Terpaksa Harus Menikahi Ku

Terpaksa Harus Menikahi Ku
EPISODE 63


__ADS_3

kini sudah menunjukkan jam delapan malam, dan waktunya untuk mereka makan malam. Ariell sudah menyiapkan semua masakannya di meja, dan semua anggota keluarga pun berkumpul.


melihat mereka semua berkumpul, Ariell pergi ingin meninggalkan ruang makan itu. namun Ricky tidak membiarkan Ariell pergi.


Rickhard duduk berhadapan dengan Edward, dan Ricky duduk tepat di sebelah Edward sementara Amira duduk disebelah Rickhard dan ayah Rickhard duduk di meja paling ujung dan di tempat pemimpin.


" Tante Ariell mau kemana?" kata Ricky kepada Ariell


" masih ada yang ingin tante urus sayang, Ricky makan saja dulu" kata Ariell


" suapi Ricky makan tante, Ricky lagi tidak berselera untuk makan" kata Ricky


" baiklah sayang" kata Ariell menurut dan menyedok kan nasi kepiring Ricky.


" nasinya tambah lagi tante, itu kurang untuk Ricky" kata Ricky


" tapi sayang.... bukan nya kamu tidak berselera makan" kata Ariell


" kalau tante menyuapi Ricky, Ricky akan makan banyak" kata Ricky


" baiklah" kata Ariell menurut


Ariell menyendok kan nasi ke mulut Ricky dan Ricky mengunyah nya.


" tante juga makan nasi Ricky, jika tidak Ricky tidak akan makan lagi" kata Ricky

__ADS_1


" tapi sayang.... tante lagi tidak ingin makan" kata Ariell menolak


" kalau begitu mari kita pergi kekamar, Ricky juga tidak ingin makan lagi" kata Ricky


" oke baiklah kalau begitu, tante akan makan nasi Ricky tapi Ricky harus makan juga" kata Ariell dan kemudian di angguki Ricky


Rickhard hanya diam saja, tidak tahu dia harus berkata apa.


setelah mereka selesai makan, Ariell membereskan meja makan mereka.namun mereka semua masih duduk disana, Rickhard berniat ingin pergi meninggalkan meja makan tetapi Willchard ayahnya Rickhard memanggil nya.


" Rickhard kamu mau kemana, kita perlu bicara" kata Willchard


" ada apa pah" kata Rickhard


" kapan pernikahan mu dilaksanakan" kata Willchard kepada Rickhard


" maaf saya tidak sengaja" kata Ariell langsung berjongkok membersihkan serpihan kaca itu dengan buru-buru, akibatnya jari jempol, telunjuk dan jari tengah Ariell terluka dengan bersamaan.


Rickhard, Edward dan juga Ricky melihat kejadian itu, Ricky langsung mendorong kursi rodanya sendiri menemui Ariell


" tante tidak apa-apa?" kata Ricky


" tante tidak apa-apa sayang" kata Ariell tersenyum namun kedua matanya sudah berkaca-kaca dan ingin menangis


" tangan dan kaki tante terluka" kata Ricky memegang tangan kanan Ariell

__ADS_1


" tidak apa-apa sayang, ini hanya luka kecil. nanti juga akan sembuh dengan sendirinya" kata Ariell


" ini bukan luka kecil tante dan juga darah nya banyak. itu bisa infeksi jika tidak segera di obati" kata Ricky


" iya... setelah pekerjaan tante selesai, tante akan mengobati nya nanti" kata Ariell langsung membalikkan badannya kearah wastafel karena dia sudah tidak bisa menahan air matanya.


sambil menangis Ariell mencuci piring tersebut, namun Ricky masih memperhatikan nya dia melihat Ariell menangis, hati Ricky terasa sakit dan sedih melihat Ariell menangis.


" Rickhard kamu dengar Papah tidak" kata Willchard memanggil Rickhard karena sejak tadi Rickhard hanya memperhatikan Ariell dan Ricky.


" ah... iya pah,, papah bilang apa tadi" kata Rickhard


" kapan pernikahan mu dilangsungkan" kata Willchard


" pah tolong kasih aku waktu" kata Rickhard


bruk........


Willchard memukul meja dihadapan nya.


" waktu .... waktu..... waktu.... terus saja itu menjadi alasan mu. bukan kah kamu berjanji memberimu waktu sebulan? waktu nya sudah lewat dan sekarang kamu masih minta waktu lagi" kata Willchard marah


" tapi pah untuk sekarang aku belum bisa menikah" kata Rickhard


" apa lagi alasan mu sekarang untuk mengelak" kata Willchard

__ADS_1


Ricky dan Edward berpikir bahwa Rickhard ingin mengatakan perihal pernikahan nya, namun yang di harapkan kedua nya berbeda.


" pah..... aku tidak bisa menikah dengan keadaan Ricky yang seperti ini. setidaknya biarkan Ricky sembuh dulu baru kita melakukan pernikahan" kata Rickhard


__ADS_2