
" menurut ku itu memakan waktu yang sangat lama, belum lagi itu. membuat danau buatan itu sangat memakan biaya yang lumayan banyak. dan iya jika mereka tertarik dengan itu, kalau tidak kita akan rugi besar nantinya"
" dan kalau dia dijadikan sebagai kolam pemancingan otomatis mereka mayoritas nya kebanyakan para laki-laki, dan itupun di jaman sekarang memancing itu sudah tidak terlalu populer lagi, banyak yang menganggap kegiatan seperti itu sangat membosankan" kata Ariell
" terus kita harus bagaimana??" kata Merry
" kira-kira berapa banyak dana yang kita miliki sekarang??" tanya Ariell
" kurang lebih kita hanya memiliki sekitar 12M" kata Merry
" yah sudah, tolong ibu bilang sama kak Rika soal kerja sama nya dengan klien dibatalkan saja dulu" kata Ariell
" dibatalkan??? tapi Ril,, kita sudah tandatangani kontrak nya" kata Merry
"ibu tinggal bilang aja kepada mereka bahwa kita tidak memiliki biaya yang cukup, jadi renovasinya ditunda. gampang kan??" kata Ariell
"jika kita membatalkan itu, kita harus membayar denda nya Ariell" kata Merry
" memang berapa banyak denda yang harus kita bayar bu??" kata Ariell
" biaya kontrak sebayak 500juta, jika kita membatalkan kontrak tersebut maka kita harus membayar nya sebanyak 3kali lipat Ariell" kata Merry
" iya sudah, masalah itu biar aku yang bertanggung jawab buk" kata Ariell dan sambil mengambil ponsel nya dari tas selempang kecil yang ia gunakan, sepertinya dia menelepon seseorang disana.
" hallo Zein, tolong kirimkan uang sebanyak 1,5M ke rekening ku sekarang juga, dan menggunakan Rupiah Indonesia" kata Ariell
" uang sebanyak itu untuk apa bos???" kata pria yang diseberang sana
__ADS_1
" sejak kapan kamu mulai protes dengan urusan ku??" kata Ariell
" tidak bos, tapi itu bukan jumlah yang sedikit??" kata Zein
" itu uang uang siapa??" kata Ariell
" uang bos memang" kata Zein
" bagus lah kalau kamu masih menyadari itu" kata Ariell
" apakah bos baik-baik saja disana?" tanya Zein
" kamu tidak usah mengkhawatirkan diriku, lebih baik kamu pikirkan dirimu saja" kata Ariell
" aku hanya takut saja bos, kali keluarga bos berbuat sesuatu yang buruk pada bos" kata Zein
" dia sangat khwatir dengan keadaan bos, karena nomor bos tidak bisa dihubungi dalam semalam ini, dia ingin menyusul bos kesana" kata Zein
" bilang padanya aku baik-baik saja, baterai ponsel ku semalam lowbat, dan tidak usah menyusul ku" kata Ariell
" baik bos" kata Zein
" ya sudah, cepat kirim kan yang ku minta. jika dia bertanya bilang saja padanya untuk biaya ku selama disini" Ariell
" baik bos" kata Zein
setelah pembicaraan mereka berakhir, Ariell kembali memasukkan hp nya ke dalam tas miliknya.
__ADS_1
" darimana kamu dapat uang sebanyak itu Ril??" tanya Merry
" hahahaha tentu saja hasil jerih payahku lah bu selama aku disana" kata Ariell
" memang nya apa pekerjaanmu disana?" kata Merry
" aku disana kuliah sambil bekerja bu," kata Ariell tersenyum
" memang nya apa pekerjaan mu?? kamu tidak berbuat yang tidak-tidak disana kan??" tanya Merry
" hahahaha memang aku kelihatan seperti itu yah bu??" kata Ariell
" sebenarnya tidak, tapi ibu hanya sedikit heran kenapa kamu bisa memiliki uang sebanyak itu??" kata Merry
" aku disana bekerja sebagai arsitek bu, dan desain ku sangat banyak diminati orang. dan aku sudah banyak berhasil mengerjakan proyek ku disana, itu sebabnya aku ingin mengambil alih renovasi kita ini" kata Ariell tersenyum
Desain Ariell memang sudah sangat terkenal di negara Korea dan banyak proyek yang mengontrak nya sebagai arsitek.
dan Tentu nya keberhasilan yang dia dapat kan adalah ada seseorang yang membantu dan mendukungnya dari belakang.
Awal pertemuan mereka pada saat itu, Ariell harus mencari uang untuk nya bertahan hidup di negara orang, belum lagi itu biaya kuliah yang cukup mahal untuk ia bayar setiap bulannya.
karena selama Ariell disana, dia tidak pernah dikirim uang sepeser pun oleh ayahnya sementara uang yang dia bawa sudah tinggal sedikit. sehingga pada saat itu Ariell bekerja di sebuah bar sebagai Marketing.
ketika suatu hari dia dijebak oleh manager nya sendiri, diam-diam manager nya menjual Ariell Kepada seorang pria hidung belang.
Namun sebelum itu, Ariell berhasil kabur dari kamar Pria tersebut, tetapi dia tidak sengaja memasuki kamar seseorang.
__ADS_1