
-
-
happy reading 🤍....
************
Hahh,kau bisa menganggap ku ibumu juga kok,lagipula kita akan menjadi satu keluarga,jadi panggil aku IBU oke.".ujar rose dengan tegas.
apakah boleh?"tanya melisa dengan tatapan melas.
iya boleh, kedepannya kau panggil aku IBU OKE!!".
iya,akan kucoba.".jawab Melisa.
coba ceritakan sedikit tentang kehidupan mu selama ini,dan kalau ada yang mengganjal di hatimu cerita saja,agar masalah nya kita selesaikan bersama"ujar Rose.
tapi apakah nyonya.ah maksutku i-ibu.apakah ibu akan percaya dengan apa yang kukatakan."ujar melisa.
ibu akan percaya dengan apapun yang Lisa ceritakan!,kalau apa yang ingin Lisa sampaikan pada ibu,ibu akan percaya asalkan yang Lisa bicarakan itu jujur."ujar Rose,
mendengar ucapan Rose melisa teringat kembali akan sikap ibunya yang selalu menyemangati dirinya disaat kesusahan.saat ini perasaan Melisa seperti kembali ke masa lalu saat ia masih berumur 4 tahun, masa-masa ia dimanjakan oleh ayahnya,dan diberi kelembutan oleh ibunya.
Melisa pun menceritakan awal mula kehidupannya ketika ayahnya menikahi bibi Anna dan melisa juga menceritakan saat ia dikucilkan oleh bibi Anna dan Feli saat ayahnya sedang ada urusan bisnis diluar kota.bibi Anna dan melisa mengambil kesempatan itu untuk membuat Melisa menderita.dan Melisa juga tidak berani mengadu ke ayahnya dikarenakan bibi Anna yang sudah mengancam nya.
ditengah perbincangan kedua wanita itu, tiba-tiba seorang pemuda memandangi mereka dari jauh,pemuda itu tak lain adalah putra keduanya rose(namanya Yogi yh). Yogi pun berjalan mendekati ibunya yang sedang bercerita dengan Melisa.
Ekm. permisi,apakah aku mengganggu?"ujar Yogi
eh-tentu saja kau mengganggu!,kau menyela pembicaraan kami!!."ujar Rose,aura keibuannya muncul dan dibalik sifat lembut rose ternyata memiliki sifat yang galak juga.
sedangkan Melisa melihat Yogi dengan intens,ia merasa seperti ada yang tidak beres.dan ia juga masih mencerna percakapan dari kedua orang dihadapannya itu.
siapa dia yah,kaya pernah ketemu tapi dimana yah.oh tunggu apakah itu dia!aduh.kenapa jumpa lagi sih,ini sudah kedua kalinya bukan aku jumpa dia,eh ah tidak ketiga kalinya!semoga dia tidak ingat aku!."ujar Melisa dalam hati.
maaff ibu aku tadi harus menyelesaikan pekerjaanku terlebih dahulu.tidak usah khawatirin aku Bu,aku bisa jaga diri sendiri."ujar Yogi.
huh, sekali-kali kenapa emangnya kalo Datang kerumah orang tuanya tinggalkan pekerjaan mu itu sejenak,!"ujar rose.
iya Bu ini kan aku udah pulang,jadi gk usah diungkit lagi, lagian ibu tau sendiri kan aku sangat sibuk,"ujar
sudahlah,aku lelah meladenimu,."ucap rose sambil menyenderkan bahunya dilengan kursi.
ah maaf aku mengabaikanmu Melisa,,".ujar rose sambil merubah ekspresi nya ke Melisa.
I-iya tidak apa-apa."jawabnya.
Melisa keliatan gugup, karena ia ditatap dengan tajam oleh seseorang,yang tidak lain adalah Yogi,.
ohya, Lisa kenalin ini putraku, namanya Yogi."ucap Rose.
y-yogi?kaya pernah denger tapi dimana yah.dan mengapa tatapannya itu seolah mengajak b1."batin Melisa.
heyy, mengapa kau terus melihatku."ujar Yogi,
awwf, sepertinya Lisa tertarik sama putraku,"ucap Rose, wajahnya sangat terharu sampai-sampai air mata Rose keluar.
eh? enggak bukan,aku hanyaa, melihatt…"Melisa terjebak dalam perkataannnya sendiri.dan sekarang Melisa tidak tau harus menjawab apa.
