Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 42


__ADS_3

" tapi neng maafkan saya, saya tidak memberi kamu ijin untuk masuk karena kamu belum membuat janji" kata satpam itu


" sudah saya bilang itu tidak penting bagiku" kata Ariell menerobos masuk.


satpam tersebut mengejar Ariell, Karena Ariell sangat sulit di atasi akhirnya nya si satpam itu ingin memukul Ariell. namun sebelum itu terjadi Ariell sudah lebih dulu memukul satpam tersebut.


namun dua orang pria paruh baya datang untuk membantu satpam itu, sepertinya mereka petugas keamanan juga karena mereka memakai seragam yang sama.


namun lagi-lagi Ariell berhasil melumpuhkan ketiganya, dari kejauhan Edward tersenyum.


" lihatlah kak Rickhard, ternyata kakak ipar bukan wanita biasa" kata Edward berbicara sendiri.


tentu saja Ariell bisa melawan mereka, Karena Refan yang mengajarinya mengingat pertemuan pertama mereka.


Setelah ketiganya sudah kalah, Ariell pergi masuk kedalam rumahnya. Ariell langsung duduk di kursi sofa ruang tamu mereka.


namun ketiga pria tersebut tidak mau menyerah, mereka tetap menyusul Ariell untuk masuk.


mendengar keributan didalam rumahnya akhirnya Ratna yang sedang berada di dalam kamarnya turun untuk melihat keributan tersebut.


" ada apa ini ribut-ribut" kata Ratna sangat terkejut melihat keberadaan Ariell


" hm.... sudah begitu lama, ternyata para parasit ini masih tetap berada di dalam rumah ku" kata Ariell tersenyum sambil menaikkan kedua kaki nya di atas meja.

__ADS_1


Ratna memberikan kode kepada ke tiga pria itu untuk segera pergi meninggalkan mereka. setelah mereka pergi Ratna memulai pembicaraan nya.


" ngapain lagi kamu datang kerumah ku ini?? tidak bisakah kamu membiarkan kami untuk bahagia?" kata Ratna yang masih berdiri melihat kelakuan Ariell


" Apa??? rumah ku?? apa nyonya tidak salah bicara?? sejak kapan rumah ini menjadi milik mu??. dan selama lima tahun ini aku sudah membiarkan kalian untuk bahagia dan sekarang saatnya penderitaan kalian dimulai." kata Ariell


" bicara apa kamu?? Kamu ingin mengancamku??" kata Ratna


" aku sedang tidak mengancam mu. aku hanya memberitahu mu bahwa seekor ikan harus tetap hidup di dalam air. kamu tau kan apa yang akan terjadi kepada ikan tersebut jika memaksakan diri untuk hidup di darat?? mungkin bisa bertahan hidup, tapi itu tidak akan berlangsung lama"


" dan seperti itulah yang akan terjadi kepada kalian" kata Ariell


"diam kamu, dasar anak tidak tahu diri kamu" kata Ratna


" hem.... dimana tata Krama anda nyonya?? tidak kah kamu ingin memberikan tamu minum?? aku sudah haus" kata Ariell


" bawakan juga aku makanan, aku sangat lapar" kata Ariell menyuruh pembantu itu.


pembantu tersebut melihat kearah majikan nya, Ratna hanya mengangguk kan kepalanya kepada pembantu tersebut.


" oh iya, kamu tadi mengatakan aku anak tidak tahu diri yah?? sejak kapan kamu berpikir bahwa kamu Ibuku?? kamu pikir kamu bisa mengganti posisi ibuku?? itu tidak akan pernah terjadi ingat itu" kata Ariell


" kata kan apa mau mu??" kata Ratna

__ADS_1


" apa?? apa semuanya belum jelas juga?? aku hanya mau kalian kembalikan semuanya milik ibuku, karena kalian tidak berhak sedikit pun untuk itu, itu semuanya hanya milikku" kata Ariell


" itu tidak akan pernah terjadi" kata Ratna


" hm.... ambisi yang begitu kuat. tapi senyenyak apa pun kamu untuk tidur dan bermimpi kamu akan tetap terbangun dari tidur mu itu dan kamu akan kembali ke kenyataannya dimana posisi hidup mu yang sebenarnya" kata Ariell


tiba-tiba pembantu tersebut datang membawa beberapa makanan untuk Ariell.


" sudah begitu lama, kamu ternyata masih disini juga. coba kamu minum dan makan itu. karena aku tidak terlalu percaya dengan orang, bisa saja kamu menaruh sesuatu didalam nya" kata Ariell


seketika wajah pembantu dan Ratna berubah menjadi panik.


" Kenapa wajah kalian berdua gugup seperti itu?? apa yang terjadi??" kata Ariell


tentu saja Ariell tau bahwa pembantu itu menaruh sesuatu didalam minuman dan makanan Ariell.


karena tanpa mereka sadari, Ariell melihat dari kaca lemari hias yang berada didepan Ariell.


" ayo minum?? apa perlu aku yang memasukkan nya kedalam mulut mu??" kata Ariell


pembantu itu langsung mengambil minuman itu untuk dia minum namun Ratna sudah lebih dulu membuangnya.


" hahahaha.... sekali lagi, jika kalian ingin berbuat sesuatu padaku maka kalian harus lebih teliti lagi, lihat kaca itu " kata Ariell menunjukkan kaca yang dihadapan nya.

__ADS_1


Ratna dan pembantu itu melihat kearah kaca yang di tunjuk Ariell.


" dan apa kamu masih ingat perkataan ku dulu?? bahwa kamu lah orang yang pertama yang harus aku tendang dari sini. maka sebelum itu terjadi bersiap-siap lah" kata Ariell kepada pembantu itu sambil menepuk pundak nya, setelah itu Ariell pergi meninggalkan rumah itu.


__ADS_2