Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 17


__ADS_3

*****LIMA TAHUN KEMUDIAN*****


Di bandara Soekarno Hatta ini suasana yang begitu ramai, begitu banyak orang yang lalu lalang keluar masuk dari tempat ini.


seseorang berdiri mengenakan sepatu sneaker putih, celana Levis warna biru muda, kaos putih yang berlabel kan Adidas di balut dengan jaket jeans warna senada dengan celana Levis tersebut.


Dan tidak lupa kaca mata hitam kilat yang menempel di kedua matanya, dan juga topi putih yang bagian atasnya dibiarkan bolong, mungkin itu gaya untuk sebagai penarik nya.


Rambut panjang hitam lurus di ikat dengan gaya ekor kuda, dan dibiarkan rambut terikat tersebut keluar dari topi bagian atas, benar-benar penampilan yang begitu menarik.


wanita itu berdiri di luar pintu masuk bandara Soekarno Hatta dan travel bag yang juga dibiarkan berdiri disampingnya menemani nya berdiri disana mungkin dia sedang menunggu seseorang.


Dia tersenyum manis, melihat-lihat pemandangan di sekitar nya, tempat yang lima tahun itu dia tinggalkan dan dia rindukan, dia adalah Ariell Wulandari.


sebuah mobil taksi berhenti tepat didepan Ariell, mungkin Ariell tadi sudah memesannya lewat aplikasi yang sudah dia download di ponsel genggam nya.


seorang pria paruh baya keluar dari dalam mobil dan menghampiri Ariell.


" neng Ariell yah??" tanya pria paruh baya itu


" iya pak, saya Ariell" jawab Ariell Kepada pria tersebut dan tidak lupa disambut dengan senyuman manisnya


" mari neng silahkan masuk" kata pria itu mempersilahkan Ariell masuk dan mengambil alih koper Ariell untuk disimpannya didalam bagasi mobil tersebut


" kita ke alamat ini yah pak" kata Ariell memberikan sebuah alamat kepada supir tersebut


" baik neng" kata pria paruh baya itu melajukan mobil nya menuju Alamat yang diberikan Ariell


setelah beberapa menit kini Ariell sudah tiba disebuah hotel, Ariell berniat untuk beberapa hari ini beristirahat di sebuah hotel sebelum dia mendapatkan kontrakan untuk tempat ia tinggali.

__ADS_1


Ariell berdiri disebuah jendela dan melihat pemandangan keluar jendela tersebut, dari atas sana Ariell melihat pemandangan kota Jakarta yang dipadati banyak bangunan tinggi.


kemudian dia melangkah menuju tempat tidurnya dan merebahkan dirinya diatas tempat tidur yang sudah disediakan oleh pihak hotel.


tidak sadar Ariell menutup kedua matanya dan bergabung menuju alam mimpinya, mungkin pengaruh karena dia terlalu lelah.


keesokan paginya, hari ini Ariell berencana untuk mencari kontrakan untuk dirinya tinggali. tidak lama baginya Ariell sudah menemukan kontrakan yang cocok untuk dirinya.


setelah urusan nya selesai, Ariell pergi menemui mantan asisten rumah tangga ibunya dulu.


Ariell sudah tiba di restoran ibunya, Ariell menemui seseorang pegawai restoran tersebut.


" permisi Mbak,, bisa saya bertemu dengan ibu Merry??" kata Ariell


" maaf Mbak,,, mbaknya dengan siapa yah?" kata karyawan itu dengan sopan


"silahkan duduk dulu mbak,, tunggu sebentar yah mbak, saya panggil kan ibu Merry" kata karyawan tersebut dengan ramah


" baik Mbak" jawab Ariell


tidak begitu lama waktu Ariell menunggu, kini Merry sudah datang menghampirinya.


" Nak Ariell...." kata wanita paruh baya itu memanggil Ariell


" Ariell yang mendengar dirinya di panggil sontak menoleh kearah suara tersebut.


" ibu...." kata Ariell langsung bangkit berdiri dan berlari kecil menemui Merry. Ariell langsung memeluk tubuh wanita paruh baya tersebut.


" nak Ariell... sudah begitu lama kita tidak bertemu" kata Merry

__ADS_1


" iya bu.... aku merindukan ibu" kata Ariell


" ternyata kamu masih belum berubah, masih saja manja seperti dulu" kata Merry


" hahahaha.. aku sudah cukup dewasa bu, cuman aku hanya kangen saja dengan sifat manjaku " kata Ariell sambil melepaskan pelukannya


" mari kita masuk kedalam nak, banyak yang ingin ibu bicarakan kepada mu" kata Merry mengajak Ariell masuk kedalam ruangan nya


Ariell melangkah kan kakinya dan sambil memperhatikan suasana Restoran nya.


" kenapa restoran nya begitu sepi bu...?" tanya Ariell


" iya nak,,, belakangan ini pengunjung semakin sedikit, itu akibat karena terlalu banyak saingan kita" kata Merry


" lalu dimana kak Rika??" tanya Ariell


" Rika sedang pergi menemui klien kita yang ingin bekerja sama dengan kita" kata Merry


" bekerja sama?? " kata Ariell


" iya nak, kita berencana untuk merenovasi restaurant ini agar pengunjung tidak merasa bosan, jadi Rika pergi untuk menemui seorang Arsitek yang sudah termasuk handal di kota ini " kata Merry


" memang seperti apa desain Restoran Kita yang akan mendatang??" kata Ariell


" ini coba kamu lihat-lihat gambar nya dulu" kata Merry memberikan beberapa lembar kertas berisi gambar desain yang ingin mereka rencanakan.


" kita ingin membuat danau buatan di sebelah Utara dan kita menjadikan danau buatan tersebut untuk kolam pemancingan juga"


" sementara di bagian belakang kita akan membuat taman buatan juga khusus untuk para pengunjung yang mempunyai anak kecil. jadi agar mereka tidak merasa bosan dengan suasana restoran kita" kata Merry sambil menjelaskan

__ADS_1


__ADS_2