__ADS_1
sudahlah kalo tertarik dengannya bilang saja, lagipula kalian akan kami nikahkan."ujar rose,dan setelah itu ia tersadar telah memberi tau tujuan dari perjamuan dadakan itu.
upssi"Rose pun menutup mulutnya, sedangkan Melisa dan Yogi terkejut saat mendengar perkataan Rose.seketika dua pria yang tadinya berdiskusi diruang sebelah,mendatangi ruangan dimana disana ada Rose Yogi Melisa.
ishh,kau membocorkannya lagi, bagaimana sekarang."ujar Loin menatap tajam kearah Rose yang sedang berdiri ditengah-tengah Melisa dan Yogi.
i-inii...aku tidak sengaja,aku terlalu bersemangat karena benih-benih cinta diantara mereka sudah mulai tumbuh,hahaha,dan putra kita akhirnya memprovokasi seorang wanita untuk pertama kalinya".ucap rose, dibarengi tawa liciknya.
A-apa? Yogi apakah kau tertarik dengan Melisa?."ucap Loin, sambil tersenyum jahil.
itu-b-bukan,aaku tidak bermaksud,"ucap Melisa.
aduhh putriku sepertinya menyukai lelaki lain, hiks, bagaimana nanti aku hidup tanpa putriku."Arthur mengerjai putrinya itu.
ayah!,aduh bukan begini,d-dan kau! seenaknya diam saja begitu."Melisa membentak Yogi,dengan wajah memerahnya ia melihat sekelilingnya semua orang sedang menatap nya.
ah,itu,aku tidak sengaja'."sesal Melisa, sembari ia menundukkan kepalanya.
kalau begitu kalian selesaikanlah perselisihan diantara kalian.'ayo kita pergi sebentar".ujar Rose mendorong Loin keluar ruangan itu,dan dibarengi oleh Arthur yang tersenyum jahil menatap Melisa dan Yogi.
ayah pergi dulu,kalian yang akur yah,"ujar Arthur,dan ia pergi keluar ruangan itu, mengikuti Rose dan Loin.
ayah! tunggu,jangan tinggalkan aku sendiri."teriak melisa.dan tanpa sadar ia berbalik dan menatap tajam ke Yogi,.
apa,gausah liatin aku dengan ekspresi menjijikkan mu itu."ucap Yogi,dengan angkuhnya.
kau!.kalau mau merendahkan orang,liat dulu siapa orang yang kau rendahkan,jangan seenaknya saja kau mengejek orang lain!"ucap Melisa,
cuih,,,tidak usah kau berakting sok baik didepan keluargaku,aku tau hanya dengan melihat wajahmu,"ucapnya dengan dingin.
apa maksudmu?"ucap Melisa,ia mulai dibuat bingung oleh orang didepannya itu.
kau mengumpatku?."ucap Yogi sembari mulai mendekat ke Melisa.
T-tidak!"
apakah dia dukun?.mengapa dia tau isi pikiranku".
aku bukan dukun,namaku Yogi,"ucapnya
M-mengapa kau tau??!.
…….
ah iya kau tidak punya mulut."ujar Melisa.
aku punya,dan kau jangan pura-pura tidak mengenalku."ucapannya berhasil membuat Melisa terdiam sejenak.
a-apa maksutmu? apa kita pernah bertemu?"ucap Melisa,ia menjawab pertanyaan Yogi dengan senyum yang dipaksakan.
kau orang yang tidak sopan kepadaku,dan kau adalah orang yang mengejekku didepan umum,kau tau kan itu perbuatan kejahatan kau tau itu pencemaran nama baik?.dan kau menggores mobil kesayanganku,dan sekarang kau malah membentakku didepan orang tuaku."ucap Yogi panjang lebar mengulang kembali masalah yang terjadi beberapa hari yang lalu.
I-itu tidak disengaja, aku tidak bermaksud begitu.tapi tenang saja aku akan menggantinya.hehehe"ucap Melisa sambil cengengesan didepan Yogi.
pfttt,"
kau mau menertawakan ku?!"ujar Melisa.
tidak,aku tidak akan pernah tertawa!."ujar Yogi dengan percaya nya.
