
" seperti yang kamu ketahui, aku dulu pernah mengandung, tapi aku belum pernah menikah sama sekali. terserah kamu menilai ku wanita seperti apa tapi aku wanita tidak seperti itu"
" disaat kehamilan ku memasuki bulan yang kesembilan, aku mengalami kecelakaan dan aku tidak sadarkan diri beberapa hari. setelah aku sadar ternyata anak ku sudah di operasi."
" namun dokter dan juga keluarga ku mengatakan bahwa anakku tidak bisa tertolong, sehingga anakku meninggal diwaktu itu juga"
" awalnya aku tidak percaya begitu saja, namun seiring berjalannya waktu beberapa tahun ini aku bisa menerima kepergian anakku "
" namun dua hari yang lalu perawat bertanya pada ku dimana anakku dan mungkin anakku sudah besar"
" dari perkataan dokter tersebut, aku yakin anakku masih hidup dan mungkin ini perbuatan keluargaku"
" aku akan terus mencari kebenaran itu, jika suatu saat aku bertemu dengan anakku aku harap kalian bisa menerima nya, jika tidak maka maafkan aku, aku terpaksa harus melepaskan kalian" kata Ariell
"Rickhard terdiam dan tidak menjawab syarat yang ketiga itu.
" berapa tahun umur anak mu sekarang??" tanya Rickhard
" mungkin seumuran dengan Ricky juga" kata Ariell
__ADS_1
" apakah anak mu laki-laki juga??" kata Rickhard
" aku tidak tahu, karena keluarga ku tidak mau memberitahukan nya kepada ku, dan itu salah ku sendiri, seandainya aku bertanya pada dokter pada saat aku periksa kandungan mungkin aku tau apa jenis kelamin anakku"
" berulang kali dokter ingin memberitahu ku, tapi aku melarangnya Karena aku hanya ingin kejutan darinya, dan malah itu yang menjadi penyesalan ku" kata Ariell menangis
" kenapa kamu tidak temui saja dokter kandungan mu itu" kata Rickhard
" sejak kejadian itu, dokter yang menangani kehamilan ku dipindah tugaskan pada saat itu juga, namun aku tidak tau kemana dia dipindahkan" kata Ariell
" lalu kemana ayah bayi mu itu, apa dia tidak ingin bertanggung jawab sedikit pun??" Kata Rickhard
" ini kesalahan ku, Karena pada saat itu seseorang menjebak ku dan aku tidak sadarkan diri, aku Tidak mengenal Pria itu. dan aku tidak ingin membagi kesalahan ku dengan nya. biarkan saja aku yang menanggung nya." kata Ariell
" apa kamu sudah gila?? bagaimana mungkin kamu menanggung beban seberat itu sendirian" kata Rickhard
" bagi ku itu tidak beban, berulang kali keluarga ku berusaha untuk menyingkirkan anakku namun dengan kemampuan ku, aku berusaha untuk melindungi anakku. " kata Ariell
" lalu dimana semua keluarga mu" kata Rickhard
__ADS_1
" mereka semua tidak penting lagi bagiku. sekarang kamu belum menjawab syarat ku yang ketiga" kata Ariell
" maaf bisa kamu ulangi?? karena saya sudah lupa apa syarat mu yang ketiga" kata Rickhard
" aku harap suatu saat Kalian bisa menerima kehadiran anakku, jika tidak maka maafkan aku, aku terpaksa harus melepaskan kalian" kata Ariell
" baiklah " kata Rickhard
" lalu kapan pernikahan dilaksanakan??" tanya Ariell
" apa syaratnya hanya itu saja??" tanya Rickhard
" iya hanya itu saja" kata Ariell
" baiklah, pernikahan dilakukan tiga hari dari sekarang" kata Rickhard
" apa?? kenapa begitu cepat?? aku bahkan belum ada persiapan untuk itu" kata Ariell panik.
" lebih cepat lebih baik bagi Ricky. untuk apa kita membuang-buang waktu, kamu tidak perlu memikirkan kan yang lain, untuk masalah persiapan pernikahan serahkan saja padaku kamu hanya perlu mempersiapkan dirimu saja. dan aku harap kamu adalah orang yang bertanggung jawab" kata Rickhard
__ADS_1
" kamu tidak usah usah khawatir soal itu,, aku akan mempertanggung jawabkan perkataan ku" kata Ariell
Dalam hati Rickhard, mudah-mudahan saya tidak jatuh kedalam jebakan Refan, dan mudah-mudahan ini cara untuk membalas apa yang di perbuat Refan pada ku enam tahun yang lalu. Agar dia merasakan bagaimana rasanya jika orang yang dicintai nya bersama dengan orang yang sangat dia benci. dan bagaimana sakitnya jika harus kehilangan sesuatu yang berharga bagi dirinya. dan semoga ini langkah pertama untuk ku membalas Refan. batin Rickhard