
happy reading 🤍.
ayah.mengapa kita disambut dengan sangat mewah? sebenarnya perjamuan apa ini?."tanya melisa dengan suara yang pelan.
kau lupa?,kita akan membahas pernikahan."jawab Arthur.
A-apa? pernikahan siapa?,"tanya melisa.
"pernikahan kalian.jangan bilang kau lupa."
ke- kenapa tiba-tiba?,ayah tidak mendiskusikan tentang ini kepadaku bukan.bahkan aku nggak tau siapa yang akan dijodohin dengan ku."ujar melisa, wajahnya mulai panik mendengar perkataan ayahnya.
tapi ayahkau bilang ini hanya urusan bisnis,kenapa Sekarang alurnya jadi kaya gini,"ujar melisa.
sttt"Arthur mengisyaratkan Melisa agak ia bersikap tenang.
baik ayah."ucap melisa melihat wajah ayahnya yang serius.
saat mereka berhadapan dengan keluarga Anderson,Melisa keliatan sangat gugup.sebenarnya ini bukan kali pertama Melisa ikut ayahnya menghadiri perjamuan, melisa sudah sering sekali ikut dengan ayahnya ke perjamuan bisnis.tetapi semenjak ayahnya menikahi bibi Anna,ia sudah tidak pernah menghadiri acara-acara perjamuan.
*****
selamat datang tuan Arthur Aresandra,"
sapa Loin Anderson.
sebuah kehormatan bagi kami untuk datang keperjamuan ini,tuan Loin Anderson."balas Arthur sembari mengulurkan tangannya hendak berjabat tangan.
tidak perlu sungkan, sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga bukan,"jawab Loin sambil berjabat tangan dengan Arthur.
Melisa yang disamping ayahnya sangat bingung,tetapi juga gugup karena sedari tadi ia diperhatiin oleh nyonya Anderson dengan tatapan yang aneh.melisa pun senyum kepada nyonya Anderson yang sedari tadi memperhatikan nya.
"apa ada yang aneh denganku, kenapa dia melihatku dengan tatapan yg aneh,,aduh cepatlah ayah,aku ingin pulang.orang orang ini sangat menakutkan."gumam melisa,yang saat ini ia terus tersenyum dan sekarang ia seperti tersenyum terpaksa karena itu nyonya Anderson itu pun terkekeh, melihat tingkah Melisa,
"menarik.dia sangat lucu,apakah dia anakmu Linda, sifatnya sangat beda denganmu,dia sangat mudah gugup, sedangkan kau selalu tenang dalam menghadapi apapun itu.tapi wajah kalian hampir Sama,anakmu sangat cantik sekali smaa seperti mu.andai kau masih didunia,pasti kau bahagia melihat anakmu tumbuh dewasa"batin nyonya Anderson (Rose).
Melisa yg melihat nyonya itu pun semakin dibuat terheran² dengan nyonya Anderson yang tersenyum dengan-nya,tapi senyuman itu sangat tulus.
"apa dia teman baik ibu?"tanya melisa,dengan suara yg pelan,
yaa.dan kau sebentar lagi akan menjadi bagian dari mereka."jawab Arthur.
A-apa? ayah-"ucap Melisa,dengan terkejut.betapa ia dibuat bingung dengan semua ini, sebenarnya melisa tidak diberi tahukan oleh ayahnya tentang ini,karena takut Melisa akan menolaknya.oleh Karena itu ayahnya membuat rencana agar Melisa datang ke keluarga Anderson.
salam kenal nona kecil,"ucap Loin,sambil mengulurkan tangannya ke Melisa.
Melisa pun terdiam,ia sangat gugup saat tuan Anderson yang sangat terkenal di dunia bisnis ingin menjabat tangan dengannya.
ayo perkenalkan dirimu,"ujar Arthur.
ah itu,nama saya Melisa Amanda,salam kenal tuan, "ucapnya terbata-bata.
pfttt"
kau sangat gugup yah,tapi melihat sifatmu yang seperti ini,seperti seseorang..."ujar Loin sembari melirik kearah Arthur.
kauu,jangan mengungkit masa lalu,"ujar Arthur.
hahaha,..
kedua orang itu pun tertawa serempak.
"aduh,kenapa aku dibawa-bawa."batin melisa.
sudah sudah,ayo masuk."ucap Rose.
ah iya ayo!"sela Loin.
mereka pun memasuki mansion itu
wahhh"takjub melisa
,dan betapa terkejutnya ia saat melihat ruangan yang sangat mewah sekali, dekorasi yang feminim dan elegan untuk mansion mewah yang seperti ini sungguh
amat sangat bagus.
