Terlahir Untuk Menghilang

Terlahir Untuk Menghilang
Bab 36


__ADS_3

Hualing dan Yuan Qing berjalan diantara pepohonan dengan santai. Bukan seperti menyelidiki, tetapi lebih seperti berjalan di taman. Tidak ada kewaspadaan dari sikap keduanya. Seperti cinta masa muda yang berbunga-bunga, kedua tangan saling bertautan.


Setelah mendengar cerita dari pelayan kedai teh, rasa ingin tahu keduanya terpicu. Mungkinkah itu sungguh reruntuhan yang mereka cari?


Jadi tanpa menyentuh satu pun hidangan yang di pesan, baik Hualing maupun Yuan Qing bergegas ke tempat ini. Hutan perbatasan negara Qi utara dan Qi selatan.


"Orang ini memiliki budidaya yang tinggi, jika bukan karena ah Qing memberitahu, aku mungkin tidak akan menyadari jika di ikuti." Hualing berkata dengan keras, tapi perlahan. Entah itu di ucapkan untuk Yuan Qing yang berjalan di sebelahnya atau sosok asing yang terus mengikuti mereka.


Yuan Qing terkekeh meremehkan, "biarkan saja. Hanya seekor semut." ucapnya menoleh pada arah tertentu.


"Sudah mengikuti kami begitu lama, tidakkah kamu ingin menunjukkan dirimu?" Tidak ada nada ramah atau acuh dari suara Yuan Qing, melainkan nada dingin yang kental.


"Memang layak menjadi raja iblis. Hanya satu bulan dan budidaya mu telah meningkat pesat. Namun, korban yang jatuh karena peningkatan ini pastilah tidak sedikit." Seorang pria muda keluar dari balik bayang-bayang pepohonan. Itu adalah wajah biasa yang akan segera di lupakan di dalam kerumunan.


"Ternyata benar kamu. Tapi meski kebencianmu sangat dalam pada iblis, pengetahuanmu sangat dangkal." Yuan Qing mencibir tanpa menahan diri.


"Iblis tetaplah iblis. Jika iblis kecil memakan daging dan darah, bukankah iblis besar memakan utuh tanpa menyisakan tulang?" Sosok itu menjawab dengan penuh kebencian.


"Ah Qing tidak membahayakan orang lain, mengapa kamu menargetkannya?"


"Tidak membahayakan saat ini, bukan berarti tidak di masa depan. Semua telah tertulis di buku takdir, waktu terus bergulir. Sejak masa para dewa, iblis selalu menjadi eksistensi dari kekejaman dan kekotoran." Sosok itu menyangkal dengan gigih.


"Kamu dari sekte Langit!" yang keluar dari bibir Hualing bukan pertanyaan, melainkan pernyataan. Orang ini dapat berbicara tentang takdir seolah dia telah melihatnya. Selain sekte Langit yang mampu mengeluarkan ramalan, Hualing tidak mampu memikirkan pihak lain.


"Ling'er, tidak perlu membuang tenaga untuk bertanya. Dia tidak akan menjawabnya. Lebih baik bunuh dan ekor di belakang akan terlihat." kata terakhir masih terdengar di udara saat Yuan Qing melancarkan serangan cepat.

__ADS_1


Di makam rahasia Yang Mulia abadi Shui Xing orang ini telah menyergapnya, memaksanya untuk menggunakan budidaya iblis. Jadi kali ini dia tidak perlu menahan diri lagi, energi iblis yang kuat di lepaskan. Bergerak cepat menyapu sosok misterius tersebut.


Sosok itu tampaknya telah siap dengan serangan tiba-tiba Yuan Qing. Dengan satu lompatan kebelakang dia menghindari serbuan energi iblis. Dalam hati tidak menyangka, hanya dalam satu bulan raja iblis ini akan memiliki pencapaian yang luar biasa.


'Jika tidak menghabisinya saat ini, mungkin di lain waktu kami yang di habisi.' Pikirnya gusar. Dia telah melihat bagaimana Raja iblis ini akan membuat kekacauan, membantai setiap makhluk hidup yang berada di jalannya. Para pembudidaya terbaik akan keluar dari sarang, mengepung sang raja iblis. Para pahlawan akan berkumpul di medan syura untuk membasmi momok.


Perang besar yang menghilangkan banyak nyawa itu harus di cegah.


Dan cara untuk mencegah bencana itu adalah dengan membunuh momok itu sendiri sebelum dia menjadi lebih kuat.


Sebilah pedang ramping di tarik. Energi spiritual yang murni menyelimuti. Hualing memperhatikan dari samping, meski begitu tipis dia dapat merasakan energi spiritual yang familiar. Terlalu familiar hingga dia tidak dapat mempercayainya.


Hualing masih berdiri di tepi, seolah tidak memiliki niat untuk ikut campur dalam pertarungan. Namun, matanya dengan awas mengikuti setiap pergerakan sosok misterius itu. Alisnya bertaut, ada raut kebingungan di wajahnya.


