
setelah satu jam kemudian seorang perawat keluar dari ruangan ICU.
" apakah diantara kalian ada golongan darah A?" tanya perawat itu
" saya dok, saya orang tuanya" kata Rickhard
" mari ikut kami pak, karena pasien mengalami pendarahan jadi dia harus mendapatkan donor darah" kata perawat itu
" baik" kata Rickhard mengikuti perawat itu
setelah satu jam lamanya Rickhard pergi, telepon milik Ariell berdering. Ariell melihat siapa yang menelepon nya.
" halo ada apa" jawab Ariell
" Ariell kamu dimana?" kata pria itu
" maafkan aku, aku tidak memberitahumu lebih dulu, aku lagi di rumah sakit" kata Ariell
Edward yang mendengar Ariell berbicara seperti itu langsung merebut HP Ariell.
" rumah sakit?? apa yang terjadi pada mu"
" jika terjadi sesuatu kepada keponakan ku, aku tidak akan pernah melepaskanmu. kamu tau akibat perbuatan mu apa yang terjadi pada Ricky. ini semua gara-gara kamu"
__ADS_1
Ariell terkejut mendengar Edward berkata seperti itu.
" apa maksudmu Edward" kata Ariell namun Edward mengabaikan pertanyaan Ariell
" apa maksud anda?? memang nya aa yang saya lakukan" kata pria itu
"dari awal aku sudah memperingati mu, tapi kamu terus saja melakukan apa yang kamu inginkan. ini yang kamu inginkan kan?? apa kamu sudah puas?" kata Edward
Ariell kembali merebut HP nya dari Edward.
" berikan pada ku" kata Ariell
" aku hanya mengatakan yang sebenarnya, apa itu salah?" kata pria itu
" aku hanya mengatakan kita sudah lama mengenal, dan hubungan kita dekat. hanya itu saja" kata pria itu
" Refan berhenti berbohong. tidak mungkin Ricky terpukul seperti itu jika kamu hanya mengatakan itu padanya" kata Ariell
pria itu sangat terkejut mendengar Ariell yang begitu langsung memanggil namanya, sudah lima tahun lebih Ariell bersama nya, namun baru kali ini dia mendengar Ariell memanggil namanya dengan secara langsung.
" jika sesuatu terjadi pada Ricky, aku tidak akan pernah memaafkan mu dan aku tidak akan mengenal mu lagi. ingat itu" kata Ariell mengancam Refan setelah itu Ariell mematikan telepon nya.
" Edward memang nya apa yang sudah dikatakan Refan pada Ricky" kata Ariell pada Edward
__ADS_1
tanpa mereka sadari Rickhard sedari tadi sudah tiba disana dan mendengar semua pembicaraan mereka.
" kenapa kamu bertanya seperti itu kepada ku? lebih baik kamu tanyakan saja langsung kepada calon suami mu itu" kata Edward marah
" apa?? calon suami?? apa maksudmu?" kata Ariell
" maksud ku apa?? apa perkataan ku kurang jelas?? dia kan calon suami mu?" kata Edward
" apa maksud nya ini Edward?? Refan kenapa nama baj**gan sialn itu disebut??" kata Rickhard
" maaf kak, aku tidak bisa menjelaskan nya disini" kata Edward memberikan kode kepada Rickhard agar dia mengikuti Edward.
Rickhard yang mengerti maksud Edward dia mengikuti Edward.
" apa maksudmu" kata Rickhard
" Refan ada di kota ini kak dia adalah calon suami nya Ariell" kata Edward
" apa??? sudah kuduga,, memang benar dia itu perempuan tidak baik-baik" kata Rickhard
" kak... tapi aku rasa Ariell tidak tau tentang masalah kita dengan Refan" kata Edward
" apa kamu masih percaya dengan wanita itu setelah semuanya terjadi??" kata Rickhard
__ADS_1
" kak.. tolong dengarkan aku dulu. Ariell tidak seperti itu, kakak tidak melihat Ariell tadi, bagaimana takutnya dia kehilangan Ricky" kata Edward