(kira-kira seperti itu lah kenampakan ruang utama mansion Anderson.😃)
oh iya ini nama tokoh² yang bakal muncul nanti nya yah;
-Loin Anderson (ayahnya Yogi)
-Rose Adelle (ibunya yogi)
-kayla(pemeran antagonis figuran)
mereka pun duduk berbincang-bincang sejenak dan Rose tiba-tiba ia berpindah tempat duduk ke samping Melisa.Melisa pun sontak terkejut dikarenakan rose yang tiba-tiba duduk disampingnya.
ayo ikut saya sebentar."ucap Rose.
"ahk apa lagi ini"gumam Melisa.
mereka pergi ke sebuah ruangan,disana ada ruang tamu sederhana tapi keliatan elegan.
wahh,bagus bangett",Melisa terkagum-kagum dengan tempat yang ia datangi, hingga.
"hai"sapa rose.
H-hai juga nyonya,"ucap melisa.
uhmm.tidak usah gugup begitu ,apakah aku seseram itu?mengapa kau gugup ketika didekatku,huhu"ujarRose pada melisa.rose bertingkah berpura-pura menyedihkan didepan melisa.
ah tidak kok,wajah nyonya tidak menyeramkan,aku tidak bermaksud membuat nyonya tersinggung maafkan aku "ucap melisa.
huhu.tidak apa-apa,kau tidak salah kok,aku memang kesulitan mencari teman berbicara,"ujar Rose, sambil memegang lengan Melisa.
oh begitu yah,"
namamu Melisa bukan?"ujar Rose.
"aduh nyonya ini,cepat sekali berubah sikap"gumam Melisa.
hey,aku nanya loh"
__ADS_1
oh iya namaku Melisa amanda.salam kenal nyonya."ujar Melisa.
iyaa,namaku Rose, panggil saja bibi Rose atau kakak juga boleh,ah itu cukup bagus bukan,kita bisa menjadi kakak adik angkat,uhm kalau kau tidak sungkan, kau bisa memanggilku mama saja bagaimana."ucap rose,yang sangat bersemangat.
uhm itu terlalu berlebihan, aku merasa tidak sopan kepadamu."ujar Melissa sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
tidak apa-apa ,lagi pula sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga."ujar Rose dengan senyum diwajahnya.
A-apa maksudnya?"ujar Melisa.
uhm kau tidak tau?"tanya rose.
tidak,aku tidak diberitahu sedikitpun,dan aku bahkan belum ada Persiapan.ayahku langsung membawaku kemari."ujar melisa.
owh pantes saja."jawab Rose, sambil tersenyum hangat didepan Melisa.Melisa pun tanpa sadar membalas senyuman Rose.
kau sangat cantik"puji rose.
A-apa iya?,"ujar melisa merona.
iyaa, sangat cantik dan kau sangat mirip dengan orang yang dulu pernah kukenal.aku sangat merindukan nya."ucap Rose sambil melihat ke langit-langit dinding.
hah?oh ya nyonya kan sahabat baik ibuku,iya kan?"tanya Melisa.
iya kau benar,dan Sekarang aku merindukan nya"ujar Rose
mau kuceritakan sedikit tentang melinda?,"
boleh,"
cerita bagian mana yaa? soalnya aku dan ibumu banyak kenangan yang mungkin saja tak sanggup ku ceritakan kepadamu.hahaha"ucap rose diiringi tawanya,.
cerita saja bagaimana nyonya bertemu ibuku.boleh kan?."ujar Melisa sambil mengkedip-kedipkan matanya.
hahaha.kau sangat ingin tau yah,mungkin aku cerita sedikit saja bagaimana?."jawab Rose.
baik"jawab Melisa.
huftt...
aku dan ibumu pertama kali bertemu disebuah taman bermain,saat itu aku dan Melinda
(ibunya Melisa) berusia 5 tahun.aku bertemu dengannya tanpa sengaja, Karena pada saat itu aku dikucilkan oleh anak-anak yang lain hanya karena aku berbeda dengan mereka.
(ini sedikit cerita masa kecilnya Rose dan Melinda ).
"pergi sana!!kau gak sepantutnya main sama kami,sana kau main saja sama teman-teman kayamu,kami tidak sebanding dengan keluargamu!"bentar salah satu dari ketiga anak itu
T-tapi aku hanya ingin berteman dengan kalian,apakah tidak boleh?."jawab Rose kecil.
