Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 40


__ADS_3

" kak..... ada apa mengajakku bertemu disini?? kenapa tidak datang aja langsung ke restauran?" kata Ariell Kepada Refan


" ayolah,,,, temani aku untuk mencari sesuatu untuk wanita idaman ku" kata Refan sambil merangkul pundak Ariell


" apa??? benarkah kakak sudah jatuh cinta kepada wanita lain?? tapi siapa orang nya kak" kata Ariell


"ayolah nanti juga kamu tahu" kata Refan sambil berjalan dan masih tetap meletakkan tangannya di bahu Ariell.


Refan membawa Ariell kesebuah toko tempat perhiasan.


" kak... kenapa kesini?? memang nya kakak mau beli apa untuk wanita itu?" tanya Ariell


namun Refan tidak menjawab.


" mbak kita mau cari cincin pernikahan, bisakah kamu memberikan kami desain nya??" kata Refan


" apa nikah?? kapan kakak akan menikah" kata Ariell


" dua bulan lagi" kata Refan


" ini pak silahkan dilihat-lihat dulu, jika bapak merasa kesulitan untuk memilih nya bapak bisa meminta kami untuk membantu nya" kata petugas toko itu memberikan sebuah buku yang terdapat semua gambar perhiasan yang ada di toko mereka.


" terimakasih " kata Refan menerima buku itu


" Ariell menurut mu mana yang bagus?" kata Refan

__ADS_1


" semuanya bagus kak, tapi wanita itu seperti apa, bisa saja kan pilihan ku dia tidak menyukainya" kata Ariell


" jika kamu menyukai nya, dia pasti menyukainya juga" kata Refan


" benarkah?? kalau begitu mari kita pilih" kata Ariell


kemudian Ariell memilih sebuah cincin yang menarik perhatiannya dan menurut nya cantik.


" kalau menurut ku yang ini deh kak" kata Ariell


" oke baiklah" kata Refan


" mbak bisa kami pilih yang ini. oh ya minta nomor yang bisa dihubungi? saya akan mengabari nya lewat telpon ukuran jari wanita saya" kata Refan


"sebentar pak, ini pak silahkan hubungi toko kami dan terimakasih sudah belanja di toko kami" kata Petugas toko itu


" dia sibuk" kata Refan kembali merangkul pundak Ariell dan pergi meninggalkan toko tersebut.


" aku penasaran banget siapa yang berani membuat kakak jatuh cinta" kata Ariell


" sudahlah itu tidak penting, kamu juga nanti tau" kata Refan


" apa sudah siap nih?? karena aku masih ada urusan lain" kata Ariell


" urusan apa??" kata Refan

__ADS_1


" adalah kak, urusan pribadi saja" kata Ariell


" sudah mulai rahasia-rahasian nih ceritanya??" kata Refan


" bukan begitu kak, kakak tau kan, aku orang yang tidak suka jika melibatkan yang lainnya tentang urusan ku" kata Ariell


" iya...iya... terserah kamu saja, tapi sebelum kamu pergi kita makan dulu" kata Refan


" baiklah tapi hari ini kakak yang traktir" kata Ariell


" hahahaha itu tidak masalah bagiku, bahkan memberi mu makan seumur hidup pun itu tidak masalah bagi ku" kata Refan


" iya...iya... aku tau kakak memiliki uang yang sangat banyak. oh ya kak, kakak pergi duluan aku mau ke toilet dulu" kata Ariell


" apa perlu ku temanin?" tanya Refan


" apaan sih kak?? mesum banget deh" kata Ariell


" hahahaha kamu serius banget sih" kata Refan sambil mencubit hidung mancung Ariell pelan


" sudah sana, aku tidak mau menunggu terlalu lama" kata Refan


" iya udah kak aku pergi" kata Ariell


Ariell pergi menuju toilet, namun seseorang pria berlari dan menabrak Ariell. Ariell pun duduk terjatuh, namun pria tersebut mengabaikan Ariell.

__ADS_1


" hei......dasar orang yang tidak punya tanggung jawab, dibantuin kek, atau minta maaf kek" kata Ariell marah


namun seseorang menjulurkan tangan nya untuk membantu Ariell berdiri. Ariell mengira itu adalah Refan, tanpa melihat wajah yang menolong nya, Ariell menggapai tangan yang terulur itu.


__ADS_2