Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 69


__ADS_3

malam ini Ariell menyulap dirinya dengan mengubah penampilan nya. selama di Indonesia Ariell tidak pernah berdandan dan menghias dirinya karena dia bekerja di restoran nya sendiri, jadi dia tidak perlu repot-repot untuk menghias dirinya, berbeda pada saat dia berada di luar negeri Karena tuntutan pekerjaan Ariell harus menjaga penampilan nya.


dan untuk malam ini bagi Ariell berdandan itu tidaklah sulit karena dia sudah terbiasa.


Ariell memakai dress merah selutut membiarkan bagian dada atas nya terbuka sehingga memancarkan sinar kecantikan Ariell yang sesungguhnya.


Ariell menggunakan anting dan kalung yang senada tentunya sangat tipis dan bermata berlian yang tidak terlalu besar sehingga membuat pemandangan yang menarik akibat perpaduan antara permata dengan kulit indah Ariell.


belum lagi itu, selama di Indonesia Ariell tidak pernah melepaskan rambut panjang nya, selama ini dia hanya mengikat dengan gaya ekor kuda saja. tetapi malam ini Ariell membiarkan rambutnya terurai.


dengan makeup yang natural dan sangat tipis membuat penampilan Ariell menjadi sangat cantik dan sempurna.


Ariell biasanya hanya mengenakan sepatu sneaker, namun untuk malam ini dia mengenakan sepatu yang berbeda juga. Ariell memilih sepatu heels berwarna hitam.


Ricky sangat terkagum-kagum melihat penampilan ibunya itu,


" mamah..... mamah cantik banget" kata Ricky


" benarkah sayang, memang biasanya mamah jelek yah" kata Ariell


" mamah selama ini cantik sih, tapi berbeda dengan yang sekarang. mamah jauh lebih cantik dari yang biasanya" kata Ricky


" benarkah??? kuping mamah bisa naik ini akibat pujian mu. baiklah sayang waktunya mamah pergi, jaga dirimu" kata Ariell menciumi Ricky


" sampai jumpa satu minggu lagi, ingat Ricky jangan nakal-nakal pada om Edward" kata Ariell


" iya mah.... mamah naik apa?" kata Ricky


" taksi Mamah udah nunggu di depan sayang" kata Ariell


" mamah hati-hati" kata Ricky


" baik sayang" kata Ariell


Edward yang melihat taksi Ariell sudah datang, dia berniat memanggil Ariell namun Ariell sudah lebih dulu membuka pintu sebelum Edward mengetuk pintu Ariell.


Edward sangat terkejut melihat penampilan Ariell yang begitu cantik, dia bahkan hampir tidak mengenali Ariell. Edward berdiri mematung melihat penampilan Ariell dari atas kepala hingga ujung kakinya hingga dia tidak menyadari bahwa Ariell sejak tadi memanggil nya.

__ADS_1


" Edward.." kata Ariell menepuk pundak Edward


" Akh... iya kakak ipar" kata Edward tersadar dari lamunannya karena Ariell menepuk pundak nya.


" ada apa, kenapa kamu disini" kata Ariell


" taksi kakak sudah ada di depan, aku hanya ingin memanggil kakak" kata Edward


" owh.. baiklah kalau begitu aku pergi dulu, jaga Ricky " kata Ariell


" mari aku bantu" kata Edward mengambil alih koper Ariell


" terimakasih Edward" kata Ariell tersenyum


sementara di luar, Rickhard baru saja sampai di rumahnya karena dia habis mengantarkan Amira ke hotel. Rickhard mengerut kan keningnya melihat sebuah mobil taksi parkir tepat di depan rumahnya.


namun belum dia menyapa supir taksi tersebut, dia sudah lebih dulu mematung disana. Rickhard menelan ludahnya sendiri pada saat dia melihat Ariell malam ini yang sangat berbeda dan tentunya sangat cantik.


