
setelah pembicaraan Rickhard dengan Rudy berakhir.
" cari tahu lokasi terakhir Refan" kata Rickhard
" baik bos" kata Lucas
setelah beberapa detik, Lucas menemukan sesuatu.
" bos lokasi Refan untuk saat ini ada di Bali" kata Lucas
" baiklah... Anton, gerakkan anggota, kita berangkat ke Bali Sekarang." kata Rickhard
" baik bos," kata Anton
" bos tunggu dulu, anak buah Refan menelepon" kata Lucas
" sambungkan pada ku" kata Rickhard
" bagaimana?? apa kalian berhasil?" kata Refan
" Tuan, sepertinya Rickhard sudah bergerak lebih dulu. dia sudah membawa anak dan Willchard kabur" juga Pria tersebut
" apa..... cepat... cari mereka sampai ketemu" kata Refan
" baik tuan" kata pria tersebut
" ada apa ini??" kata Lucas
" ada apa Lucas??" kata Rickhard
" dalam waktu 40 detik Refan berpindah lokasi" kata Lucas
" apa???? bagaimana mungkin" kata Rickhard
" Sekarang posisi Refan ada di Paris" kata Lucas
" tunggu dulu tuan, mungkin Refan ingin mengecoh kita. dia sengaja menggandakan Beberapa nomor card nya agar dia bisa mengecoh kita lebih mudah. mungkin dia berpikir tuan akan membagi beberapa anggota tuan, setelah kita berpencar maka Refan akan lebih gampang untuk menghabisi tuan" kata Lucas menjelaskan
mendengar itu Rickhard sudah sangat emosi. mengingat Refan juga memiliki geng mafia yang mempunyai anggota yang banyak juga.
" Anton, hubungi semua cabang markas kita yang ada di seluruh dunia, katakan pada mereka untuk mempersiapkan senjata sebanyak mungkin dan perketat keamanan di setiap markas." kata Rickhard
" baik bos" kata Anton
" bos..... Refan menggandakan sebanyak 250 nomor dan semuanya dipencar ke berbagai kota bahkan negara" kata lucas
" apa kamu tidak bisa menemukan dimana card aslinya?" kata Rickhard
" yang asli tidak dia aktif kan bos, jika dia mengaktifkan yang asli maka kita akan mengetahui keberadaan nya. dan saya harap kita jangan terpancing dengan itu bos" kata Lucas
" baiklah terus pantau dia, " kata Rickhard
" baik bos" kata Lucas
__ADS_1
setelah beberapa jam kemudian, kini Edward menelepon Rickhard.
" hallo kak, aku sudah bertemu dengan Jack." kata Edward
" baik sekarang kalian interogasi Zein, bila perlu beri dia pelajaran jika itu yang membuat nya mengaku" kata Rickhard
" baik kak" kata Edward
Edward dan Jack mulai mengintrogasi Zein.
