
Dalam kompetisi antar sekte, identitas Yuan Qing sebagai Raja iblis terungkap. Dalam pengepungan, dia berhasil melarikan diri dengan formasi teleportasi setelah menikam murid termuda dari tuan puncak pertama, Xue Hualing.
Di kabarkan, kedua orang ini memiliki kasih sayang yang lebih dalam daripada kasih sayang saudara dan saudari seperguruan, membuat para pendengar menghela napas tidak berdaya. Karena di hadapkan dengan hidup, kasih sayang ini tidak berarti banyak.
Terpaparnya identitas Yuan Qing ini tidak hanya telah melukai Xue Hualing, tetapi juga merugikan sekte Awan Melonjak.
Yuan Qing telah berada di sekte selama sepuluh tahun dan tidak satupun menyadari Identitasnya itu. Entah Yuan Qing yang terlalu pandai bersembunyi, sekte Awan Melonjak yang terlalu ceroboh atau masalah ini sengaja di tutupi. Tidak ada yang dapat mengatakannya dengan pasti.
Demi membersikan nama, sekte Awan Melonjak harus menanggung penghinaan. Perwakilan dari dua sekte Utama dari dua daratan besar dan empat sekte besar dari tiga daratan mengawasi sekte Awan Melonjak selama lima tahun. Berjaga jika Yuan Qing akan kembali ke tempatnya bersembunyi selama sepuluh tahun.
Diantara Lima puncak sekte Awan Melonjak, puncak kedua menjadi titik fokus pemantauan. Hal itu terjadi karena disinilah Yuan Qing tinggal sebelumnya. Dan Hualing yang telah membawa Yuan Qing, menjadi objek kecurigaan terbesar.
Selama lima tahun ini, demi menghilangkan kecurigaan dia harus tinggal di dalam rumah seperti pasien dan sesekali pergi ke halaman untuk menikmati matahari dan menunjukkan wajah.
"Bukankah nona Xue ini sangat kasihan? Tidak hanya di tikam oleh kekasihnya, tetapi juga di curigai berkolusi dengan iblis!" Wu Ling, salah satu dari sekian murid sekte langit yang di tugaskan sebagai pengawas berkomentar dengan penuh iba. Matanya mengikuti Hualing yang menyemai bunga di halaman. Wajah rupawan itu tampak pucat dengan lingkaran hitam di bawah mata.
__ADS_1
"Ketika dia menyembunyikan Raja Iblis, dia seharusnya telah memprediksi hal ini. Selain itu, tahanan rumah terlalu ringan untuk seorang penghianat!" Satu dari lima pengawas mencibir komentar Wu Ling.
"Itu benar! Wanita ini telah menyembunyikan Raja Iblis, selain itu pelarian Raja Iblis juga seharusnya tidak lepas dari campur tangannya!" Yang lain berkomentar mengenai berita yang diam-diam dia terima.
"Dua saudara ini, kamu pasti orang baru yang di tugaskan menjaga puncak ini." seorang pembudidaya lain berbicara. "Aku, saudara Wu dari sekte langit dan saudara Pei dari Harimau Awan telah mengawasi tempat ini selama lima tahun. Nona Xue ini, tidak hanya kasih sayangnya di tipu, tetapi juga di tikam hingga terluka parah. Dia tidak sadarkan diri selama seminggu penuh, setelah sadar pun dia jarang keluar dari rumah." lanjutnya.
"Itu benar. Saat itu Nona Xue masih terlihat lebih baik meski wajahnya pucat, dia juga tidak begitu kurus seperti saat ini. Kalian berdua lihatlah, bagian bawah matanya begitu hitam. Dalam lima tahun ini dia pasti tidak dapat tidur dengan nyenyak. Setiap hari menyesali tindakannya, meratapi cintanya yang patah!" Yang bernama Pei juga mengemukakan pendapat.
"Iya benar! Tuan puncak Cao juga terlihat lebih tua setiap kali dia keluar dari rumah nona Xue. Di katakan jika tuan Puncak Cao sangat menyayangi nona Xue diantara murid-murid lain, reaksinya ini pasti juga karena dia merasa sedih untuk murid termudanya ini." Wu Ling kembali bersuara, "tapi sampai kapan pengawasan ini berlanjut, aku sudah merindukan saudari Lian!" lanjutnya menggerutu.
Ketika lima orang pengawas sedang bergosip, Hualing yang di bicarakan kini sedang tersenyum sembari menyemai bunga-bunga yang dia rawat. Posisinya yang membelakangi para perwakilan pengawas menyembunyikan senyum itu dan hanya menampilkan bahu sempit nan kurus yang melembutkan hati.
Jika saja para murid itu melihat senyum Hualing, mereka mungkin akan menyangkal kebersihannya dengan gigih. Namun, para murid tidak di takdirkan untuk mengetahui itu.
Empat hari kemudian pengawasan di tarik. Sekte Awan Melonjak berhasil menghilangkan kecurigaan. Para murid bersorak, para tetua menghela napas bahagia.
__ADS_1
Hualing menerima berita tersebut ketika hari sudah gelap.
"Jadi pengawasan telah di tarik sejak hari ini? Pantas di luar begitu sunyi." Ucapnya setelah mendengar penjelasan sang guru.
"Selama lima tahun ini kamu telah melewatinya dengan baik." pujinya secara terbuka, "selain itu. Aku tidak tahu apakah bocah itu masih menghubungimu atau tidak, tapi yang terbaik saat ini tetap bersikap rendah dan tidak menonjol. Karena meski pengawasan telah di tarik, tapi mata yang melihat sekte Awan Melonjak membuat kesalahan tidak sedikit."
"Guru tenang saja. Aku tidak akan membuat kecerobohan yang akan merugikan sekte." Melihat bunga cahaya bulan yang bersinar di malam hari, Hualing dapat melihat bayangan Yuan Qing di masa lalu.
Bunga itu adalah bunga yang di ambil Yuan Qing dari makam Yang Mulia abadi Shui Xing.
"Guru menyinggung tentang kehadiran Yuan Qing, apakah terdapat berita tentang dia?" lanjutnya bertanya.
"Memang tidak dapat bersembunyi darimu! Satu bulan yang lalu, lembah iblis di daratan selatan menunjukkan pergerakan setelah beberapa ratus tahun terdiam. Di katakan seorang tuan iblis yang luar biasa telah lahir." Cao Ping mengelus jenggot panjangnya, tidak ada canda dalam tatapan.
"Tuan Iblis itu... Yuan Qing?"
__ADS_1