
namun seseorang menjulurkan tangan nya untuk membantu Ariell berdiri. Ariell mengira itu adalah Refan, tanpa melihat wajah yang menolong nya, Ariell menggapai tangan yang terulur itu.
" terimakasih kak Refan" kata Ariell dan sambil berdiri.
" Refan???" kata Pria itu
Ariell sangat terkejut melihat pria yang menolong nya itu.
" Ir.....wan...." kata Ariell
" Ariell....." kata Irwan terkejut
Iya dia adalah Irwan, awalnya Irwan tidak menyadari bahwa wanita yang di tolong nya itu adalah Ariell.
" terimakasih sudah menolong ku. maaf aku buru-buru" kata Ariell pergi meninggalkan Toilet dan dia tidak jadi masuk kedalam toilet.
" Ariell tunggu kita harus bicara" kata Irwan
namun Ariell pergi berlari sambil menangis. dari jarak yang tidak terlalu jauh sepasang mata masih setia mengawasi nya.
" siapa lagi pria itu??" batin Edward penasaran
" sayang siapa? sepertinya aku tadi mendengar mu memanggil seseorang" kata Putri menggandeng tangan Irwan.
__ADS_1
Irwan yang tidak ingin Putri mengetahui keberadaan Ariell akhirnya dia berbohong.
"akh... tidak ada siapa-siapa, apa kamu sudah siap?" kata Irwan
" sudah" kata Putri
" mari kita pergi" kata Irwan namun kegugupan dan sikap Irwan membuat Putri mencurigai nya.
" sayang sebenarnya kamu bertemu dengan siapa tadi?" kata Putri
" tidak ada siapa-siapa, hanya orang lain saja" kata Irwan berbohong
" oke baiklah," kata Putri namun dia tetap masih curiga
kini Ariell pergi menuju taman, disana ada beberapa bangku dan dia memilih untuk duduk disitu.
begitu pun dengan Irwan, sejauh ini meskipun sudah lima tahun dia bersama dengan Putri namun hatinya masih mencintai Ariell.
Perjodohan yang diterima Irwan 6 tahun lalu adalah cara dia untuk melupakan dan melepaskan Ariell namun hingga sejauh ini Irwan berusaha tetapi tetap tidak berhasil.
sementara pernikahan Irwan dan Putri tinggal enam bulan lagi.
setelah Ariell sudah menenangkan dirinya dia pergi menemui Refan.
__ADS_1
" Ariell apa yang terjadi?? kenapa begitu lama sekali?" tanya Refan
" tidak ada apa-apa kak, mari kita makan aku sudah sangat lapar" kata Ariell
namun walaupun begitu Refan juga masih penasaran melihat tingkah Ariell. tidak butuh waktu lama untuk Ariell melahap semua makanan nya dan kini dia sudah siap makan.
Ariell berniat ingin beristirahat sebentar, tetapi dia melihat Irwan dan Putri masuk kedalam Restoran yang sama. tanpa mereka berdua sadari keberadaan Ariell disana.
" kak maaf aku harus pergi" kata Ariell
" tapi Ariell kamu baru saja siap makan, tidak bagus untuk kesehatan jika kamu seperti itu" kata Refan
" maaf kak waktu ku tidak banyak" kata Ariell pergi meninggalkan Refan, dia takut jika Irwan melihat nya.
Edward masih setia mengikuti taksi yang di tumpangi Ariell dari belakang. setelah beberapa menit kini mereka sampai di tempat tujuan nya.
" rumah siapa ini?" tanya Edward kepada dirinya sendiri
Ariell keluar dari dalam mobil, namun pintu gerbang nya tertutup, satpam yang menyadari dia kedatangan seorang tamu langsung menemui Ariell dan membuka pintu gerbang.
" maaf neng dengan siapa yah??" kata Satpam tersebut
" katakan pada tuan mu, saya ingin bertemu dengan tuan mu" kata Ariell
__ADS_1
" apakah neng sudah buat janji dengan tuan saya??" kata satpam itu
" itu tidak penting bagiku" kata Ariell