" apa kamu mengenal ku?" kata Edward pada Zein
"tentu eqei mengenal mu baby Edward. aduh sayang.... eqei senang banget bisa bertemu dengan mu. hahahaha beruntung nya eqei" kata Zein dengan gaya khasnya
" apa kamu tidak ingin bertemu dengan Willson juga?" kata Edward
" apa??? Willson ingin bertemu dengan eqei??" kata Zein kegirangan
" iya tapi ada syaratnya, asal..." kata Edward
" asal apa sayang.... katakan lah" kata Zein
" asal kamu jawab pertanyaan ku dengan jujur" kata Edward
" eqei akan menjawab nya sayang" kata Zein
" apa kamu kenal dengan Refan dan Ariell?" kata Edward
" baik... katakan kemana Refan membawa Ariell" kata Edward
" aduh sayang.... eqei tidak tahu, yang eqei tau my princess Ariell ada di Indonesia" kata Zein
" kamu berbohong" kata Edward
" eqei berani bersumpah, bahwa eqei tidak berbohong" kata Zein
" apa kamu pemilik PT. SUNRISE" kata Edward
" sebelumnya bukan eqei sih, itu perusahaan papi eqei" kata Zein
" tapi perusahaan itu atas namamu sendiri" kata Edward
" itu baru-baru ini menjadi atas nama eqei, selama ini perusahaan itu atas nama papi. tapi papi dan mami sudah meninggal enam bulan yang lalu, dan perusahaan SUNRISE dialihkan menjadi atas nama eqei" kata Zein
" lalu apa perusahaan mu ingin bekerja sama dengan PT. WENDA dari Indonesia?" kata Edward
" soal itu eqei tidak tahu sayang, eqei tidak berminat dengan bisnis, eqei hanya berminat menjahit pakaian saja, apa my baby ingin eqei jahit kan baju pengantin untuk kita sayang" kata Zein
"terus siapa yang mengelola perusahaan mu?" kata Edward
" tentu saja my love Refan tampan" kata Zein
" baiklah, apa kamu tidak ingin menikah dengan Willson?. diantara Refan, aku dan Willson, siapa yang paling kamu suka?" kata Edward
__ADS_1
" tentu saja eqei ingin menikah dengan suami bayangan eqei, yaitu Willson my beloved"
" sebenarnya kalian bertiga saya suka sih.... apa tidak bisa eqei menikah dengan kalian bertiga saja?? tidak usah bertiga Karena si Refan payah itu sudah eqei blok dari daftar nama pangeran eqei" kata Zein
" kenapa di blok??" kata Edward
" karena yayang Edward dan my husband Willson sudah ada" kata Zein
" baiklah.... kami berdua akan menikahi mu, tapi kamu harus berkata jujur" kata Edward
" benarkah my baby?? eqei akan jujur katakan lah" kata Zein
" apa saja yang kamu ketahui tentang Refan, misalnya tempat-tempat rahasia Refan" kata Edward
" tapi kenapa kalian menanyakan itu sayang???" kata Zein
" Kami akan membunuh Refan, Karena Refan ingin membunuh aku dan Willson Karena dia tau kami ingin menikah dengan mu, dia cemburu. Refan ingin kami menikah dengan nya. kamu tahu ngkk?? Refan memiliki kelainan, dia mencintai sesama jenisnya" kata Edward
" benarkah sayang???" kata Zein
" iya,,,, apa kamu ingin janda??" kata Edward
" tentu saja eqei tidak mau sayang" kata Zein
" baiklah katakan diantara nama tempat ini, coba kasi tau pada ku dimana saja tempat rahasia Refan" kata Edward
kemudian Zein melihat kertas yang di tunjuk Edward.
" semuanya ini tempat Rahasia nya Refan" kata Zein
" apa kamu yakin semua kota ini tempat rahasia Refan sudah ada disini, apa tidak ada yang tertinggal??" kata Edward
kemudian Zein kembali memperhatikan kertas tersebut.
" Dubai.... iya Dubai tidak ada disini sayang,,,, padahal itu kan tempat Rahasia Refan, dan bahkan di sana pusat kelompok mafia Refan." kata Zein
" apa kamu yakin??" kata Edward
" iya..... Refan mempunyai pusat anggota komplotan geng hitam terbesar disana" kata Zein
" oke baiklah.... setelah ini aku dan Willson akan menikahi mu" kata Edward dan langsung pergi meninggalkan markasnya.
" kalian hati-hati suami-suami eqei, semoga berhasil" kata Zein
Edward menelepon Rickhard dan mengatakan kemungkinan Refan ada di Dubai.
" Anton, kumpulkan semu anggota kita dan katakan kepada mereka secepat mungkin kita semua berkumpul di Dubai, dan katakan kepada mereka untuk meninggalkan beberapa anggota menjaga Markas" kata Rickhard
" baik bos" kata Anton
" dan bersiap lah kita dan beberapa anggota berangkat ke Dubai sekarang juga, kita semua berkumpul di markas kita yang ada di Dubai" kata Rickhard
" baik bos" kata Anton
__ADS_1