
" semua mereka hanya ingin kebahagiaan mereka sendiri. baik papah ataupun tante Ariell juga sama, papah sama Tante benar-benar egois. tante dan papah tidak ingin Ricky bahagia."
" kalian tidak sayang pada Ricky, ibu Ricky saja tidak menyayangi Ricky, dia meninggal kan Ricky, dan papah ingin menikah dengan tante Amira. Ricky Hanya menginginkan ibu yang baik apa Ricky salah tante"
" lebih baik Ricky mati saja, Ricky tidak ingin sembuh, tidak ada yang sayang sama Ricky" tangis Ricky. Rickhard baru saja sampai dia dan Edward mendengar semua perkataan Ricky. Rickhard menyadari apa sebenarnya yang dibutuhkan anaknya.
Ariell yang tidak tega mendengar kan semua perkataan Ricky dia langsung menangis dan memeluk Ricky.
" sayang jangan berkata seperti itu"
" Tante sangat menyayangi kamu nak"
" tante tidak mau kamu berkata seperti itu" kata Ariell menangis
" papah akan menikah dengan tante Ariell, baiklah mari kita menikah" kata Rickhard yang tiba-tiba datang menghampiri mereka.
" benarkah papah??" kata Ricky
" apa yang kamu katakan??" kata Ariell pada Rickhard
" jika kamu tidak ingin menikah dengan ku, setidaknya kamu menikah demi Ricky" kata Rickhard
" tapi bagaimana mungkin pernikahan bisa terjadi tanpa" kata Ariell namun Rickhard langsung melanjutkan pembicaraan nya.
" tanpa apa?? tanpa cinta?? atau tanpa mengenal? atau tanpa apapun itu".
__ADS_1
"alasan kita menikah hanya demi Ricky tidak ada yang lain. aku janji tidak akan pernah mencampuri urusan pribadi mu, aku tidak akan memaksamu untuk berlaku layaknya sebagai istriku."
" jika memang suatu saat kamu tidak bisa lagi melanjutkan pernikahan ini, aku akan melepaskan mu. tapi setidaknya untuk sementara ini mari kita melupakan perasaan kita masing-masing."
" jika memang kamu benar-benar menyayangi Ricky lalu apa salahnya kamu berikan dia kesempatan untuk menjadi anak mu dan memanggil mu dengan sebutan Mamah " kata Rickhard
" Tante.... Ricky mohon" kata Ricky membujuk Ariell
Ariell hanya diam sejenak.
" baiklah aku akan turuti permintaan kalian, tapi sebelum pernikahan terjadi aku ingin mengajukan beberapa syarat" kata Ariell
Rickhard menyerngitkan kedua alisnya.
" kita tidak bisa bicara disini" kata Ariell sambil memberikan Kode melalui matanya kepada Rickhard bahwa ada Ricky disana.
" baiklah,,, Ricky kamu tunggu disini sebentar papah mau bicara dengan Tante Ariell dulu" kata Rickhard
" iya pah" kata Ricky
kemudian Ariell dan Rickhard pergi meninggalkan ruangan Ricky. setelah keduanya pergi Ricky dan Edward langsung bertos ria...
" yes.....Ricky kita berhasil, akting mu benar-benar bagus" kata Edward tertawa dan Ricky pun sebaliknya.
kini Ariell dan Rickhard pergi menuju taman.
__ADS_1
" kata kan apa syarat nya" kata Rickhard
" yang pertama, aku harap kamu bisa pegang Kata-kata mu"
" yang mana??" kata Rickhard
" untuk tidak mencampuri urusan pribadi ku, dan kamu tidak akan pernah memaksa ku untuk berlaku layaknya sebagai istri mu dan jika suatu saat aku sudah jenuh dengan pernikahan ini, aku akan mengakhiri nya kapan saja" kata Ariell
" baik.. lalu yang kedua??" kata Rickhard
" aku tidak ingin pernikahan dipublikasikan, dan pernikahan hanya dihadiri keluarga saja" kata Ariell
" tapi kenapa??" kata Rickhard
" karena pernikahan kita adalah keterpaksaan antara kita berdua. aku tidak mau jika suatu saat pernikahan ini berakhir semua orang mengetahui bahwa aku adalah mantan istri mu" kata Ariell
" yang ketiga" kata Rickhard
" aku rasa kamu mendengar perkataan perawat dua hari yang lalu kepada ku" kata Ariell
" itu masalah pribadi mu" kata Rickhard
" aku tau, tapi aku tidak ingin ini menjadi masalah kedepannya antara kau, aku dan juga Ricky" kata Ariell
" apa maksudmu??" kata Rickhard
__ADS_1