
Hari ini Ariell berniat ingin membeli bahan masakan, pada saat dia keluar dia tidak sengaja berpapasan dengan Edward. karena pada saat itu Edward baru saja pulang kerja.
" kakak ipar mau kemana??" kata Edward
" aku mau belanja kebutuhan dapur" kata Ariell
" sendiri kak?? naik apa?" kata Edward
" iya, aku naik taksi" kata Ariell tersenyum
" bagaimana aku temanin saja kak?" kata Edward
" tidak usah Edward, kamu istirahat saja dan lagian kan kamu kan masih saja baru pulang" kata Ariell
" ayolah kak, tidak apa-apa. lagian aku juga ingin membeli sesuatu untuk seseorang yang kebetulan berulang tahun hari ini" kata Edward berbohong
" oh ya udah kalau begitu mari kita pergi" kata Ariell
" Ricky dimana kak?" kata Edward sambil melajukan mobilnya
" Ricky sedang tidur, ada bi Luna kok dirumah" kata Ariell
setelah beberapa menit kini mereka sampai di sebuah mall. Edward berinisiatif untuk mendorong sebuah troli.
__ADS_1
" ayo kakak ipar kita habiskan semua isi mall ini" kata Edward tersenyum pada Ariell
" baiklah mari kita habiskan semuanya, tapi kita taruh dimana semua barang nya jika kita menghabis kan nya" kata Ariell tersenyum sambil berjalan membantu Edward mendorong troli juga.
" jika kakak mau aku bisa mengatakan nya pada kak Rickhard untuk membeli mall ini bila perlu ikut para pegawai nya" kata Edward
" hahahaha kamu yang benar saja" kata Ariell sambil memukul punggung Edward
" kenapa tidak kak, kakak pikir kak Rickhard tidak mampu untuk melakukan nya," kata Edward
" iya...ya..ya aku tahu kakak mu orang yang sangat hebat" kata Ariell
" kak apa kakak ipar tidak ingin beli sesuatu untuk kak Rickhard?? kak Rickhard hari ini kan sedang berulang tahun" kata Edward
" oh ya benarkah?? jika begitu mari kamu bantu aku untuk memilih nya. aku tidak pernah sebelumnya membelikan hadiah bagi seorang pria ini yang pertama bagiku, jadi tidak apa kan jika aku merepotkan mu?" kata Ariell
" aku juga tidak tahu, bagaimana jika kita lihat-lihat aja dulu kedalam" kata Ariell membawa Edward masuk kesebuah toko fashion khusus untuk pria.
Ariell melihat sebuah kemeja berwarna biru Dongker yang berhasil menarik perhatiannya. pada saat Ariell meraih kemeja tersebut namun seseorang juga meraihnya.
" saya yang duluan, jadi ini punyaku" kata wanita itu
" maaf mba tapi...." tiba-tiba Ariell berhenti sejenak " Putri..." kata Ariell
__ADS_1
orang yang merasa dirinya dipanggil langsung terkejut melihat Ariell.
" Ariell,,,, owh jadi kamu sudah balik ke Indonesia. sejak kapan??" kata Putri
" itu bukan urusan mu dan ternyata setelah sekian lama kamu masih belum berubah" kata Ariell
" apa maksudmu" kata Putri
" kamu masih belum berubah yang selalu ingin merebut apa yang ingin aku punya" kata Ariell.
" aku yang lebih dulu melihatnya, dan kamu yang ingin merebut nya dariku" kata putri namun pada saat itu Irwan melihat putri berdebat dengan seseorang akhirnya Irwan menghampiri nya.
" tapi sudahlah mungkin dengan begitu caraku untuk membantu mu memilih barang yang bagus, karena kedua mata mu kan tidak bisa berpungsi dengan baik" kata Ariell
" ada apa ini??? Ariell...." kata Irwan melihat Ariell dengan tatapan segudang rindu dan namun Ariell berlaku dengan sangat cuek.
" sayang lihatlah dia, dia mengatakan mataku tidak berfungsi bagus. padahal aku sudah sangat merindukan nya tapi dia malah mengatakan ini setelah lama kami tidak bertemu" kata Putri bergelayut manja di lengan Irwan
" hahahaha ternyata sebegitu pentingnya rupanya diriku hingga kamu merindukan ku dengan sangat dalam" kata Ariell dengan tertawa kecut. pada saat itu juga Edward datang membawa dua buah kaos couple berwarna putih .
" bagaimana jika dengan ini kak?? menurut ku lucu dan sangat cocok untuk mu" kata Edward tertawa.
Putri yang merasa dirinya bagaikan bermimpi disiang bolong bertemu dengan Edward Dirgantara pengusaha termuda dan sangat sukses di Asia. siapa yang tidak mengenal Edward apalagi Putri yang berprofesi sebagai model tentu saja dia tau siapa itu Edward Dirgantara.
__ADS_1
banyak para gadis yang bermimpi ingin menjadi pacarnya Edward, jangan kan jadi pacar jadi mainan pun mereka rela salah satunya seperti Putri.
dan ini masih Edward bagaimana dengan Rickhard lagi yang terkenal sebagai pria misterius, yang banyak penasaran bagaimana sosok wajah Rickhard yang sebenarnya? Rickhard adalah pria terkaya nomor tiga di dunia, namun tidak begitu banyak yang mengenal wajahnya mereka lebih banyak mengenal Edward sebagai tangan Kanan Rickhard, karena Rickhard tidak pernah bertemu dengan klien yang tidak terlalu penting dan dia selalu mengandalkan Edward, Rickhard juga melarang keras wajahnya di ekspos di media.