
Belakangan ini, Michael hanya terus bekerja dan bekerja. Ia ingin membuktikan pada Dad Donald bahwa ia mampu mengembangkan perusahaan Thomas. Selain itu, jika memang Alexa adalah putri dari seorang Azka Williams, bukankah ia harus memperbaiki diri untuk bisa bersanding dengan wanita itu.
Penampilan Michael begitu kusut karena ia terus bekerja, bahkan ia menginap di perusahaan karena semalaman mempelajari beberapa proposal kerja sama. Neo sudah berusaha untuk mengingatkan atasannya itu, namun tetap tak diindahkan.
"Sayang," tanpa rasa malu, Millie selalu datang mengunjungi Michael dan membawakan makan siang. Ia ingin kembali menarik perhatian Michael dan tentu saja agar Michael mau menikahinya.
"Apa kamu tidak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu setiap kali masuk?" tanya Michael yang mulai sedikit ketus pada Millie.
"Jangan marah, sayang. Apa kamu sedang lelah? Banyak pekerjaankah? Kamu harus bekerja keras, sayang. Bukankah kamu ingin perusahaan ini semakin besar dan menjadi nomor 1? Aku akan sangat mendukungmu, bekerja keraslah," ujar Millie.
"Sudah kubilang jangan memanggilku dengan sayang, aku tidak suka."
"Bukankah sejak dulu kamu menyukai panggilan itu?"
"Itu dulu. Sekarang sebaiknya kamu pergi karena aku banyak pekerjaan," ucap Michael.
"Baiklah, aku akan pergi. Bekerja keraslah, aku mendukungmu!" ucap Millie memberi semangat pada Michael.
Millie pun keluar dari ruangan kerja Michael dan melihat ke arah Sabrina, sekretaris Michael, "Jangan pernah kamu berpikir untuk menggoda calon suamiku. Ingat itu! Atau aku akan membuatmu berada di jalanan!" ancam Millie, sementara Sabrina hanya melihat tanpa peduli.
*****
"Lepaskan aku!" teriak Sisca ketika Darren terus saja menariknya.
Kini mereka sudah berada di rumah sakit untuk melakukan tes DNA. Darren tidak peduli dengan tatapan semua orang yang terus melihat ke arah mereka karena Darren menarik pergelangan tangan Sisca yang terus saja berteriak.
"Kamu gila! Kamu lebih mempercayai wanita jallang itu! Apa kamu tidak mengenalku? Bukankah kita selalu bersama sejak dulu," ujar Sisca.
"Justru karena aku tahu siapa dirimu, aku melakukan hal ini. Saat aku melakukannya pertama kali denganmu, kamu memang sudah tidak suci lagi. Jadi ... Jangan mengatakan kalau kamu tidak pernah melakukannya bersama pria lain."
Darren membawa Sisca menemui seorang dokter kandungan. Ia meminta dokter itu untuk melakukan tes DNA.
"Lakukan saat ini juga, Fred!" ujar Darren yang tak bisa menunggu lebih lama lagi.
__ADS_1
"Tapi hal ini akan beresiko pada kandungan Sisca, Dar. Meskipun usia kandungannya sudah cukup besar, namun tak menutup kemungkinan resiko yang akan membahayakan janin."
"Aku tidak peduli, yang terpenting lakukan itu sekarang!" teriak Darren.
"Jangan, Fred. Aku tidak mau!" teriak Sisca. Ia tak ingin terjadi sesuatu dengan anak yang ia kandung. Kalau sampai hal buruk terjadi, maka ia akan kehilangan semua uang milik Darren. Anak ini adalah asetnya, ia harus terus mempertahankannya.
"Lakukan Fred atau aku akan menghancurkan rumah sakit ini!"
"Dan kamu ... Kamu tidak perlu takut akan tes ini jika memang anak itu adalah anakku. Dengan sikapmu yang seperti ini, membuatku semakin yakin kalau itu bukan anakku. Sudah berapa banyak pria yang kamu tiduri, hah?!"
Plakkk
Sisca menampar pipi Darren. Ia tidak terima dengan semua yang dikatakan Darren, apalagi suaminya itu mengatakan semua di hadapan dokter yang adalah keluarganya juga, Dokter Freddy. Jika sampai apa yang dikatakan Darren diketahui oleh Mama mertuanya, maka habislah dia.
