian menarik tangan Hito yang tengah berjalan sejajar dengan Melodi.
Hito melirik kebelakang, melihat Melodi yang tertinggal beberapa langkah di belakangnya.
Tetapi Melodi tersenyum kepada nya, dan ikut berlari menyusul mereka.
Bersambung...
__ADS_1
Hallo readers, terimakasih untuk kalian yang sudah meluangkan waktu membaca novel ini.
Ini adalah karya kedua Author, kalian bisa baca juga karya pertama Author yang berjudul "Menikahi Sopir Kaya" yang masih on going dan sudah up sampai 52 bab . Jangan lupa sempatkan like di setiap bab, dan vote juga di halaman depan karya ini. ^-^