'Meski begitu tipis, aku dapat merasakan energi spiritualku dari orang ini, tetapi mengapa dalam pertarungan bukan energi spiritualku yang terasa? Mungkinkah itu hanya ilusi?" Hualing berpikir keras, penglihatannya tidak lepas dari pertarungan. 'Tampaknya aku tidak akan mendapatkan jawaban apapun jika hanya berdiri di tepi.' pikirnya kemudian beranjak dalam satu gerakan, bergabung bersama Yuan Qing menekan sosok misterius tersebut.


'GLARRR!'


Satu serangan petir di arahkan, sosok misterius itu berhasil menghindar dengan tepat. Akan tetapi, arah pelariannya tertutup. Hualing telah berpindah, menghadang sosok misterius itu dengan tebasan kuat. Sosok misterius berhenti di tempat, dengan tergesa memobilisasi energi spiritual. Menyalurkannya pada pedang di genggaman, menghalau serangan Hualing dengan pedang yang terentang.


Dua tabrakan energi spiritual pecah, Hualing yang memiliki budidaya lebih rendah menjadi pihak yang merugi. Dia di pukul mudur tiga langkah, seteguk darah di muntahkan.


"Ling'er!" Yuan Qing berseru ngeri, bergerak cepat dan berdiri di samping Hualing. Menyokong kekasihnya untuk berdiri. "Apa yang kamu lakukan? Dengan tingkat perbedaan budidaya, serangan langsung seperti itu hanya akan merugikanmu!" Dengan gigi terkatup erat Yuan Qing berkata.


"Aku hanya ingin memastikan satu hal. Jika hanya serangan jarak jauh, aku tidak akan yakin." Hualing menjawab diantara napas yang tersengal. Dadanya terasa sesak. Karena bagaimanapun, benturan energi spiritual dari pembudidaya dari ranah yang lebih tinggi darinya sudah pasti akan merugikan.

__ADS_1


Tapi meski harus terluka, setidaknya dia mendapatkan jawaban yang dia inginkan.


"Kamu bisa melepaskan aku, sudah baik-baik saja." Dengan lembut dia menyingkirkan tangan Yuan Qing yang menopangnya. Berdiri tegak dengan kakinya sendiri. Apa yang dia katakan bukanlah bujukan, tetapi situasi yang sebenarnya. Sejak dia terbangun dan memasuki sekte awan melonjak, dia menyadari kemampuan penyembuhannya yang luar biasa. Bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga dirinya sendiri. Karena separah apapun dia terluka, akan pulih dengan kecepatan yang terlihat dengan mata telanjang.


Kemampuan ini, seharusnya berhubungan erat dengan identitas aslinya.


"Nona, segeralah bertobat. Bantu kami untuk melenyapkan momok yang akan menghancurkan dunia." segaris darah mengalir di sudut bibir sosok misterius tersebut. Meski tingkat budidayanya dua tingkat kecil lebih tinggi dari gadis muda ini, tapi dia tidak lepas dari cedera. Ini adalah sesuatu yang luar biasa. 'Jika gadis ini terus ikut campur, takutnya di masa depan akan lebih sulit untuk membunuh raja iblis.' pikirnya.


"Kamu terus membidik orang yang tidak bersalah, tidakkah kamu ingin bertobat?"


Yuan Qing terkekeh mendengar ucapan Hualing, "Ling'er, kamu membela suamimu begitu gigih. Aku begitu terharu hingga ingin menciummu!" ucapnya mengabaikan pihak ketiga yang berwajah hitam karena di abaikan.


Wajah Hualing memerah, mengapa orang ini tidak dapat melihat situasi?


"Aku sudah memperingatkan, jika tidak bertobat maka jangan salahkan aku karena kejam." Sosok misterius kembali menyerang dengan terburu-buru, entah karena tidak tahan dengan aura menyilaukan dua sejoli tersebut atau karena alasan lain.


Serangan di lancarkan lebih sengit, setiap gerakan bertujuan membunuh. Mereka pernah bertarung satu kali di alam rahasia, dan kini situasi kembali terulang.


Dua orang melawan satu orang. Satu pembudidaya satu langkah menuju jiwa baru lahir dan dua pembudidaya pengembaraan jiwa. Dalam situasi ini akan sulit untuk menentukan pemenang. Namun, serangan petir ungu Hualing menjadi keuntungan bagi keduanya.


Setelah serangkaian serangan petir ungu, pakaian putih pembudidaya misterius itu tampak hangus di beberapa sisi. Luka melepuh terbuka masih mengalirkan darah ada di beberapa bagian.


Pembudidaya misterius itu mundur selusin langkah, matanya menatap tajam pada Hualing yang terus memanggil petir ungu selama pertarungan, 'Sudah tidak ada waktu lagi, begitu kembali aku harus melaporkan wanita ini pada guru!' Pikiranya.


"Permainan kita sudahi di sini, kita akan bertemu di lain waktu!" pembudidaya misterius itu berujar. Tubuhnya berubah menjadi transparan sebelum menghilang dalam udara kosong.

__ADS_1


Hualing mengerutkan kening, 'mengapa energi spiritual ini muncul kembali?'


__ADS_2