"Berhenti menyalahkanku dan berkaca juga pada dirimu sendiri. Aku memang berkhianat, tapi itu semua karena dirimu yang tak pernah menyentuhku lagi. Aku ini wanita dewasa dan aku membutuhkan itu. Apa hanya dirimu yang bisa dan boleh mencari wanita di luar sana, sementara aku hanya harus diam di rumah menunggu dirimu yang tak menganggapku!"
"Cepat lakukan sekarang, Fred!" perintah Darren. Akhirnya Sisca yang kesal pun mengikuti kemauan Darren. Ia akan membuktikan pada pria itu bahwa anak yang ia kandung adalah benar anak mereka, hingga ia tak bisa menceraikannya begitu saja.
*****
"Biarkan saja, La. Mereka harus menghadapinya. Bukankah itu hasil perbuatan mereka sendiri?" ucap Alexa.
"Tuan Darren menyeret Nyonya Sisca dan membaeanya ke rumah sakit," jelas Lala lagi.
"Ke rumah sakit? Apa terjadi sesuatu pada Sisca?" Alexa sedikit menampakkan wajah khawatir. Ia memikirkan keadaan anak yang ada dalam kandungan Sisca.
"Tes DNA. Tuan Darren akan melakukan tes DNA pada anak yang ada dalam kandungan Nyonya Sisca. Ia akan menceraikan Nyonya Sisca jika sampai dinyatakan bahwa itu bukanlah anaknya."
"Itu berbahaya, La. Baiklah, terima kasih untuk informasimu. Kalau semua sudah selesai, pergilah ke New York dan temui Kee. Ia pasti akan senang bertemu denganmu."
"Siap, Nona."
Alexa mematikan sambungan video call nya dengan Lala. Lala adalah salah satu anggota Black Alpha yang ia tempatkan di Perusahaan Darren, khusus untuk memata matai semua jalur administrasi.
__ADS_1
Baru saja Alexa menyandarkan tubuhnya di sofa kamar tidurnya, Mom Mia masuk ke dalam kamarnya.
"Sayang, kamu sudah pulang? Mom kira kamu akan ke Perusahaan."
"Di sana ada Kak Axton, Mom. Keberadaannya sudah levih dari cukup, aku tidak ingin menambah pekerjaannya," goda Alexa.
"Ada apa, Mom?" tanya Alexa lagi.
"Uncle Leon meminta kita untuk datang ke rumahnya. Light dan Star sudah tiba di Jakarta bersama anak anak mereka," jawab Mom Mia.
Mendengar kata anak anak, membuat wajah Alexa berbinar, "Kapan Mom?"
"Weekend ini sayang. Uncle Leon meminta kita untuk menginap di rumahnya. Apa kamu mau?"
"Tentu saja Mom! Aku ingin melihat anak anak Kak Light," ucap Alexa sambil tersenyum.
"Kamu sangat menyukai anak anak, mengapa kamu tidak segera menikah saja, hmm?"
"Menikah itu mudah, Mom. Tapi mencari pasangan yang setia dan menyayangi kita denga tulus, itu yang sulit. Aku ingin mencari seseorang seperti Dad, meskipun terlihat dingin tapi ia sangat sangat penyayang dan romantis," ucap Alexa.
Mom Mia tertawa, "Kalau kamu melihat Dad mu dulu, mungkin kamu akan berpikir seribu kali untuk menikah dengannya. Ia jutek." (bisa dibaca di My Highschool Sweetheart)
Mom Mia dan Alexa tertawa bersama. Sementara itu di rumah sakit,
Proses untuk melakukan tes DNA dilakukan oleh beberapa dokter dan perawat. Darren menunggu di luar ruangan dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
"Prosesnya akan memakan waktu sekitar 14 hari," u ap Dokter Freddy.
"Aku ingin lebih cepat dari itu!"
"Tidak bisa, tapi aku akan berusaha."
Namun, setelah proses pengambilan sample cairan itu dilakukan, Sisca terus mengerang kesakitan. Tekanan yang ia dapatkan dan kondisi kandungannya yang kurang baik karena terlalu sering melakukan hubungan tanpa memikirkan posisi, membuatnya kesakitan.
__ADS_1
🧡 🧡 🧡