Terpaksa Menikahi Gunung Es

Terpaksa Menikahi Gunung Es
Pindah Part 2


__ADS_3

Mereka berdua pun turun dan langsung mendekati bangunan megah itu, Azka mulai memasukan kuncinya pada handle pintu. Setelah pintu terbuka mereka mulai memasuki mansion mewahnya.


" Tuan, kurasa mansion ini terlalu besar jika untuk kita berdua saja." Ujar Amel sembari terus melihat-lihat mansion tersebut.


"Nanti kan akan ada 5 pembantu, pasti ramai" Sahut Azka dengan berjalan mendahului istrinya.


"Tetap saja aku kesepian" Ucap Amel kembali


"Tenang bukankah nanti kita akan mempunyai anak 11?" Tanya Azka membalikkan tubuhnya menatap Amel dengan tersenyum miring.


Amel yang mendengarnya hanya bisa membulatkan matanya, wanita itu menatap Azka dengan tajam.


"Tidak usah di pikirkan lagian aku tak menyukai wanita sepertimu" Ucap Azka sambil berjalan menuju sofa


Amel yang mendengar ucapan pria yang menjadi suaminya, hanya bisa memutarkan kedua bola matanya jengah.


Wanita itu pun ikut mendudukan tubuhnya di samping Azka.


"Lebih baik kita pindah saja ke rumah yang lebih sederhana" Ucapnya kembali


"Kau tidak suka dengan rumah mewah ini?" Tanya Azka menatap Amel, membuat Amel sedikit salah tingkah dan mengalihkan pandangannya.


"Bu-bukan tidak suka, hanya saja ini terlalu besar" ujar Amel dengan gugup, karena Azka masih belum juga berpaling


Azka masih setia memandangi wajah Amel dengan detail, matanya tak berkedip sama sekali membuat wanita itu sedikit risih dan gugup.


Amel takut jika pria itu akan berbuat yang tidak-tidak, seperti waktu mereka packing. Pria itu langsung saja mencium bibir Amel. Padahal mereka itu tengah sibuk membereskan semua barang-barang yang akan ia bawa nantinya


Azka sama sekali belum bergerak, membuat Amel semakin risih. Peluh pun mulai terlihat di kedua pelipis wanita itu. Apalagi dari tadi pandangan Azka terus menatap leher mulus Amel.


"Em tuan aku haus, apakah di sini ada minum?" tanya Amel untuk mencairkan suasana


Azka pun tersadar dan langsung berkata" Ada cepat aku antar, takutnya kau tersesat di rumah mewahku" Jawab Azka seraya berdiri.


Setiap melewati ruangan tak henti-hentinya Amel menatap sudutnya, cat berwarna putih belum lagi perabotan banyak warna gold sangat cantik.


"Kau ingin minum apa?" tanya Azka saat mereka tiba di dapur


"Jika boleh aku ingin yang dingin-dingin tuan" jawab Amel


"Apa aku saja belum cukup?" tanya Azka


"Sudahlah cepat, aku haus" seru Amel


"Kau menyuruh tuan mu? Bodoh sekali, kau ambilah sendiri di dalam kulkas jangan lupa ambilkan satu untukku. Aku tunggu di balkon" Perintah Azka langsung pergi

__ADS_1


Amel pun berjalan mendekati lemari es dengan kesal, saat membuka lemari es betapa terkejutnya ia saat melihat isi dalam lemari es. Disana sudah banyak bahan-bahan, mulai dari minuman, cemilan, sayuran dll.


Kemudian ia mengambil air mineral kemasan botol yang dingin dua, dan sedikit Snack.


"Astaga bodoh sekali aku, aku kan tak tahu dimana letak balkon" ujar Amel kala ia sudah kembali ke ruangan tadi.


***


Sementara di kediaman Keluarga Putra


Nyonya Sarah, dan Tuan Reyhan tengah melakukan rutinitasnya masing-masing. Hingga tiba-tiba terdengar suara bel menyala menandakan bahwa mereka kini kedatangan tamu.


Pembantu—Ani pun membuka pintu dan memoersilahkan masuk, lalu bi ani Memanggil tuan dan nyonya nya.


