Terpaksa Menikahi Gunung Es

Terpaksa Menikahi Gunung Es
Pergi Ke butik


__ADS_3

Ada rasa khawatir di diri Amel tentang operasian ibunya itu, ia ingin sekali menunggunya tapi ia harus fiting pakaian pernikahan bersama Azka. Tak lupa ia mendoakan supaya operasi ibunya berjalan lancar dan ibunya dapat sembuh seperti sediakala.


Setelah selesai, Amel keluar dengan menggunakan dress selutut dengan warna hijau yang membuatnya terlihat anggun. Dress itu merupakan hadiah ulang tahun yang di berikan ibunya satu tahun lalu.


Azka yang melihat penampilan Amel begitu terpesona sampai ia tak mengedipkan bola matanya. Sesaat ia tersadar dan memerintahkan Asisten Rama untuk tidak memandang Amel.


" Berbaliklah!" Perintah Azka.


" Tapi mengapa Tuan?" Tanya asisten Rama heran.


" jangan lihat ke arah Amel!" Perintahnya lagi.


Asisten Rama yang mengerti maksud dari bosnya itu langsung tersenyum karena ini pertama kalinya Azka protektif pada seorang wanita.


Amel yang berjalan semakin mendekat ke arah Azka, membuat pipi Ceo Fire gruop merah merona.


" Hey Tuan mengapa pipimu merah?" Tanyanya heran.


" Apa kau memakai blush on sepertiku?" Tanyanya lagi sembari mengejek.


" Apa kau bilang!" Bentak Azka ringan.


Vira dan Asisten Rama hanya tertawa melihat adegan tersebut.


" Diam!" Perintah Azka sambil membulatkan matanya ke arah asisten Rama.

__ADS_1


" Sudahlah mari berangkat." Ajak Azka.


Amel dengan berat hati harus pergi dan tak bisa menemani ibunya operasi.


" Dek, tolong jaga ibu ya,kakak nggak bisa ikut nunggu disini karena harus ngurus pernikahan kakak." Jelasnya sambil mengelus kepala adiknya itu.


" Baik kak, berhati-hatilah!" Balas adiknya.


" Kau Rama jaga Vira ya!dan suruh para dokter itu melakukan operasi yang terbaik, jika terjadi kesalahan maka tutup rumah sakit ini!" Perintah Azka.


" Siap Bos!" Balas Asisten Rama dengan Cepat.


Amel yang mendengarnya merasa tersentuh.


" Tak usah sungkan, mari pergi!" Balasnya sambil meninggalkan ruangan anggrek.


Di parkiran


Mereka berjalan beriringan bak Ratu dan Raja, yang satu anggun dan cantik dan yang satunya lagi tampan berwibawa dan kharismatik, membuat semua orang kagum sekaligus iri.


Amel dan Azka memasuki mobil, Azka melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang untuk menuju ke sebuah butik yang terkenal di kota S.


Saat di perjalanan mereka berdua terjebak macet yang panjang, sehingga mereka terlambat untuk datang ke butik.


"Tuan Macet sekali, aku jadi haus." Rengek Amel.

__ADS_1


Tiba-tiba datang seorang yang berdagang air mineral, Azka memanggilnya dan membeli untuk Amel.


" Ambil ini!" Ujar Azka sambil menyodorkan air minum.


' Cih tingkahnya berbeda sekali dengan kemarin.' Gerutu Amel dalam hati.


1 Jam kemudian


Setelah mereka terjebak macet, akhirnya mereka pun sampai di tujuan. Sebuah bangunan butik yang besar dan hanya kaum elite yang datang. Butiknya bernama Raffi's Boutique.


Yap desainer terkenalnya adalah Raffi Anggara. Seorang desainer terkenal di kota S dan pernah memenangkan kontes busana di luar negri.


" Tuan, benarkah Raffi yang itu?yang desainer terkenal itu?" Tanya Amel bersemangat.


" Ya, memangnya kenapa?" Tanyanya sambil mengereyitkan. dahinya.


" Aku fans dia loh, aku itu hobinya merancang busana!" Jelasnya.


" Jika kau ingin belajar darinya, maka belajarlah." Balas Azka.


Nb Author:Yuk like sama vote buat dukung novel ini☺dan jangan lupa komen sebanyak-banyaknya.jangan lupa mampir juga di novel saya yang lainnya:Kau Cinta Pertamaku!


salam sayang author:


Jsl Uciha

__ADS_1


__ADS_2