"tidak!!kau cari saja teman sendiri,jangan dekat-dekat sama kami!"
"iya bener,sana-sana jangan main sama kami,kami tidak menyukaimu."
"tapi aku enggak punya teman, bisakah aku ikut dengan kalian?aku akan mengajak kalian makan makanan manis dirumahku.aku juga punya mainan yang banyak,kalian boleh pinjam kalau mau"ujar Rose kecil sambil memeluk boneka kelinci.
"tuh kan,mentang mentang kau anak orang kaya,mau sombong dengan kami!.dasar sombong.kalo kami boleh pinjam mainanmu... apakah kalau kami mengambil boneka ini boleh yahh.hahahha"anak-anak itu pun merebut boneka kelinci Rose kecil.
ah jangan diambil,itu boneka kesayanganku."
"kumohon jangan,hiks hiks."
"hahaha,dia menagis,ayo ambil kalau masih mau bonekanya. hahaha,-'aduh."tiba-tiba ada yang melempar batu kecil kearah punggung salah satu dari anak tersebut.
"hah kau tidak apa-apa?hey"
tidak-tidak aku tidak apa-apa,siapa yang berani melempar batu kearah ku!"
"aku!,kenapa mau marah?hahaha"ejek Melinda.
"kau berani sekali,aku bilang kemamaku nanti loh."
"bilangin saja sana, lagian siapa suruh kalian mengganggu anak lain,pergi sana!."ujar Melinda kecil.
"ayo-ayo kita pergi saja,."
huh.liat aja aku akan mengadukan mu keibuku!."ujar anak-anak itu lalu mereka pergi meninggalkan rose dan Melinda pun mengambil boneka kelinci yang tergeletak di tanah.
"kamu oke kan?"ucap Melinda kecil sembari memberikan bonekanya ke Rose.
"A-akuu,aku gakpapa kok, makasih udah nolongin aku."ujar Rose dengan lugunya.
"hahah,tidak apa-apa, lain kali kalau kamu diganggu mereka lagi, bilang ke aku ajaa,biar aku beresin mereka,hahaha,ini bonekamu"
"makasih,"
"sama-sama,namamu siapa?"ujar Melinda sambil tersenyum.
"aku-namaku Rose,namamu?"
"oh kenalin namaku Melinda, panggil aja Linda,rumahku disana gak jauh dari sini.
salam kenal yah,"
"iya,"
"bonekamu lucu,siapa namanya.?"
ah itu namanya cloe."ucapnya.
".wahh namanya lucu, hahaha,ayo kita main bareng sama cloe,mau gak,kita bisa main ayunan, jungkat-jungkit,dan perosotan disitu,nanti juga kita buat istana pasir,ayo!"
"apakah boleh?"
"tentu,kenapa gak boleh?"
"ah tidak, apakah kau memang ingin main denganku?"
"apa maksudmu,kenapa? apakah kau tidak mau main denganku."
"bukan gitu,aku mau tapi apakah kau mau menjadi temanku?aku belum punya teman disini,ak-"
"sahabat!ayo kita jadi sahabat bagaimana?oke!aku akan menemanimu bermain setiap hari"
"O-oke aku-ehh"belum selesai rose berbicara,ia sudah ditarik oleh Melinda menuju ayunan.
__ADS_1
"ayo Rosie, ada banyak permainan yang ingin aku tunjukkan padamu!".
"hey namaku bukan Rosie,namaku Rose."
ah sudahlah aku panggil Rosie aja,hahaha"
emm"
mereka pun bermain dengan sangat gembira, taman bermain itu dipenuhi tawa Melinda dan Rose.terlalu asik bermain sampai lupa kalau waktu berjalan terus dan Sekarang itu sudah menjelang senja.
"Rose…"ayah dan ibunya Rose tiba-tiba sudah datang menjemputnya.
"ah ayah ibu."panggil Rose.
