
hari ini adalah seperti yang di rencanakan Edward, dia membuat pertemuan Rickhard dengan Refan.
Refan sudah lebih dulu tiba tiga menit yang lalu, tidak begitu lama dia menunggu akhirnya Rickhard juga sudah tiba di tempat.
" tidak usah berbasa-basi, apa tujuan anda ingin bertemu dengan saya" kata Refan
" masalah anda dengan saya, lalu kenapa anda menganggu anak saya" kata Rickhard
" apa maksud anda?? saya tidak merasa menganggu anak anda" kata Refan
" anda tau kan, anak saya mengalami kecelakaan akibat anda" kata Rickhard
" terjadi nya kecelakaan pada anak anda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya, saya hanya mengatakan yang sebenarnya pada anak anda," kata Refan
" jangan pernah anda coba-coba untuk menganggu keluargaku, dan juga jauhi Ariell" kata Rickhard
" anda tidak berhak atas Ariell" kata Refan
" saya berhak, karena Ariell adalah calon istri saya dan sebentar lagi dalam waktu dekat ini kami akan menikah" kata Rickhard
__ADS_1
" apa??? itu tidak mungkin, Ariell bahkan tidak pernah berniat ingin menikah. anda hanya ingin membohongi saya, dan anda pikir saya percaya" kata Refan
" saya tidak ada waktu untuk bermain-main dengan anda. percaya tidak percaya itu terserah anda dan saya pastikan undangan nya sampai ke tangan anda" kata Rickhard lalu pergi meninggalkan Refan
" tidak.... itu semua tidak benar... saya tidak akan membiarkan mu mendapatkan Ariell, saya akan pastikan bahwa saya yang lebih dulu untuk menikahinya" teriak Refan namun Rickhard sudah pergi meninggalkan nya.
" akh..... sial..." teriak Refan dan dia membalikkan meja dihadapan nya dengan penuh emosi.
*****
Sementara di rumah sakit, Ricky sedang bersama Ariell.
" tante Ariell sayang ngk sama Ricky??" tanya Ricky
" tentu sayang dong sayang " kata Ariell memeluk Risky
" Tante benarkah???" tanya Ricky
" benar banget sayang" kata Ariell
__ADS_1
" tante kepengen ngk lihat Ricky cepat sembuh?" tanya Ricky
Ariell meletakkan bubur ditangan nya diatas narkas tempat tidur Ariell.
" memang nya siapa orang yang ngk pengen lihat anak manis ini cepat sembuh??. kasih tau sama tante, biar Tante berikan dia pelajaran" kata Ariell sambil mencubit kedua pipi Ricky
" kalau benar tante sayang sama Ricky, lalu kenapa Tante tidak mau jadi ibu Ricky?" kata Ricky
tiba-tiba Ariell diam sejenak, "bukan begitu sayang.... siapa sih yang tidak ingin mempunyai anak seperti Ricky?? tentu saja semua orang ingin memiliki anak seperti kamu"
" tapi masalah nya berbeda sayang, Tante dengan papah kamu tidak cocok, bagaimana jika tante nanti Menikah dengan papa kamu, tante tidak bahagia?? apa Ricky mau lihat tante setiap harinya sedih??" kata Ariell
" Ricky janji pada Tante, Ricky akan jaga Tante dari papah" kata Ricky
sementara dibalik pintu rumah sakit, seseorang tersenyum bahagia karena rencananya berhasil. dia adalah Edward, sebelum Ariell menemui Ricky Edward sudah lebih dulu menyuruh Ricky untuk membujuk Ariell menikah dengan Papah nya.
Awalnya Ricky ragu-ragu, dia berpikir seandainya dia berhasil membujuk Ariell, lalu bagaimana dengan ayahnya. namun Edward berjanji pada Ricky bahwa urusan papah nya Edward yang mengurus, dan dengan senang hati Ricky menuruti permintaan Edward.
" tapi sayang,,,,, pernikahan itu bukan seperti yang kamu pikirkan. maafkan tante, Tante tidak bisa" kata Ariell berusaha agar Ricky mengerti.
__ADS_1
" tante memang tidak sayang pada Ricky, Ricky sudah yakin bahwa dunia ini tidak ada yang sayang dengan Ricky." kata Ricky menangis