"Eh ada lisa, gimana kabarmu sekarang?" tanya Nyonya Sarah sembari memberi pelukan hangat


" Baik kok tante, tante gimana kabarnya"Jawab Lisa mencium Nyonya Azka Azka. Sementara tuan Reyhans sedang berada di ruang kerjanya.


" Baik" balas Nyonya Sarah


"Tante om Reyhan nya ada Tan?" Tanya Lisa basa-basi, saat mereka tengah duduk


"Ada tapi sedang sibuk mengurusi perusahaannya, katanya ada sedikit masalah" jawabnya


"Makasih Tante juga tetap cantik" puji kembali Lisa


"Oh iya Tan Azka mana Tan, ko dari tadi Lisa gak lihat ya?" Tanya Lisa dengan pandangan menuju tangga, berharap lelaki yang selama ini memenuhi hatinya menuruni anak tangga itu.


"Azka pindah Lis, baru saja tadi pagi" jawab mamanya


"Oh begitu ya" Ucap Lisa dengan kecewa, ia pun meremas pakaiannya dengan perasaan kesal


" Tante, Amel itu dari keluarga mana ya?" Tanya Lisa penuh penasaran.


" Dia si dari keluarga biasa, tapi dia baik tante suka sama sikapnya." Balas Nyonya Sarah.


' Heh keluarga biasa?lihat saja kn ku rebut Azka dari tanganmu Mel.' ujar Lisa dalam hati sembari menyingsingkan senyumannya.


Tak lama dari itu bi Ani membawa minuman segar dan menyuguhkannya.


" makasih Bi Ani." Ujar Nyonya Sarah. Bi Ani pun membalasnya dengan anggukan dan melangkah pergi meninggalkan majikan dan tamu.


"Tante berharap mudah-mudahan mereka cepet dapet momongan" Ujarnya membuat Lisa menjadi kesal dan sesak, ia pun meremas pakaiannya dengan kuat. Minuman yang di suguhkan bi Ani pun tak akan sanggup meredakan kesal Lisa. Namun Lisa tahan bagaimanapun ia harus terlihat baik di hadapan orang tua ini.


'Tidak akan kubiarkan meraka bahagia!, Azka tunggu aja akan ku rebut kamu kembali' gumamnya dalam hati

__ADS_1


"Tante udah sore, satu jam lagi Lisa ada perlu, Lisa kesini cuma mau kasih oleh-oleh aja. Waktu pernikahan Azka, Lisa lupa bawanya Tan. Jadi Lisa kasih sekarang aja" Lisa menyodorkan paper bag, kemudian nyonya Sarah membukanya dan sangat terkejut saat melihat isinya. Tas yang waktu dulu ia berada kota Y namun ia tak sempat beli karena tuan Reyhan tak terlalu menuruti permintaan istrinya. Terlebih jika barang itu tak bisa di manfaatkan.


Kilauan diamond bertebaran dimana-mana, membuat nyonya Sarah girang bukan main.


"Lisa ini benaran untuk Tante?" tanya nyonya Sarah


"Iya tan, maaf ya Lisa gak bisa beliin oleh-oleh buat Om" Ujar Lisa


"Ya ampun ini aja Tante udah seneng banget" ujar Nyonya Sarah sembari sesekali menepuk bahu Wanita itu


Kemudian Lisa pun langsung pamit, ia tak mau berlama-lama dengan wanita yang tak penting. Lisa kesini pun hanya untuk mengunjungi Azka dan istrinya yang ia anggap pelakor.


.


.


.


Kok baru up sih thor?kok sedikit?


Mohon maaf ya author juga memiliki kehidupan realita, mohon maaf juga kalo sedikit karena menumpahkan imajinasi kedalam kata2 itu susah ya😊 jadi tolong maklum


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Nb Author:Yuk like sama vote buat dukung novel ini☺dan jangan lupa komen sebanyak-banyaknya.jangan lupa mampir juga di novel saya yang lainnya:Kau Cinta Pertamaku!


salam sayang author:


Jsl Uciha

__ADS_1


__ADS_2