
Ariell tersenyum dan membalas pelukan Ricky.
" sudah Ricky pulang yah sayang" kata Ariell
Ricky hanya mengangguk kan kepalanya.
" dah tante...." kata Ricky melambaikan tangan nya
" dah sayang...." kata Ariell membalas lambaian tangan Ricky
akhirnya Ricky masuk kedalam mobil ayahnya, Rickhard dan Ricky langsung pergi meninggalkan tempat itu. sementara Edward bersama para bodyguard itu masih disana menunggu majikan nya itu.
" hai... namaku Edward" kata Edward bermaksud menyalam Ariell
" hai,,, namaku Ariell" kata Ariell sambil tersenyum membalas salaman Edward
" terimakasih banyak, kamu sudah menolong keponakan ku, dan maaf jika dia merepotkan mu" kata Edward
" Ricky anak yang baik, dia tidak merepotkan ku kok, aku menyukainya" kata Ariell
" maafkan sikap kakak ku yang kasar terhadap mu " kata Edward
" sudahlah... lupakan saja." kata Ariell
dalam hatinya dia berpikir, sifat Rickhard dan Edward sangat bertolak belakang, dan sifat Ricky lebih dominan terhadap Edward.
"kamu mau kemana?? mari aku antar" kata Edward
" oh... tidak usah terlalu report, aku bisa pesan taksi kok" kata Ariell
" memang nya kamu mau kemana??" kata Edward
" aku mau ke restaurant yang ada di jl.tamrin" kata Ariell
" mari ikut aku aja, kebetulan kita lewat nya searah" kata Edward
__ADS_1
Ariell akhirnya merasa tidak enak yang terus menolak Edward, dengan perasaan canggung akhirnya dia menerima tawaran Edward. Edward membawa salah satu mobil bodyguard nya.
kini mobil mereka sudah melaju meninggalkan tempat itu
" oh ya... Ricky sangat berbeda dengan ayah nya" kata Ariell
" hehehe.... iya, Ricky lebih mirip pada ku, mungkin karena waktu nya lebih banyak bersama ku" kata Edward
" lalu dimana ibu Ricky?" tanya Ariell
" kami tidak ada yang tau ibu Ricky dimana" kata Edward
" apa ibu Ricky masih hidup?" kata Ariell
" aku rasa mungkin masih hidup" kata Edward
" lalu kenapa kalian tidak coba mencari nya saja, kasihan Ricky" kata Ariell
" kami tidak kenal dengan ibunya Ricky" kata Edward
"ketahanan fisik Ricky berbeda dengan yang lain, sebenarnya dia anak yang sangat lemah. mungkin karena dia terlahir sebagai bayi prematur, dan juga mungkin sebelum dia lahir ibunya mengalami kecelakaan, akibat nya Ricky terpaksa harus di operasi"
" waktu itu pada saat Ricky masih bayi dan mungkin masih baru lahir. seseorang meletakkan bayi itu di depan pintu villa yang berada dipuncak."
" dan pada saat itu aku dan kak Rickhard berada di luar negeri. tiba-tiba penjaga villa mengatakan lewat telpon bahwa mereka menemukan bayi"
" dan disana ada catatan mengatakan bahwa: ini bayimu akibat dari perbuatan mu sendiri jadi tolong bertanggung jawab* kata surat tersebut" kata Edward
" jadi apa kalian percaya pada tulisan itu?" kata Ariell
" awalnya aku tidak merasa bahwa dia itu keluarga kami, Karena aku tidak pernah berbuat seperti itu kepada wanita. dan yang aku tau, kak Rickhard pun tidak pernah berbuat seperti itu kepada wanita."
" namun aku heran, pada saat hari itu juga kak Rickhard langsung berangkat kesini, dan dia mengakui pada kami bahwa itu adalah anaknya."
" dia mengakui pernah berbuat khilaf hanya kepada satu orang perempuan saja. dan waktu itu kak Rickhard tidak sadarkan diri, Karena musuh bisnis nya menjebak kak Rickhard"
__ADS_1
" kak Rickhard ingin bertanggung jawab, tetapi dia sudah mencari wanita itu namun tidak ada hasilnya sampai sekarang kami tidak menemukan nya" kata Edward
" lalu bagaimana jika Ricky bukan anak Rickhard" kata Ariell
" tes DNA membuktikan, bahwa Ricky seratus persen adalah anak kak Rickhard" kata Edward
" lalu apa wanita itu tidak memberikan sedikit petunjuk bahwa Ricky adalah anak nya" kata Ariell
" tidak ada petunjuk apa pun, namun Ricky mewarisi pantangan ibunya" kata Edward
" pantangan??" kata Ariell
" iya..... kami tidak ada yang alergi dengan stoberi dan coklat, tetapi Ricky alergi dengan stoberi dan juga coklat. dokter bilang penyakit seperti ini biasanya terjadi kepada keturunan"
" mungkin saja ibu nya Ricky alergi terhadap Stroberi dan juga coklat" kata Edward
Ariell berpikir sejenak, kenapa bisa kebetulan Ricky memiliki alergi yang sama dengan nya, sementara dirinya juga mewarisi alergi itu dari ibunya Wulan juga. belum lagi itu, bayinya pun pada saat itu belum genap sembilan bulan sudah harus di operasi akibat kecelakaan.
"apa mungkin Ricky adalah anak ku?" batin Ariell
" tidak mungkin" kata Ariell
" apanya yang tidak mungkin" kata Edward
Ariell yang tersadar akhirnya mereka sudah sampai.
" maaf berhenti disini saja, aku sudah sampai. terimakasih banyak" kata Ariell
" tunggu dulu, apa maksud dari perkataan mu tadi?" tanya Edward yang merasa penasaran
" yang mana?" kata Ariell
" kamu tadi mengatakan tidak mungkin, maksud nya apa??" kata Edward
" tidak ada, aku hanya ngelantur tadi. maafkan aku" kata Ariell
__ADS_1
Edward akhirnya memilih untuk mengalah dan pergi meninggalkan lokasi tersebut.