Melinda itu mama dan papaku,"
yaudah gih pulang,lagian sudah sore.besok kita bisa main lagi oke!"
okee,dadahh, sampai jumpa besok"
mereka pun pergi dari taman itu, Melinda sudah pulang kerumahnya,dan Rose sudah dijemput oleh orang tuanya.
apa dia temanmu?"tanya mama rose.
iyaa, namanya Melinda,dia sangat baik,dia tadi menolongku saat aku diganggu sama anak yang lain,terus dia mengajakku sahabatan sama dia,terus kami jadi teman baik."
apakah kau mau satu sekolah dengannya?,ibu bisa memasukkanmu ke SD yang sama dengannya."
mauu"
baiklah anak pintar', baik-baik berteman dengan Melinda yahh."
baikk"
*************
beberapa tahun berlalu, persahabatan Melinda dan Rose masih bertahan walaupun ada banyak rintangan yang sempat membuat pertengkaran antara rose dan Melinda.tapi mereka mampu untuk mempertahankan itu.
Linda.apakah kita akan bersama selamanya ?".tanya Rose sambil menatap langit cerah disebuah taman bunga.
kuharap begitu..."jawab Melinda dengan suara yang pelan.
hah?apa tadi yang kau bilang."
tidak apa-apa."ujar Melinda dengan senyum yang manis.
Melinda,aku takut kita tidak berjumpa lagi?"kata Melinda.
emangnya aku mau pergi kemana?, lagipula selama 6 tahun ini aku tidak pernah pergi jauh darimu bukan hahah."
ah iyaya,kalau begitu janji jangan pernah jauh dariku apa lagi sampai melupakanku".
iya janji,"ujar Melinda sambil mengulurkan jari kelingkingnya.
eh Linda, bagaimana kalau nanti kita sudah menikah dan memiliki anak, bagaimana kalau kita menikahkan anak kita,agak kita bisa menjadi keluarga yang bahagia,!"ujarnya rose.
ah sepertinya itu tidak buruk.oh iya kira-kira nanti anak kita akan seperti apa yah?".
ehm entahlah,tapi kata nenekku kalau anak perempuan lebih mirip ke ibunya,tapi kalau anak laki-laki akan mirip seperti ayahnya,"
iya masuk akal juga yah".ah sudahlah, kita bahas ini besok lagi yah,dahh"pamit Melisa.
*********
"begitulah ceritanya,dan saat kami sudah menikah putraku lahir duluan dan beberapa tahun berlalu disusul dengan kelahiran mu,"ujar rose selesai menceritakan kisahnya.
owh begitu yah, oh ngomong-ngomong mengapa ayah bilang ibuku ingin menjodohkan ku,".
ah iya,emng bahkan kami sampai membuat surat yang berisi sidik jadi kau dan putraku sebagai tanda perjodohan sejak dini haha,".
siapa yang buat surat ituu,".ujar melisa
yang membuat surat itu adalah ibumu,dan surat itu dibuat atas kesepakatan kami berdua.dan anehnya ibumu tiba-tiba ingin membuat surat wasiat dengan alasan takut nanti impian ku tidak menjadi kenyataan".ujar Rose dengan wajah yang sedih.
kalau Melisa tidak bisa menerima perjodohan ini terus terang saja,gk apa-apa kok,kami gk memaksa."ujar rose
ah tidak kok, lagipula aku menerima perjodohan ini juga ingin sekali membahagiakan ibu walaupun sekarang ibu sudah tiada.aku percaya mungkin ini adalah petunjuk jalan kebahagiaan untukku yang direncanakan oleh ibu disana"
kau yakin?'".ujar rose dengan senyum.
hmm iya,"
baguslah nak,".ucap rose dngan lembut.
oh ya bagaimana kabar kalian selama ini.apakah hubungan mu dengan Anna baik?"tanya Rose.
hmm lumayan...,"ucap Melisa.
Hah? apakah selama ini kalian baik-baik saja?,kalau ada yang tidak berkenan cerita saja ke aku jangan dipendam sendiri,oke"ujar rose dengan senyum.melisa yang melihat itu pun hatinya tersentuh.
hiks-hiks,"
ah kenapa?apakah aku salah?, kenapa menangis.sini aku peluk".ujar Rose,ia pun menarik pundak Melisa, dan memeluknya.
hiks-hiks,m-maaf",
hah,untuk apa,"
apa aku bisa terus terang?,".
tentu saja,".
A-aku merasa ketika bersamamu aku seperti merasakan kehangatan seorang ibu yang selama ini aku rindukan, m-maaf kalau aku lancang,".
aaaa,,kau bisa menganggap ku ibumu juga kok,lagipula kita akan menjadi satu keluarga,jadi panggil aku IBU oke dan aku akan memperlakukan my dengan baik nak".ujar rose dengan tegas.
*
*
*
----------------------------_-_+.
bersambung...,
__ADS_1