__ADS_1
owh kalau begitu, bagaimana kalau kita berdiskusi saja mengenai mobil."ucap Melisa dengan malu-malu.
kau jangan munafik,kalau kau ingin mendekatiku tidak semudah itu,"
hah, lawakan mu tidak lucu, kalau basa-basi jangan menuduhku,sejak kapan aku menyukaimu?, melihat wajahmu saja sudah membuatku kesal.humtt,"
kau tau aku siapa?,berani sekali kau!".
aku tidak tahu!,dan aku tidak ingin tau."ucap melisa,ia melipat lengannya dan buang muka kearah lain.
huptt."
kau kenapa?! tidak ada yang lucu disini, mengapa kau tertawa lagi,apa jangan-jangan kauu-"ucap melisa terpotong,Yogi pun segera memotong kata-kata Melisa.
aku tidak gila, mungkin kau yang gila disini."
kauu! menyebalkan."Melisa pun hendak pergi namun dicegat oleh Yogi.
eh?.'
kau,-.kau harus menerima perjodohan ini,."ujar Yogi,ia menatap Melisa dengan tajam,.
apa maksutmu?, menerima atau menolak perjodohan,ini keputusanku sendiri,kau tidak ada hak untuk memaksaku.",ujar Melisa.
kau tidak tau,,ibuku sangat ingin sekali aku menikahimukarena kau tau kan kalau ibuku adalah sahabat baik ibumu,oleh karena itu lah ibuku sangat terobsesi denganmu, Karena sebelum ini ibuku sangatlah ingin bertemu denganmu,dan aku dulu juga kenal dengan ibumu,aku menyetujui perjodohan ini bukan dari niatku sendiri,ini karena aku ingin melaksanakan janjiku kepada Tante Melinda,."ucap Yogi dengan serius.ia mulai menceritakan kisahnya dulu saat kecelakaan itu terjadi.
hah!?,"
"kau tau kan saat ibumu kecelakaan,itu kau mungkin tidak akan percaya,tapi ini memang kenyataannya,ibumu pernah minta tolong kepadaku untuk menjagamu Sampai kau menemukan kebahagiaanmu sendiri,dan pada saat itu aku merasa bertanggung jawab kepadamu,jadi 'AYO KITA MENIKAH' dan pada saat kau sudah menemukan kebahagiaanmu,kau boleh mengejar kebahagiaan itu,dan aku akan membantumu saat kau kesulitan."ujar Yogi,.
aku tidak mau!,.aku mau bahagia terserahku,tidak perlu jadi rumit begitu."ucap Melisa dengan nada yang tinggi,.ia mulai mengatakan hal-hal yang kasar kepada Yogi, sembari ia menahan amarah dalam dirinya."kau jangan bertindak seenaknya,kau pikir aku ini apa?,kau pikir pernikahan itu adalah lelucon."
"yah aku tau pernikahan itu bukan hal sepele,tapi aku tidak akan pernah menyentuh dirimu,lagi pula pernikahan yang kumaksut adalah pernikahan kontrak,."ucap Yogi dengan senyum smirk.
hah? beneran ?,kau tidak akan menyentuhku kan,"ucap Melisa,,ia mulai memberanikan diri untuk bertatapan dengan Yogi.
iya,"pikirkan baik-baik,aku tau kehidupanmu sekarang ini,dan aku tau masalah tentang ibu dan adik tirimu,jadi kau mau ?."ucap Yogi.
bagaimana kau tau tentang itu,,dan berapa waktu kontak habis.?"ucap Melisa.
ehm, bagaimana kalau 2 tahun?,
sepakat !,2 tahun bukan?,disaat 2 tahun itu aku bebas, iya kan."ucap Melisa dengan senyum iblis muncul diwajahnya, seperti orang yang sudah merancang rencana sendiri.
Bersambung...
-
-
halo **guys, 👋,,aku jarang up yah heheh😃.
kayanya aku upnya 2 hari sekali aja yah, soalnya ada kendala yang buat aku gak punya waktu luang,, Author sedih dehh, tangan ini serasa gatal pengen Banget memencet keyboard buat eps yang banyak.tapi gak ada waktu luang
huaaaa😭,,sedih dehh..
semoga suka yah sama novel buatan joy.yang gak ngerti alurnya,dibaca ulang aja dieps² sebelumnya karena kalau Diskip sedikit bakal ilang alur nya,.
Author berusaha untuk membuat kisahnya Yogi dan Melisa dengan sebaik mungkin.
__ADS_1
love banyak-banyak deh buat para readrs yang mampir di novel ala joy.hehe😁**