Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 86


__ADS_3

sore ini Rickhard dan seluruh anggota nya yang ada di dunia sudah berkumpul, dan Rickhard menerima laporan dari anak buahnya yang dia suruh untuk mencari tahu tempat markas Refan.


menurut informasi yang dia dapat, Refan memang ada di kota ini, dan Refan juga menyekap seorang wanita.


Edward juga ikut berkumpul karena dia juga langsung terbang ke Dubai.


sebelum penyerangan dilakukan Edward sudah memberikan beberapa arahan dan membagi beberapa tim, dia sangat ahli di bagian perang, karena dia sering melakukan ini dulu, dia adalah mantan kapten militer dulunya.


" baiklah semuanya tim, mari kita bagi menjadi 6 tim."


" grup A diambil alis oleh Anton, kalian berada di mata angin Utara"


" grup B, diambil alih oleh Jack. kalian dari mata angin arah Barat"


" kelompok c, diambil alih oleh Amir. kalian dari mata angin arah Selatan"


" kelompok D, diambil alih oleh Mathieu. kalian dari arah Timur"


" kelompok E, diambil alih oleh Rickhard. kalian dari arah jalan utama dan jumlah anggota harus lebih banyak disini dan tentunya harus yang sudah sangat handal. karena kalian adalah kelompok yang sangat berbahaya, musuh akan lebih pokus terhadap kalian. maka utamakan keselamatan kalian dan jangan lupa untuk melindungi teman jika dalam darurat."


" kelompok F, akan saya ambil alih dan kami akan menggunakan beberapa helikopter, kami menyerang dari atas. saya harap berapa jumlah kita yang hadir malam ini dan segitulah yang pulang dengan selamat" kata Edward


" mengerti semua?" kata Edward


" mengerti bos"

__ADS_1


" baiklah persiapkan apa yang di perlukan untuk itu" kata Edward


beberapa jam berlalu, kini waktunya tiba, malam ini Rickhard beserta seluruh anggota nya pergi ke markas Refan untuk menyerang musuh nya sesuai dengan kelompok masing-masing yang sudah di bagi Edward.


" kita lihat saja sayang, suami mu yang payah itu tidak akan menemukan kita disini, jika pun menemukan kita, dia tidak akan berhasil karena Anggo ku sudah banyak berjaga di luar" kata Refan


selama ini Refan tidak tahu bahwa Rickhard memiliki anggota mafia juga, Karena seingatnya dulu Rickhard hanya memiliki beberapa bodyguard yang jumlahnya sedikit dibandingkan dengan komplotan nya.


padahal dalam enam tahun terakhir ini Rickhard berhasil membentuk beberapa tim nya di berbagai negara, karena mengingat Refan Rickhard sudah menduga bahwa suatu saat ini akan terjadi padanya. bahkan tim Rickhard lebih banyak dari tim Refan.


" jika sesuatu terjadi pada suami dan anakku, maka kamu juga tidak akan pernah melihatku lagi" kata Ariell


" hahahaha...... tidak bisakah kamu tidak mengancam ku sayang" kata Refan


" sudah ku bilang pada mu, jika kamu berbuat sesuatu padaku dan juga keluarga ku, aku akan membunuhmu" kata Ariell


mendengar suara tembakan, Refan terkejut.


" Nevan...... apa yang terjadi?" kata Refan memanggil seseorang


dan tidak lama kemudian seorang yang merasa dirinya dipanggil berlari kearah Refan. " tuan markas kita di serang oleh Rickhard tuan" kata Nevan.


" apa.... bagaimana mungkin, cepat kumpulan anggota dan persiapkan senjata" kata Refan


" baik tuan" kata Nevan berlari

__ADS_1


tar....tar...tar....


bunyi tembang terjadi di mana-mana. Refan membuka ikatan Ariell dan sambil menodongkan senjata.


" ayo ikut aku, jika tidak kepalamu akan ku tembak dan kita akan mati bersama-sama" kata Refan


" tidak.... aku tidak mau...." kata Ariell


tar.....


" a......g....h...." teriak Ariell Karena Refan menembak lantai di dekat kaki Ariell


dan tidak beberapa lama bagi Rickhard, kini Rickhard berhasil menembus pertahanan Refan, Rickhard melihat Refan menarik-narik tangan Ariell, sepertinya dia ingin membawa Ariell pergi.


namun Rickhard berlari dan menendang badan Refan, akibat itu senjata di tangan Refan terjatuh.


melihat Refan tidak memiliki senjata, akhirnya Rickhard juga melemparkan senjata nya.


mereka berdua saling beradu untuk pukul memukul. sementara Ariell hanya berdiri di tempat menyaksikan nya, tidak tau apa yang harus dia lakukan. mau lari pun dia tidak tahu harus melangkah dari mana, karena suara tembakan ada dimana-mana.


jika dia berlari, dia bisa saja tertembak. sekarang posisi Refan sudah di bawah terlentang, sementara Rickhard duduk di perut Refan dan memukuli Refan.


wajah Refan sudah hancur lebur, hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Refan berhasil menjatuhkan Rickhard dan kini posisi mereka sudah berganti, Ariell melihat senjata yang di gunakan Refan tadi terjatuh tidak jauh darinya.


Ariell berlari dan mengambil senjata tersebut, dan ternyata Rickhard melayangkan tendangan yang kuat kepada Refan, akibatnya Refan terlempar jauh dan pas di tempat senjata Rickhard tadi terjatuh.

__ADS_1


Refan mengambil senjata tersebut dan menembak nya kearah Rickhard.


__ADS_2