Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 19


__ADS_3

pada saat Ariell membuka pintu kamar pria itu, mereka berdua sama-sama berteriak terkejut. terlebih lagi Ariell, Ariell langsung menutup kedua matanya menggunakan kedua tangan nya.


dimana pria itu hanya mengenakan handuk putih yang menutupi bagian bawah nya saja, mungkin dia baru saja siap mandi.


Ariell hanya berdiri disana dengan posisi yang masih sama, namun pria itu menyadari tubuh Ariell gemetaran dan juga baju yang Ariell pakai terdapat beberapa robekan.


Pria itu langsung menghampiri Ariell tanpa mempedulikan penampilan nya. namun Ariell semakin ketakutan, dia melangkah mundur dan langsung terduduk kedua kakinya di tekuk, kepalanya disandarkan di kedua lutut kakinya, kedua tangannya memeluk kepalanya. dia menangis gemetaran.


" tolong lepaskan saya, aku mohon...." kata Ariell menggunakan bahasa Inggris sambil menangis, pada saat itu dia belum terlalu pandai berbahasa Korea karena dia masih belum lama tinggal disana.


" maaf ini kamar saya, anda salah memasuki kamar" kata pria itu menggunakan bahasa Inggris juga


" tolong selamatkan saya aku mohon" kata Ariell menangis sambil memohon


" memang nya apa yang terjadi pada mu?? kenapa kamu seperti ini, bukan nya kamu seorang marketing?" tanya pria itu menggunakan bahasa Inggris


" seseorang ingin memerkosa ku, aku orang Indonesia tolong bantu aku, aku mohon" kata Ariell masih menggunakan bahasa Inggris juga.


" Indonesia??? aku mengerti bahasa Indonesia" kata pria itu


" kak..... tolong bantu aku, seseorang ingin memerkosa ku" kata Ariell namun tiba-tiba Bel pintu nya berbunyi


" mari sini cepat" kata pria itu membawa Ariell ke tempat tidurnya.


" berbaring lah, " kata pria itu


" kamu mau angapain aku?" kata Ariell


" percaya lah padaku, aku tidak akan ngapa-ngapain kamu, kamu ingin saya tolong kan? maka menurut lah" kata pria itu

__ADS_1


kemudian Ariell membaringkan tubuhnya di atas ranjang tersebut, setelah itu pria itu menutupi tubuh Ariell menggunakan selimut. setelah itu dia menghampiri pintu dan membukanya.


" maaf ada apa yah??" tanya pria itu menggunakan bahasa Korea


" kami sedang mencari seseorang" kata orang tersebut, dilihat dari postur tubuhnya sepertinya mereka bodyguard pemilik bar ini.


" tapi disini tidak ada orang lain, hanya ada saya dan tunangan ku disini. dia terlalu lelah dengan kegiatan kami tadi jadi tolong jangan ganggu dia" kata pria itu


seketika bodyguard tersebut memperhatikan penampilan pria itu, dan sepertinya dia percaya karena pria itu hanya mengenakan handuk saja.


" baiklah, kalau begitu lanjutkan aktivitas kalian" kata bodyguard itu pergi meninggalkan pria itu.


pria tersebut langsung mengunci pintu kamarnya.


" sudah,,, mereka sudah pergi" kata pria itu kepada Ariell


" terimakasih banyak" kata Ariell


"........" Ariell hanya menganggukkan kepalanya


kemudian pria tersebut mengambil pakaiannya dari dalam lemari setelah itu dia pergi menuju kamar mandi. setelah beberapa menit kini pria itu sudah rapi, dia melihat Ariell duduk disebuah sofa dan masih menangis.


pria itu menghampiri Ariell dan membawa kotak obat, dia duduk dihadapan Ariell kemudian dia mengangkat dagu Ariell.


dia mengusap ujung bibir Ariell yang berdarah menggunakan tangan nya.


" lukamu harus diobati, jika tidak ini bisa infeksi" kata pria itu


" terimakasih " hanya kata itu yang bisa di ucapkan Ariell

__ADS_1


" diam lah sebentar," kata pria itu sambil membersihkan luka tersebut menggunakan cairan


" sudah siap" kata pria itu


" terimakasih banyak" kata Ariell


" berhenti lah mengucapkan terimakasih" kata pria itu dia bangkit berdiri dan mengambil ponselnya, kemudian dia mengetikkan beberapa kata lalu dia mengirim pesan tersebut kepada seseorang.


setelah beberapa menit, seseorang menekan bel pintu kamar itu, lalu pria tersebut bangkit berdiri dan membukakan pintu itu.


" masuklah" kata nya kepada seseorang


" ini untuk siapa bos??" kata orang tersebut dia adalah Zein seorang desainer sekaligus sahabat pria tersebut.


"busyet dah,,,, cewek cantik ini lhu apain sampai babak belur begini??" kata Zein dia adalah seorang lelaki yang sangat cantik. dengan gaya khasnya dia menghampiri Ariell


" sayang,,, kamu diapain sama dia??" kata Zein


" aku tidak ngapa-ngapain dia, aku hanya menolong nya, kamu tidak usah bertanya terlalu banyak, lihat dia masih begitu syok cepat berikan itu padanya" kata pria itu


" sayang ini... cepat ganti pakaian mu" kata Zein memberikan paper bag yang ia bawa tadi


" terimakasih" kata Ariell sambil menerima paper bag tersebut lalu pergi untuk mengganti pakaiannya.


" dia sangat cantik dan manis, kasihan sekali gadis itu" kata Zein.


disitu lah awalnya mereka bertemu, dan pada pandangan pertama pria tersebut sudah jatuh cinta kepada Ariell. namun Ariell hanya menganggapnya sebagai kakak, Karena kehilangan mahkotanya membuat dia takut jatuh cinta.


Ariell takut jika orang yang dia cintai mengetahui kebenaran tentang dirinya membuat nya kehilangan nya lagi sama seperti yang dilakukan Irwan kepadanya dulu.

__ADS_1


__ADS_2