Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 16


__ADS_3

hari ini adalah waktunya Ariell untuk berangkat ke luar negeri, dia hanya diantar oleh Martin sekretaris nya Herman ayahnya Ariell ke bandara.


" Ariell.... jaga dirimu nak. maaf ayah mu tidak bisa mengantarmu Karena dia sedang sibuk" kata Martin


" Ariell tidak apa-apa kok om... terimakasih om karena om sudah repot-repot mengantarkan Ariell" kata Ariell


" maafkan om Ariell.... om tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu mu nak" kata Martin sedih


" tidak apa-apa om.... Ariell lebih suka jika om tidak terlibat dengan masalah keluarga kami. Ariell bisa kok melewati nya." kata Ariell dengan tersenyum yang dipaksakan


" iya sudah nak, sebentar lagi pesawat mu berangkat masuklah!" kata Martin


" kalau begitu Ariell berangkat om" kata Ariell sambil menyalam tangan nya Martin


" hati-hati nak, jaga dirimu" kata Martin


Ariell pergi meninggalkan Martin dan Martin masih setia melihat Ariell pergi hingga punggung Ariell sudah tidak terlihat lagi.


didalam hati Martin, dia sangat kasihan melihat keadaan dan apa yang menimpa Ariell namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.

__ADS_1


*** sementara di tempat lain***


" sayang.... bisa ngk kamu temani aku untuk shopping??" kata Putri sambil bergelayut memegang tangan Irwan


" aduh put... aku capek banget hari ini, bisa yah shopping nya besok aja. aku janji besok aku temanin kamu" kata Irwan


" sayang.... aku maunya Sekarang" kata Putri dengan muka yang berpura-pura sedih


" put.... tolong mengertilah sedikit, tugas aku hari ini itu banyak, aku capek put" kata Irwan


" aku tau kamu selama ini tidak sayang padaku, aku tau kamu masih belum bisa melupakan Ariell"


" apa sebegitu buruknya aku hingga kamu berusaha terus menghindari ku??"


" lalu apa istimewanya Ariell bagimu??? wanita kotor dan murahan yang membuat mu tidak bisa melupakan nya" kata Putri


" Putri aku mohon pliisss... bisa nggak kamu tidak bawa-bawa Ariell dalam masalah kita" kata Irwan


"kenapa hah???? kamu takut jika orang tua ku berbuat sesuatu lagi padanya??" kata Putri

__ADS_1


" putri masalah ini tidak ada kaitannya dengan Ariell, jadi aku mohon kamu jangan menghubungkan masalah kita dengan Ariell" kata Irwan


"aku tahu kamu masih mencintai Ariell, tapi setidaknya kamu harus sadari bahwa Ariell tidak akan pernah menjadi di milikmu. dia itu bukan wanita yang baik untukmu" kata Putri


" Putri sudah cukup, ini yang membuatku tidak menyukaimu. kamu masih seperti anak-anak, dari dulu hingga sekarang kamu tidak pernah berubah kamu selalu saja egois" kata Irwan


" iya aku yang seperti anak-anak, aku yang salah dan kamu yang selalu benar. aku sudah bersabar selama ini menerima mu meskipun kamu tidak bisa melupakan wanita murahan itu. tapi setidaknya hargai perasaan aku" kata Putri


" aku sudah berusaha menerima mu Putri, tapi apa yang kamu lakukan?? kamu selalu saja menghubungkan masalah kita dengan Ariell. aku dari tadi sudah bilang kepada mu aku capek, tapi apa yang kamu lakukan?? kamu malah memperbesar besar kan masalah ini".


" apa sih susah nya untuk mengalah sekali saja??. kalau kamu terus seperti ini aku bisa tidak tahan bersama mu" kata Irwan marah


Putri yang merasa takut kehilangan Irwan akhirnya dia mengalah.


" maafkan aku, maaf aku yang selalu egois aku janji aku akan berusaha berubah menjadi lebih baik" kata Putri dengan air mata buaya nya


" maafkan aku juga yang tidak bisa mengontrol diriku" kata Irwan


akhirnya mereka kembali ke rumah mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2