Terpaksa Menikahi Gunung Es

Terpaksa Menikahi Gunung Es
Hari pernikahan part 1


__ADS_3

Rama segera mematuhi kata-kata Bosnya, kini wartawan telah masuk dan memenuhi mansion tersebut.


Amel dan Azka datang, Semua media mengambil foto mereka dan wartawan duduk dengan rapihnya.


Kini Moderator menjelaskan semua dan hanya memberikan 2 pertanyaan untuk di jawab.


Kini salah satu wartawan mengangkat tangannya untuk bicara dan moderator mempersilakannya.


" Tuan bisa anda jelaskan pertemuan kalian berdua seperti apa?" Tanya salah satu wartawan.


Azka pun menjawab..


" Waktu itu pertemuan yang sama sekali tidak di sengaja, saya melihat Amel adalah wanita yang sangat hebat, jadi saya memutuskan untuk hidup bersamanya." Balasnya sembari menyunggingkan senyuman


" Oke sekarang pertanyaan terakhir." Ujar moderator.


salah satu wartawan mengangkat tangannya untuk bicara dan moderator mempersilakannya.


" Nona Amel, bisa jelaskan kenapa kau mencintai Tuan muda Azka?" Tanya salah satu wartawan lagi.


Kini Amel mendekatkan mikropon pada mulutnya dan menjawab.


" Tuan muda Azka adalah orang yang hangat terhadap saya dan sangat baik, waktu itu dia yang menolong saya kala saya sedang sangat susah." Balas Amel dengan lantang


Kini semua bertepuk tangan, dan konferensi pers pun berakhir.


****

__ADS_1


Hari Mulai gelap kini saatnya untuk keluarga Amel pulang. Mereka pun berpamitan namun di tahan oleh bi sarah.


" Kalian menginaplah disini, besok juga hari pernikahan Amel dan Azka." Ujar Bu sarah dengan ramah.


"Ya ini juga sudah malam, menginaplah." Timpal Azka.


" Terimakasih, Nak Azka, Bu sarah. Kita harus pulang." Tolak halus bu Rahma.


" Baik Saya antar ya bu." Ajak Azka.


Mereka berpamitan pada Bu Sarah dan pak reyhan sedangkan Azka menyiapkan mobilnya.


Suara mobil telah terdengar kini mereka harus segera keluar dan memasuki mobil.


Azka melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


45 menit kemudian


Sebuah rumah sederhana, namun bisa membuat mereka tak kehujanan.


Azka membantu bu Rahma keluar dan mengangkatnya ke kursih roda.


Amel sempat menawarkan untuk singgah minum, tapi karena hari sudah gelap Azka memilih pamit pulang. Saat mereka masuk Azka kembali pulang.


Mereka semua pergi ke kamarnya masing-masing, karena hari ini adalah hari yang melelahkan untuk mereka semua.


Sedangkan Amel tak kunjung tidur, ia masih memikirkan tentang moment tadi, namun lama kelamaaan ia pun tidur terlelap.

__ADS_1


*********


Malam telah berganti pagi lagi, kini saatnya hari pernikahan Amel dan Azka.


Amel masih tertidur lelapnya hingga tiba-tiba sebuah ponsel berbunyi dan Amel mengangkatnya. Ia tak melihat nama si pemanggil.


" Ya hallo ada apa?" Ujarnya dengan suara serak khas bangun tidur


" 2 jam lagi supirku akan menjemput kalian semua." Balas Azka ketus.


" Bisakah kau bicara biasa saja!" tukas Amel


" Kau beraninya..


Belum sempat Azka menyelesaikannya Amel langsung menutup telepon tersebut.


Tut..tut..


sementara itu Kediaman putra


" Sial dia mulai berani padaku!" Gerutu Azka.


Acara pernikahan Azka dan Amel di selenggarakan di mansion, namun tak kalah mewah dengan mereka yang menikahnya di gedung.


Mohon maaf bila ada kesamaan, tapi ini murni imajinasi saya ya


Nb Author:Yuk like sama vote buat dukung novel ini☺dan jangan lupa komen sebanyak-banyaknya.jangan lupa mampir juga di novel saya yang lainnya:Kau Cinta Pertamaku!

__ADS_1


salam sayang author:


Jsl Uciha


__ADS_2