Rickhard sama halnya dengan Edward, dia mengamati Ariell dari atas sampai kaki Ariell dan bahkan dia melihat setiap langkah kaki Ariell.


matanya yang masih belum berkedip sejak dari tadi dan mulut Rickhard agak sedikit terbuka, Edward juga menyadari tingkah kakak nya yang sudah tersihir dengan penampilan Ariell.


pada saat Edward melewati Rickhard juga, Edward sengaja menyenggol Rickhard agar dia tersadar dari hipnotis Ariell. akibat senggolan Edward akhirnya Rickhard tersadar dan kini Ariell sudah masuk kedalam taksi nya.


" kakak ipar hati-hati" kata Edward


" makasih ya Edward, jaga dirimu. kalau begitu aku pergi dulu" kata Ariell


" da...aaa kakak ipar" kata Edward melambaikan tangannya dan taksi itu sudah pergi meninggalkan tempat.


" ka.... kenapa kakak menatap kakak ipar seperti itu tadi" kata Edward


" aku hanya terkejut saja melihat penampilan nya yang tidak biasanya seperti itu" kata Rickhard jujur


" kakak ipar memang sangat berbeda malam ini, dia sangat cantik. seandainya dia tidak istri kakak aku pasti sudah menikahinya" kata Edward


" bicara apa kamu" kata Rickhard

__ADS_1


" toh juga kakak tidak membutuhkan nya kan, kakak mempertahankan pernikahan kalian hanya karena dia ibunya Ricky" kata Edward


" Edward jaga bicaramu" kata Rickhard


" memang benar kan, jika memang kakak benar-benar mencintai kakak ipar kakak mestinya harus menjaga perasaan nya, bukan malah menyakiti nya" kata Edward


" lalu apa kamu ingin keadaan papah memburuk" kata Rickhard


" kak.... papah tidak memaksamu menikah dengan Amira, papah hanya menyuruh mu untuk menikah, lalu kenapa kamu tidak jujur saja perihal pernikahan kalian" kata Edward


" Edward apa kamu pikir setelah aku mengatakan semua ini papah akan baik-baik saja? apa kamu tidak lihat bagaimana keadaan papah saat mengetahui Ricky kecelakaan, tolong kita jangan gegabah" kata Rickhard


" bukan kah sebelum pernikahan aku menyuruh mu untuk memberitahukan ini pada papah, tapi kamu melarang ku. inilah masalah akibat dari semua perbuatan mu, kakak ipar yang menanggung akibatnya sendiri" kata Edward


" iya..... aku akui aku memang salah, aku menyesal. tapi tolong kasih aku waktu untuk memikirkan ini" kata Rickhard


" terserah kakak saja" kata Edward pergi meninggalkan Rickhard


*****


sementara ditempat lain, kini Ariell sudah tiba di ruang rapat dan seperti permintaan Ariell rapat harus diadakan dengan secara live dan Herman pun tidak keberatan sama sekali. sebelum rapat di mulai Herman memperkenalkan Ariell sebagai anak kandungnya dengan wulan kepada semua anggota rapat.


" baiklah sebelum kita memulai rapat ini, saya terlebih dahulu memperkenalkan kepada kalian semua bahwa dia adalah anak saya satu-satunya dengan istri saya almarhum Wulan"


" perkenalkan dia adalah Ariell Wulandari" kata Herman


Ariell berdiri dari duduknya dan tersenyum menundukkan kepalanya cara dia untuk memperkenalkan dirinya.


" baiklah saya terlebih dahulu meminta maaf kepada kalian karena saya mengadakan rapat dengan secara tiba-tiba malam ini"


" tujuan saya mengadakan rapat ini adalah untuk mengalihkan seluruh saham saya kepada anak saya" kata Herman


semua anggota rapat tiba-tiba berbisik-bisik, mereka penasaran ada apa sebenarnya yang terjadi dan kenapa terburu-buru.


dan pada saat itu juga Ricky ingin menonton film kesukaan nya yaitu Power Rangers, pada saat dia menghidupkan televisinya dia bingung karena dari setiap channel yang dia pilih semua siarannya sama.


" kenapa semua siarannya sama?" kata Ricky

__ADS_1


Ricky melihat ada Ariell disana kemudian dia melihat Edward yang sedang sibuk mengerjakan sesuatu di laptop nya kebetulan Edward menemani Ricky dikamar nya.


__ADS_2